Polisi Mulai Olah TKP Cari Dalang Kebakaran Kejaksaan Agung Foto udara gedung utama Kejaksaan Agung yang terbakar di Jakarta, Minggu (23/8/2020). (ANTARA/Aditya Pradana Putra/foc)

MerahPutih.com - Penyidik Polda Metro Jaya dengan Polres Metro Jakarta Selatan hari ini, Senin (24/8), melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dalam kasus kebakaran Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) RI, Jakarta Selatan.

"Iya (olah TKP) jadi jam 09.00 WIB," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dihubungi wartawan, Senin (24/8).

Yusri mengungkapkan, olah TKP nantinya akan membuat polisi mengetahui penyebab terjadinya kebakaran selama 11 jam dan menghanguskan gedung utama tempat pimpinan, kepehawaian serta intelije kejaksaan berkantor tersebut.

Baca Juga:

Pemerintah Tak Mungkin Berbohong Soal Kebakaran Gedung Kejagung

Disamping itu, keterangan saksi juga menjadi bahan penyidik untuk mengungkap penyebab kebakaran.

"Olah TKP ini termasuk untuk mencari penyebab terjadinya kebakaran," jelasnya.

Kejagung Kebakar
Kantor Utama Kejaksaan Agung terbakar. (Foto: internet)

Gedung Kantor Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia dilalap si jago merah pada Sabtu (22/8) sekitar pukul 19.10 WIB. Api yang melahap bangunan membuat Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan menambah unit mobil pemadam kebakaran (damkar) menjadi 43 unit.

Dalam hal ini, Jaksa Agung ST Burhanudin memastikan berkas perkara kasus, alat bukti dan para tahanan yang ditahan di Kejagung RI bisa diamankan. Sejauh ini, dugaan sementara penyebab kebakaran karena usia gedung yang sudah tua. (Knu)

Baca Juga:

Polisi Diminta Selidiki Kebakaran Gedung Kejagung, Ada Kesengajaan Atau Benar-Benar Terbakar

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
7 PLBN Terpadu Antisipasi Masuknya Virus Corona Lewat Perbatasan Negara
Indonesia
7 PLBN Terpadu Antisipasi Masuknya Virus Corona Lewat Perbatasan Negara

Tujuh PLBN Terpadu tersebut adalah PLBN Aruk, PLBN Entikong, PLBN Badau, PLBN Motaain, PLBN Motamasin, PLBN Wini, dan PLBN Skouw.

1.000 Orang Lebih Ditangkap Terkait Aksi Tolak UU Cipta Kerja
Indonesia
1.000 Orang Lebih Ditangkap Terkait Aksi Tolak UU Cipta Kerja

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 1.192 orang yang mengikuti aksi demo menolak Undang-Undang Cipta Kerja Omnibus Law berujung ricuh.

Pendukung dan Massa Kontra Anies Demo Berbarengan di Balai Kota Hari Ini
Indonesia
Pendukung dan Massa Kontra Anies Demo Berbarengan di Balai Kota Hari Ini

Massa dari berbagai elemen pendukung dan kontra Gubernur Anies akan menggelar demonstrasi di Balai Kotan Selasa (14/11).

Wishnutama Minta Pelaku Industri Pariwisata Siapkan Paket Liburan
Indonesia
Wishnutama Minta Pelaku Industri Pariwisata Siapkan Paket Liburan

Perubahan cuti bersama Idul fitri 2020 ini harus benar-benar diantisipasi

Gelap UU Cipta Kerja
Indonesia
Gelap UU Cipta Kerja

"Draf RUU-nya saja tidak jelas. Katanya sampai 905 halaman, kemudian ada yang dapat bertambah 1025 halaman dan terakhir 1035 halaman. Ini berbahaya sekali," kata Said.

Wali Kota Bogor Bima Arya Positif Corona
Indonesia
Wali Kota Bogor Bima Arya Positif Corona

Wali Kota Bogor Bima Arya dinyatakan positif virus corona (Covid-19).

PT KAI Daop 1 Siapkan 13 Kereta Api Tambahan Saat Libur Nataru
Indonesia
PT KAI Daop 1 Siapkan 13 Kereta Api Tambahan Saat Libur Nataru

“Delapan KA keberangkatan Stasiun Gambir dan lima KA keberangkatan Stasiun Pasar Senen,” kata Kepala Daop 1 Jakarta, Dadan Rudiansyah

Anies Dengar Cerita Penggali Kubur yang Bekerja di Bawah Terik Matahari dan Lampu Sorot
Indonesia
Anies Dengar Cerita Penggali Kubur yang Bekerja di Bawah Terik Matahari dan Lampu Sorot

Mereka menggali dan memakamkan jenazah dengan protokol COVID-19

Hapus Pasal Migas di UU Ciptaker, Kemsesneg Dinilai Langgar UU
Indonesia
Hapus Pasal Migas di UU Ciptaker, Kemsesneg Dinilai Langgar UU

"Mungkin pelanggaran UU, karena menghapus pasal UU di luar forum resmi yang diatur konstitusi," kata Peneliti Formappi Lucius Karus

Proyeksi SiLPA Tahun 2019 Diharapkan Pacu Serapan APBD Tahun 2020
Indonesia
Proyeksi SiLPA Tahun 2019 Diharapkan Pacu Serapan APBD Tahun 2020

Pemprov DKI memiliki tekad yang kuat untuk berkontribusi menghadirkan program-program unggulan