Polisi Pastikan Penembakan Dekat Kompleks Pati Polri tidak Terkait Teror Tangkapan layar detik-detik penembakan misterius terekam kamera CCTV di Jalan Joko Sutono, Melawai, Jakarta Selatan, Sabtu (19/6/2021). ANTARA/Instagram@cetul.22

MerahPutih.com - Aksi koboi jalanan kembali terjadi di Jakarta. Kali ini, pelaku melakukan penembakan di dekat kompleks petinggi Polri, Jakarta Selatan.

Pelaku diketahui menunggangi Toyota Fortuner melepaskan tembakan yang belakangan diidentifikasi dengan senjata api dengan peluru kaliber 9 milimeter.

Baca Juga

Polri Diminta Profesional dan Transparan Ungkap Penembakan Jurnalis di Sumut

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Azis Andriansyah menyebut bahwa aksi penembakan tersebut tidak terkait aksi teror.

"Tidak ada sama sekali," ucap Azis kepada wartawan di Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (22/6).

Azis pun menuturkan kasus tersebut tidak ada kaitan dengan petinggi Polri yang tinggal di sekitar lokasi tersebut.

"Tidak ada hubungannya sama sekali," tegasnya.

Ilustrasi penembakan (Merahputih)
Ilustrasi penembakan (Merahputih)

Azis menambahkan, kasus tersebut saat ini sedang dalam penyelidikan petugas Polres Metro Jakarta Selatan dengan didukung Polda Metro Jaya dan Mabes Polri.

Selain itu, jajarannya sudah meminta keterangan tiga orang saksi untuk mengungkap kasus penembakan misterius itu. Sebagaimana diketahui, kejadian terjadi pada Sabtu 19 Juni 2021 sekitar pukul 22.38 WIB.

Adapun lokasi penembakan di samping kompleks Pati Polri yang terekam kamera pengawas atau Camera Circuit Television (CCTV). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa penembakan misterius itu.

Polisi mengamankan dua selongsong peluru dan 10 kamera pengawas atau CCTV untuk diteliti. (Knu)

Baca Juga

Ini Kabar Terbaru Kasus Penembakan Laskar FPI

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Sebaran AbuVulkanik Gunung Raung Capai 18.000 kaki
Indonesia
Sebaran AbuVulkanik Gunung Raung Capai 18.000 kaki

Untuk itu, warga dihimbau tetap waspada

PP Muhammadiyah Minta Kapolri Listyo Bentuk Tagline Polisi Umat
Indonesia
PP Muhammadiyah Minta Kapolri Listyo Bentuk Tagline Polisi Umat

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melanjutkan silaturahmi ke sejumlah organisasi keagamaan.

Kata Pemkot Solo Soal Kontroversi 400 Tabung Oksigen untuk Pembangunan GOR
Indonesia
Kata Pemkot Solo Soal Kontroversi 400 Tabung Oksigen untuk Pembangunan GOR

Beredar surat resmi Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah mengajukan 400 tabung oksigen ke Samator untuk proyek pembangunan Gedung Olahraga (GOR) Manahan.

Caplok Partai Demokrat, Moeldoko Dianggap Picu Keributan
Indonesia
Caplok Partai Demokrat, Moeldoko Dianggap Picu Keributan

"Hal ini sudah pasti akan melahirkan keributan dan kegaduhan baru dalam dunia perpolitikan di tanah air," kata Abbas

Antasari Azhar Diklaim Dukung Muhamad-Saraswati
Indonesia
Antasari Azhar Diklaim Dukung Muhamad-Saraswati

Antasari, kata Wanto, menyebut Muhamad orang baik dan punya komitmen pemberantasan korupsi dan komitmen kebangsaan yang tinggi.

Mendikbud Nadiem Larang Sekolah Wajibkan Seragam Khusus Agama
Indonesia
Mendikbud Nadiem Larang Sekolah Wajibkan Seragam Khusus Agama

"Penggunaan seragam sekolah dengan atribut keagamaan di sekolah negeri merupakan keputusan murid dan guru sebagai individu," kata Nadiem.

Demo Tolak Ciptaker Berpotensi Tingkatkan Kasus COVID-19
Indonesia
Demo Tolak Ciptaker Berpotensi Tingkatkan Kasus COVID-19

Doni menuturkan, virus corona ditularkan oleh sesama manusia.

Edhy Prabowo Diciduk KPK, Gerindra Minta Maaf
Indonesia
Edhy Prabowo Diciduk KPK, Gerindra Minta Maaf

Gerindra berharap asas hukum praduga tak bersalah tetap dapat dihormati oleh semua pihak.

Ditjen PAS Gagalkan 300 Penyelundupan Narkoba Selama Pandemi COVID-19
Indonesia
Ditjen PAS Gagalkan 300 Penyelundupan Narkoba Selama Pandemi COVID-19

Ditjen PAS, Reynhard Silitonga menuturkan, sepanjang 2020 hingga 2021, pihaknya menggagalkan hampir 300 upaya penyelundupan barang haram tersebut ke dalam lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan negara (rutan).

Peneliti UGM Temukan Alat Pendeteksi Virus Corona Hitungan Detik
Indonesia
Peneliti UGM Temukan Alat Pendeteksi Virus Corona Hitungan Detik

Tim Peneliti dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta berhasil menciptakan alat pendeteksi COVID-19 hitungan detik.