Polisi Pegang Bukti Kasus Dugaan Penipuan CPNS yang Diduga Libatkan Anak dan Menantu Nia Daniaty Menantu Nia Daniaty, Rafly N Tilaar. Foto: Facebook Rafly N Tilaar

Merahputih.com - Kasus dugaan penipuan calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang diduga dilakukan anak dan menantu penyanyi lawas Nia Daniaty, Olivia Nathania dan Rafly N Tilaar terus bergulir. Salah satu korban dan pelapor, Karnu menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya pada Kamis (30/9).

Odie Hudianto selaku kuasa hukum Karnu dan korban lainnya menjelaskan, klientnya dicecar 25 pertanyaan oleh penyidik dari Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan penipuan tersebut juga langsung disita.

Baca Juga:

Polisi Bakal Usut Tuntas Dugaan Penipuan Libatkan Anak-Menantu Nia Daniaty

Menurut dia, ada tiga dokumen yang diduga bodong. Yaitu berupa nota dinas, surat keputusan (SK) palsu serta nomor induk pegawai (NIP) palsu.

"Semua langsung disita penyidik. Ini semua agar prosesnya berlangsung cepat," kata Odie di Polda Metro Jaya, Kamis (30/9).

Odie melanjutkan, pemeriksaan terhadap korban masih terus dilanjutkan. Salah satunya terhadap Agustin, guru sekolah Oi, panggilan akrab Olivia Nathania.

Nantinya, jika proses pemeriksaan terhadap korban selesai maka penyidik akan melakukan gelar perkara. Dalam setiap transaksi, Odie menyebut Oi memberikan surat perjanjian berisi kepastian untuk diterima dan bekerja sebagai PNS.

Ilustrasi rekrutmen CPNS. (Antara/Ist)
Ilustrasi rekrutmen CPNS. (Antara/Ist)

"Oi yang ngomong, 'gue jamin 100 perswn masuk, kalau enggak masuk uang kembali 100 persen. Di akhir perjanjian itu, tertulis jika tidak masuk (sebagai PNS) uang akan dikembalikan di akhir Juli," terang Odie.

Menurut Odie, pihak Olivia bahkan memamerkan sejumlah foto pejabat dan mengaku pernah berfoto dengan para pejabat itu. Namun, Odie enggan memerinci daftar pejabat yang sempat berfoto dengan Olivia.

"Jadi ramai-ramai (foto) para pejabatlah. Ada dianya juga, ada juga yang nggak. (Foto pejabat) ada yang sekelas Eselon I-lah di kementerian," ungkap Odie.

Sebagai informasi, Olivia Nathania dan Rafly N Tilaar dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas aksi penipuan dan penggelapan CPNS serta pemalsuan surat sejak 2019 lalu. Terdapat 225 orang yang menjadi korban penipuan ini.

Baca Juga:

Ditjen PAS Periksa Menantu Nia Daniaty Terkait Kasus Dugaan Penipuan CPNS

Laporan tersebut tercacat dengan nomor STTLP/B/4728/IX/2021/SPKT/POLDA METRO JAYA tertanggal 24 September 2021.

Kuasa hukum 225 korban, Odie Hudianto menjelaskan keduanya mengaku dapat memasukkan seseorang untuk lolos posisi PNS melalui jalur prestasi. Yaitu dengan modus menggantikan PNS yang meninggal dunia karena COVID-19.

Oi dan Raf memasang tarif yang beragam untuk satu posisi PNS, mulai dari Rp 25-150 juta. Sementara nilai kerugian dari 225 korban yang ditipu mencapai Rp9,7 miliar. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
BMKG Perkirakan Puncak Musim Hujan Terjadi Januari-Februari 2022
Indonesia
BMKG Perkirakan Puncak Musim Hujan Terjadi Januari-Februari 2022

Hujan bervariasi, mulai dari hujan dengan intensitas sedang-lebat yang dapat disertai kilat atau petir

Wapres Minta MUI Hati-hati dalam Pendataan Anggota
Indonesia
Wapres Minta MUI Hati-hati dalam Pendataan Anggota

MUI harus lebih waspada dan hati-hati dalam melakukan seleksi dan pendataan terhadap anggota majelis tersebut.

Pimpinan DPR Minta Polisi Selidiki Hilangnya Obat Terapi COVID-19 di Pasaran
Indonesia
Pimpinan DPR Minta Polisi Selidiki Hilangnya Obat Terapi COVID-19 di Pasaran

Hilangnya obat terapi COVID-19 di salah satu apotek Kota Bogor, Jawa Barat, mendapatkan perhatian dari Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Sufmi Dasco Ahmad.

Menteri Agama Harap Calon Kepala Daerah Pemenang Pilkada Sosok Amanah
Indonesia
Menteri Agama Harap Calon Kepala Daerah Pemenang Pilkada Sosok Amanah

Menteri Agama Fachrul Razi mengapresiasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 yang berlangsung aman.

Kejagung Tangkap Buronan Kasus Korupsi Joko Sutrisno
Indonesia
Kejagung Tangkap Buronan Kasus Korupsi Joko Sutrisno

Kejaksaan Agung bersama Tim Tabur Kejaksaan Tinggi DKI menangkap buronan Joko Sutrisno, terlibat korupsi Pelaksanaan Lomba Keterampilan Siswa (LKS) SMK XVII dan Pameran SMK pada Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Kemdiknas 2009.

Perbolehkan Road Bike di JLNT Dinilai Berbahaya
Indonesia
Perbolehkan Road Bike di JLNT Dinilai Berbahaya

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan fasilitas jalur khusus kepada para pesepeda road bike di Jalan Layang Non Tol (JLNT) Kampung Melayu-Tanah Abang (JLNT Casablanca) setiap akhir pekan.

Mulai Besok, Ruas Tol Cibitung-Cilincing Seksi 1 Siap Dioperasikan
Indonesia
Mulai Besok, Ruas Tol Cibitung-Cilincing Seksi 1 Siap Dioperasikan

Ruas Jalan Tol Cibitung-Cilincing Seksi 1 Segmen Interchange Cibitung-Telaga Asih, Kabupaten Bekasi, siap dioperasikan mulai Sabtu (31/7) setelah memenuhi persyaratan laik fungsi secara teknis, administratif, dan sistem operasi.

Muncul Desakan UU Cipta Kerja Dibatalkan, Hakim MK Beri Penjelasan
Indonesia
Muncul Desakan UU Cipta Kerja Dibatalkan, Hakim MK Beri Penjelasan

UU Cipta Kerja telah memiliki berbagai peraturan turunan yang berlaku dan menjadi acuan bagi nyaris seluruh elemen masyarakat

Respon Keras Rizieq Shihab Tahu 6 Pengawalnya Tewas Ditembak Polisi
Indonesia
Respon Keras Rizieq Shihab Tahu 6 Pengawalnya Tewas Ditembak Polisi

Rizieq Shihab mengaku tak tinggal diam atas tewasnya 6 Laskar FPI di Kilometer 50 Tol Jakarta-Cikampek.

Pandemi COVID-19 Jadi Jalan Erick Thohir Rapihkan BUMN
Indonesia
Pandemi COVID-19 Jadi Jalan Erick Thohir Rapihkan BUMN

Pemerintah memiliki 143 BUMN namun deviden hanya disetor oleh 10 BUMN. Saat ini diciutkan jadi menjadi 41 BUMN dan dari 27 klaster menjadi 12 klaster.