Polisi Panggil Kalapas Tangerang untuk Diperiksa Sebagai Saksi Jenazah korban kebakaran Lapas Klas 1 A Tangerang akan dikirim ke RS Polri Kramat Jati. (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

Merahputih.com - Penyelidikan kasus kebakaran Lapas Tangerang yang menewaskan puluhan tahanan terus bergulir.

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya akan memeriksa belasan orang saksi, termasuk Kepala Lapas Tangerang, Viktor Teguh.

Baca Juga

Kata Polda Soal Isu Sabotase sampai Kericuhan Pemicu Kebakaran Lapas Tangerang

"Surat panggilan sebagai saksi ditujukan kepada 14 orang pegawai lapas yang melaksanakan piket pada hari itu, termasuk kepala Lapasnya," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Minggu (12/9).

Selain itu, penyidik Polda Metro Jaya juga akan memeriksa tujuh orang warga binaan, tiga orang anggota Damkar, dan tiga orang saksi dari PLN.

Penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya juga telah mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) ke Kejaksaan Tinggi Banten.

Lokasi terbakarnya Lapas Tangerang. (Foto: MP/Rizky)
Lokasi terbakarnya Lapas Tangerang. (Foto: MP/Rizky)

"Hasil koordinasi Polda Metro Jaya, SPDP dikirim kepada Kepala Kejati Banten, yang tadinya dikirim pada Kajari Kota Tangerang, kasus ini SPDP-nya dikirim ke Kepala Kejati Banten," katanya.

Aparat kepolisian juga telah menyita 13 unit handphone, rekaman CCTV, gembok anak kunci dan barang bukti lainnya terkait dugaan adanya tindak pidana dalam kasus kebakaran yang menewaskan 44 orang narapidana itu.

"Kami berharap penyidikan ini segera tuntas dan kami juga harus teliti dan jeli untuk menuntaskan kasus ini agar terang benderang penyebab kebakaran ini," tutur Ramadhan.

Baca Juga

Satu Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Diserahkan ke Keluarga

Sebelumnya diberitakan, polisi telah menaikkan status kasus kebakaran Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan. Berdasarkan hasil gelar perkara ditemukan adanya unsur tindak pidana. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Aparat Diminta Tegas dan Tidak Tebang Pilih Selama PPKM Darurat
Indonesia
Aparat Diminta Tegas dan Tidak Tebang Pilih Selama PPKM Darurat

Bamsoet meminta pemerintah untuk terus berupaya menjamin ketersediaan fasilitas layanan kesehatan

Napi Selamat Kebakaran Lapas Tangerang Dapat Trauma Healing
Indonesia
IDI Ingatkan Pemerintah Soal Varian COVID-19 Mu
Indonesia
IDI Ingatkan Pemerintah Soal Varian COVID-19 Mu

Kalau Mu itu belum termasuk varian of concern

Dalami Kasus Korupsi Wali Kota Cimahi, KPK Garap Bos Anak Usaha Hutama Karya
Indonesia
Dalami Kasus Korupsi Wali Kota Cimahi, KPK Garap Bos Anak Usaha Hutama Karya

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Direktur Utama PT Hakaaston, anak perusahaan PT Hutama Karya, Dindin Solakhudin pada Rabu (24/2).

Soal Dugaan Rasial Natalius Pigai, Gibran: Tidak Usah Ditanggapi
Indonesia
Soal Dugaan Rasial Natalius Pigai, Gibran: Tidak Usah Ditanggapi

"Itu (kontroversi) ndak usah ditanggepin lah. Saya belum baca beritanya," ujar Gibran pada awak media di Pura Mangkunegaran Solo, Jawa Tengah, Senin (4/10).

Ketua MPR Tegaskan Dugaan Kebocoran Data Bukan Persoalan Main-Main
Indonesia
Ketua MPR Tegaskan Dugaan Kebocoran Data Bukan Persoalan Main-Main

Di era teknologi informasi saat ini data merupakan kekayaan nasional yang patut dijaga

Kejagung Dinilai Tidak Paham Investasi Saham Dalam Pengusutan Asabri dan Jiwasraya
Indonesia
Kejagung Dinilai Tidak Paham Investasi Saham Dalam Pengusutan Asabri dan Jiwasraya

Dasar hukum yang dipakai Kejaksaan Agung dalam melakukan penyitaan, pemblokiran, perampasan aset yang tak terkait perkara korupsi dipertanyakan.

SBY Ungkit Pemberian Jabatan Panglima TNI kepada Moeldoko
Indonesia
SBY Ungkit Pemberian Jabatan Panglima TNI kepada Moeldoko

SBY menyesal memberikan jabatan prestisius kepada Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko yang mengambil alih partainya melalui KLB

MUI Bogor Diminta Turun Tangan Tangani Demo FPI
Indonesia
MUI Bogor Diminta Turun Tangan Tangani Demo FPI

MUI juga diminta melakukan langkah persuasif kepada massa

Vaksinasi Tenaga Kesehatan Indonesia Hampir Sentuh 1 Juta Orang
Indonesia
Vaksinasi Tenaga Kesehatan Indonesia Hampir Sentuh 1 Juta Orang

Sebanyak 969.546 tenaga kesehatan di 34 provinsi di Indonesia telah divaksinasi hingga Rabu (10/2) atau bertambah 124.139 dibandingkan hari sebelumnya.