Polisi Mulai Pakai Drone Canggih, Bisa Identifikasi Wajah Penjahat Hingga Pelaku Anarkis Ilustrasi (Foto: Unsplash/Ricardo Gomez Angel)

Merahputih.com - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, akan melakukan uji coba drone untuk memantau situasi lalu lintas, semisal pada saat terjadi kemacetan panjang, unjuk rasa, kecelakaan, dan lainnya di Ibu Kota Jakarta.

Drone ini bukan e-TLE. Tetapi CCTV yang surveillance. Artinya, drone bisa mengamati situasi lalu lintas bila terjadi kemacetan yang cukup panjang.

Baca juga:

Rusia Hadirkan Drone Tempur Super Canggih dalam Persaingan Alutsista

"Misalnya ada unjuk rasa, kecelakaan, perbaikan jalan seberapa panjang kemacetan terjadi, ruas jalan mana saja padat, nanti bisa terpantau oleh drone itu," ujar Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo, Rabu (17/3).

Termasuk, jika terjadi tindakan anarkis, drone itu bisa mengcapture gambar para pelaku dari atas. "Sehingga nanti dari situ kita bisa ketahui identitasnya," ungkapnya.

Ilustrasi (Foto: Unsplash/Clem Onojeghuo)

Ada dua unit kamera drone yang akan diuji coba. Namun, ke depan akan terus dikembangkan penggunaan teknologi ini. "Sementara ini untuk drone ada dua unit," katanya.

Di sisi lain, Sambodo menuturkan Ditlantas Polda Metro Jaya juga akan merilis 98 titik kamera tilang elektronik (ETLE).

Rinciannya, 57 kamera telah terpasang dan 41 kamera lainnya merupakan tambahan. Tambahan kamera itu, kata Sambodo, terpasang di 10 koridor Transjakarta hingga ruas tol di Bekasi dan Depok.

Baca juga:

Drone 'R2-D2' akan Menjadi Penolong Pilot Pesawat Tempur

Tak hanya itu, Ditlantas Polda Metro Jaya juga akan meluncurkan 30 unit ETLE mobile. Berbeda dengan sebelumnya, ETLE mobile ini dapat memantau situasi secara mobile.

"Di mana kamera itu bisa berpindah, di antaranya menggunakan helmet cam, kemudian dase camp atau kamera di dashboard mobil patroli dan juga body cam," ujar Sambodo. (Knu)

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ketua KPK Filri Bahuri Tegaskan Akan Sikat Praktik Jual Beli Jabatan
Indonesia
Ketua KPK Filri Bahuri Tegaskan Akan Sikat Praktik Jual Beli Jabatan

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menegaskan akan menindak segala bentuk tindak pidana korupsi dalam bentuk praktik jual beli jabatan

KPU Usulkan Pemilu 2024 di 21 Februari
Indonesia
KPU Usulkan Pemilu 2024 di 21 Februari

Berkaca pada Pemilu 2019, lebih dari 500 anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) meninggal dunia akibat kelelahan saat bertugas.

RUU Otsus Papua 2021 Diklaim Jadi Kebutuhan Mendesak
Indonesia
RUU Otsus Papua 2021 Diklaim Jadi Kebutuhan Mendesak

Sudah ada Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2020 tentang Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat.

Tim DVI Polri Pastikan Identifikasi Semua Jenazah Korban Kecelakaan Sriwijaya Air
Indonesia
Tim DVI Polri Pastikan Identifikasi Semua Jenazah Korban Kecelakaan Sriwijaya Air

DVI Polri berkomitmen bekerja maksimal mengidentifikasi penumpang hingga temuan body part atau bagian tubuh terakhir dari lokasi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182.

Tak Lolos TWK, Pegawai KPK Ajukan Judicial Review ke MK
Indonesia
Tak Lolos TWK, Pegawai KPK Ajukan Judicial Review ke MK

TWK sebagai syarat alih status pegawai menjadi ASN bertentangan dengan Pasal 1 dan Pasal 28 UUD 1945

Pusat Latihan Jaringan Teroris Dibongkar Densus 88, Isinya Santri Berilmu dan Cerdas
Indonesia
Pusat Latihan Jaringan Teroris Dibongkar Densus 88, Isinya Santri Berilmu dan Cerdas

Salah satu pelatihnya adalah teroris Joko Priyono alias Karso

Bawaslu Tegaskan Bupati Sabu Raijua Terpilih Orient Riwu Tak Pantas Dilantik
Indonesia
Bawaslu Tegaskan Bupati Sabu Raijua Terpilih Orient Riwu Tak Pantas Dilantik

Pasalnya, Oreint tak memenuhi syarat sebagai calon Bupati Kabupaten Sabu Raijua lantaran masih tercatat sebagai warga negara Amerika Serikat (AS).

Kapolda Metro Jaya Minta Kader Muhammadiyah Ajari Anak Buahnya soal Akhlak
Indonesia
Kapolda Metro Jaya Minta Kader Muhammadiyah Ajari Anak Buahnya soal Akhlak

Kedatangannya untuk meminta salah satu ormas Islam terbesar di Indonesia itu untuk menyediakan kadernya memberikan ceramah untuk kepolisian.

Pendukung Rizieq Diminta Tak Datang ke Bandara, Tunggu Saja di Petamburan
Indonesia