Polisi Periksa 24 Saksi Terkait Kasus Suap Bupati Nganjuk Tersangka Bupati Nganjuk NRH dihadirkan saat konferensi pers OTT Bupati Nganjuk di Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (11/5/2021) ANTARA FOTO/Reno Esnir

MerahPutih.com - Polisi memeriksa puluhan saksi tambahan dalam kasus suap Bupati Nganjuk, Jawa Timur, Novi Rahman Hidayat.

Ia terseret dalam kasus jual beli jabatan. Pemeriksaan terhadap para saksi itu dilakukan di Polres Nganjuk.

Baca Juga

Bupati Nganjuk dan Para Camat Langsung Dipenjara Setelah Jadi Tersangka

“Ada 24 saksi yang di periksa dari hari Selasa sampai dengan Jumat yang terkait dengan pengisian jabatan di Pemkab Nganjuk,” kata Karo Penmas Polri, Brigjen Rusdi Hartono kepada wartawan di Mabes Polri Senin (25/5).

Novi dan enam tersangka lain dibekuk polisi karena terlibat dalam suap jual beli jabatan. Mereka saat ini sudah menjalani penahanan. Enam tersangka lain itu adalah M Izza Muhtadin (MIM) selaku ajudan Bupati Nganjuk.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Argo Yuwono berbincang dengan tersangka operasi tangkap tangan Bupati Nganjuk di Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (11/5) (ANTARA/Laily Rahmawaty)
Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Argo Yuwono berbincang dengan tersangka operasi tangkap tangan Bupati Nganjuk di Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (11/5) (ANTARA/Laily Rahmawaty)

Sementara pemberi suap, yaitu Dupriono (DR) selaku Camat Pace, Edie Srijato (ES) selaku Camat Tanjunganom dan Plt Camat Sukomoro, Haryanto (HR) selaku Camat Berbek, Bambang Subagio (BS) selaku Camat Loceret, dan Tri Basuki Widodo (TBW) selaku mantan Camat Sukomoro.

Para camat dan mantan camat dijerat Pasal 5 ayat 1 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Nomor 20 Tahun 2001, dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara dan denda Rp250 juta.

Sedangkan Bupati Nganjuk dan ajudannya dikenakan Pasal 5 ayat 2 dan/atau Pasal 11 dan/atau Pasal 12b UU Tipikor. Semua tersangka juga dikenakan terkait Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. (Knu)

Baca Juga

Polri Sebut Lelang Jabatan Bupati Nganjuk untuk Kepentingan Sendiri

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Gempa di Mukomuko Dipicu Aktivitas Lempeng Indo-Australia
Indonesia
Gempa di Mukomuko Dipicu Aktivitas Lempeng Indo-Australia

ari analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa dipicu oleh aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah Lempeng Eurasia.

Mengejar Bauran Energi Terbarukan Ketenagalistrikan Dari Matahari
Indonesia
Mengejar Bauran Energi Terbarukan Ketenagalistrikan Dari Matahari

Bauran energi terutama di sektor ketenagalistrikan, diungkapkan Menteri ESDM Arifin Tasrif, sebagai cara pemenuhan komitmen Indonesia dalam penurunan emisi gas rumah kaca sebagaimana yang dituangkan dalam Nationally Determined Contribution (NDC) dan mendukung pencapaian net zero emission.

Insan Pers Anggap Peraturan Kapolri Soal Media Terlalu Terburu-buru
Indonesia
Insan Pers Anggap Peraturan Kapolri Soal Media Terlalu Terburu-buru

Peraturan Kapolri yang melarang media menampilkan unsur kekerasan aparat dan penangkapan pelaku kejahatan dinilai memberatkan insan pers.

KKB Pimpinan Sabinus Waker Berulah, Tembak Guru Hingga Tewas
Indonesia
KKB Pimpinan Sabinus Waker Berulah, Tembak Guru Hingga Tewas

Saat kejadian, ada tiga tetangga korban yang mendengar suara tembakan dan langsung melarikan diri

Eri-Armuji Unggul Hitung Cepat, Putra Risma Cukur Gundul
Indonesia
Eri-Armuji Unggul Hitung Cepat, Putra Risma Cukur Gundul

Aksi tersebut merupakan bentuk nazar Fuad dan timnya setelah jagoannya menang sementara di Pilkada Surabaya 2020.

[HOAKS atau FAKTA]: Pertamina Bagi-bagi Bantuan Rp 189 Juta
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pertamina Bagi-bagi Bantuan Rp 189 Juta

Sebuah SMS tentang bantuan pemerintah kembali beredar di masyarakat.

Surabaya Targetkan Dalam Satu Bulan Jadi Zona Kuning COVID-19
Indonesia
Surabaya Targetkan Dalam Satu Bulan Jadi Zona Kuning COVID-19

Pemkot terus memperbanyak angka tracing, testing, dan treatment. Serta mempercepat proses vaksinasi, mengarahkan 3.000 warga isoman masuk ke fasilitas isolasi terpadu.

Penyebaran COVID-19 Sangat Cepat, Bima Arya Minta Bantuan Menkes
Indonesia
Penyebaran COVID-19 Sangat Cepat, Bima Arya Minta Bantuan Menkes

Wali Kota Bogor Bima Arya meminta bantuan kepada Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk menyelidiki penyebaran COVID-19 di Perumahan Griya Melati yang menyebar sangat cepat.

Imbas Kecelakaan Beruntun, TransJakarta Diminta Sediakan Klinik di Tiap Depo
Indonesia
Imbas Kecelakaan Beruntun, TransJakarta Diminta Sediakan Klinik di Tiap Depo

TransJakarta diminta untuk menyediakan fasilitas klinik di setiap depo, guna memeriksakan kondisi kesehatan sopir dan serta petugas lainnya.

Kapolri Perintahkan Kapolda Sulteng Berkantor di Poso
Indonesia
Kapolri Perintahkan Kapolda Sulteng Berkantor di Poso

Kebijakan ini berlaku mulai Selasa (1/12) selama proses perburuan kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT).