Polisi Musnahkan Puluhan Juta Butir Petasan Polisi musnahkan 31.153.000 butir petasan dan bahan baku petasan di Indramayu. Foto: Humas Polres Indramayu

MerahPutih.com - Polres Indramayu, Jawa Barat melakukan pemusnahan 31.153.000 butir petasan dan bahan baku pembuat petasan hasil pengungkapan Polres Indramayu. Pemusnahan dilakukan di tempat pembuangan akhir (TPA) sampah Desa Pecuk, Kecamatan Sindang, Indramayu, Sabtu (30/12).

Pemusnahan dilakukan oleh Unit Jibom Sat Brimob Polda Jabar dipimpin oleh AKBP M. Andri dihadiri Kapolres Indramayu AKBP Arif Fajarudin dan Wakapolres Indramayu Kompol Ricardo Condrat Yusuf.

"Pemusnahan petasana berikut bahan baku petasan ini merupakan hasil dari pengungkapan Polres Indramayu," kata AKBP Arif di Indramayu, Sabtu (30/12).

Adapun bahan baku yang dimusnahkan yaitu Potasium Powder sebanyak 1,125 ton, Sulfur 1,050 ton, Alumunium Powder 240 kilogram, Calcium Carbonat 6.950 kilogram, plastik 500 kilogram, 141 karung slongsong petasan jenis korek yang masih kosong, kardus kosong 1.160 lembar, 1 unit timbangan (neraca pegas), 1 unit timbangan (neraca besi.

"Juga kita musnahkan 3.153 dus petasan jenis korek masing-masing 10.000 biji atau sama dengan 31.153.000 biji petasan jenis korek," sebut Arif.

Arif mengatakan, secara simbolis pemusnahan barang bukti petasan berikut bahan baku tersebut telah dilakukan oleh Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto, pada Jumat (29/12) di Mapolda Jabar.

"Kemarin secara simbolis telah dilakukan pemusnahan oleh Bapak Kapolda Jabar di halaman Mapolda Jabar," ucap Arif.

Berita ini merupakan laporan Mauritz, kontributor merahputih.com, untuk wilayah Cirebon dan sekitarnya.

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kejagung Gandeng BPKP Audit Kerugian Dugaan Korupsi di Garuda Indonesia
Indonesia
Kejagung Gandeng BPKP Audit Kerugian Dugaan Korupsi di Garuda Indonesia

Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan diminta audit investigasi kerugian keuangan negara dalam penyewaan pesawat ATR 72-600.

Polda Jateng Gelontorkan 385.000 Ton Beras dan Salurkan Sembako ke Pengayuh Becak
Indonesia
Polda Jateng Gelontorkan 385.000 Ton Beras dan Salurkan Sembako ke Pengayuh Becak

Dampak PPKM Level 4 mulai dirasakan masyarakat kecil yang kesulitan mengais rezeki.

Di Surabaya, Daftar Vaksin Online Berhadiah Voucer Token Listrik
Indonesia
Di Surabaya, Daftar Vaksin Online Berhadiah Voucer Token Listrik

Berbagai cara unik ditempuh guna menekan sebaran COVID-19 di Surabaya.

DPRD DKI Minta RSUD Jakarta Buka Layanan Spesialis
Indonesia
DPRD DKI Minta RSUD Jakarta Buka Layanan Spesialis

Komisi E DPRD DKI meminta Pemprov DKI Jakarta untuk menyiapkan layanan spesialis secara merata di seluruh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).

PPKM Darurat Pengaruhi Penjualan Hewan Kurban
Indonesia
PPKM Darurat Pengaruhi Penjualan Hewan Kurban

"Kondisi saat ini, kami hanya mampu menjual separuhnya saja," kata peternak hewan kurban.

Kota Jember Diguncang Gempa Magnitudo 5,1, Tak Berpotensi Tsunami
Indonesia
Kota Jember Diguncang Gempa Magnitudo 5,1, Tak Berpotensi Tsunami

Hingga pukul 06.18 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan

KPK Bantah Jual NFT Foto Koruptor di OpenSea
Indonesia
KPK Bantah Jual NFT Foto Koruptor di OpenSea

KPK membantah membuat akun di marketplace OpenSea yang menjual NFT sejumlah foto koruptor atau mantan terpidana korupsi.

Baru 62 Persen Legislator DKI Lapor LHKPN, Sekretaris DPRD: Mereka Lupa
Indonesia
Baru 62 Persen Legislator DKI Lapor LHKPN, Sekretaris DPRD: Mereka Lupa

“Mereka pada mau lapor, cuma kayak kemarin ada anggota dewan yang mengaku lupa. Jadi, nggak ada maksud dari mereka untuk tidak melapor,” ucap Augustinus.

Jakarta Bersiap Terima Gelombang Pendatang Saat Arus Balik Mudik
Indonesia
Jakarta Bersiap Terima Gelombang Pendatang Saat Arus Balik Mudik

Pemprov menyediakan aplikasi bagi warga pendatang. Aplikasi tersebut dapat diakses di kantor kelurahan atau kecamatan.

Gus Yahya Pimpin PBNU, Ketum Muhammadiyah Utarakan Harapan
Indonesia
Gus Yahya Pimpin PBNU, Ketum Muhammadiyah Utarakan Harapan

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir mengatakan, kedua tokoh PBNU tersebut diharapkan dapat memimpin dan membawa gerak kemandirian NU. Sebagaimana tema Muktamar dan harapan keluarga besar Nahdliyin.