Polisi Minta Anak dan Menantu Nia Daniaty Penuhi Panggilan Penyidik Pekan Depan Menantu Nia Daniaty, Rafly N Tilaar. Foto: Facebook Rafly N Tilaar

MerahPutih.com - Polisi meminta anak dan menantu Nia Daniaty, Olivia Nathania dan Rafly N Tilaar memenuhi panggilan penyidik terkait kasus dugaan penipuan calon pegawai negeri sipil (CPNS) pada pekan depan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus menegaskan, panggilan klarifikasi terhadap keduanya diundur pada Senin (11/10) depan.

Baca Juga

Anak Nia Daniaty Bakal Diperiksa Polisi Terkait Kasus Dugaan Jasa Penerimaan CPNS

"Mudah-mudahan keduanya dapat hadir," terang Yusri kepada wartawan, Selasa (5/10).

Penyidik dalam hal ini telah menerima lima laporan dari korban terkait dengan adanya penipuan CPNS, yang mana korban dijanjikan untuk menjadi PNS atau anggota TNI-Polri.

Korban juga diimingi Olivia dengan menjual beberapa nama pejabat. Salah satunya Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo.

"Makanya kita butuh keterangan dari terlapor untuk dapat menjelaskan (kasus dugaan penipuan CPNS) ini. Karena pelapornya sudah semua diklarifikasi dengan bukti yang ada," imbuhnya.

Olivia Nathania dan Rafly N Tilaar

Sebelumnya diberitakan, Olivia Nathania dan Rafly N Tilaar dijadwalkan pemeriksaan sebagai terlapor kasus dugaan penipuan CPNS pada hari ini, Selasa (5/10).

Namun, keduanya berhalangan hadir dan meminta penjadwalan ulang karena sedang menyiapkan mental dan barang bukti tambahan.

"Penundaanya karena satu (belum adanya) kesiapan mental, kedua kesiapan dokumen pendukung atas laporan pelapor paling tidak ada bukti-bukti tambahan lain. Yang jelas belum siap makanya kita minta re-schedule," kata kuasa hukum Olivia Nathania, Susanti Agustin. (Knu)

Baca Juga

Anak Nia Daniaty Sebut Hanya Tawarkan Les, Bukan Jasa Penerimaan CPNS

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemerintah Sediakan 319.797 Formasi Buat Guru PPPK
Indonesia
Pemerintah Sediakan 319.797 Formasi Buat Guru PPPK

Perekrutan guru ASN PPPK tersebut merupakan yang kedua kalinya, sebelumnya pemerintah juga membuka kesempatan bagi guru untuk mendaftar menjadi guru PPPK pada 2021.

Sopir Vanessa Angel Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Maut
Indonesia
Sopir Vanessa Angel Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Maut

- Tubagus Joddy ditetapkan sebagai tersangka kecelakaan maut yang menewaskan Vanessa Angel dan suaminya Bibi Ferdiansyah di Tol Jombang, Kamis (4/11).

Menparekraf Dorong Musikus Dalam Negeri "Naik Kelas"
Indonesia
Menparekraf Dorong Musikus Dalam Negeri "Naik Kelas"

Adanya sejumlah pelonggaran yang dilakukan pemerintah diprediksi bisa menarik wisatawan mancanegara. Salah satunya artis top dunia untuk kembali datang ke Indonesia setelah dua tahun pembatasan. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan fenomena maraknya artis internasional untuk konser di Indonesia harus menginspirasi para pelaku musik dalam negeri agar bisa "naik kelas".

Aset Tanah Ribuan Hektar Milik Surya Darmadi Kembali Disita Kejaksaan Agung
Indonesia
Aset Tanah Ribuan Hektar Milik Surya Darmadi Kembali Disita Kejaksaan Agung

Satu per satu aset tersangka kasus dugaan korupsi, Surya Darmadi kembali disita. Kali ini, Kejaksaan Agung (Kejagung) menyita aset bos PT DPG itu di Sumatera Utara (Sumut) dan Kalimantan Barat (Kalbar).

KPK Cecar Wabup Mamberamo Tengah soal Pengondisian Pemenang Proyek
Indonesia
KPK Cecar Wabup Mamberamo Tengah soal Pengondisian Pemenang Proyek

KPK mencecar Yonas ihwal dugaan pengondisian pemenang sejumlah proyek di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamberamo Tengah oleh Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak.

BPIP Sebut Larangan Penggunaan Kekerasan dari Kapolri Perbaiki Citra Polisi yang Arogan
Indonesia
BPIP Sebut Larangan Penggunaan Kekerasan dari Kapolri Perbaiki Citra Polisi yang Arogan

"Bukan yang memiliki arogansi menggunakan kekerasan,” tegasnya.

Komnas HAM Dapatkan Informasi Penting Usai Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J
Indonesia
Komnas HAM Dapatkan Informasi Penting Usai Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J

Komnas HAM mendapatkan data penting setelah rekonstruksi pembunuhan Brigadir J yang melibatkan Irjen Ferdy Sambo.

Penambahan Kasus Harian COVID-19 Berhasil Ditekan
Indonesia
Penambahan Kasus Harian COVID-19 Berhasil Ditekan

Jumlah pasien Virus Corona di Indonesia bertambah 317 orang, per Senin (25/4). Sehingga, hari ini total ada 6.044.467 kasus positif. Sementara, jumlah pasien sembuh bertambah 4.664 orang, sehingga total pasien sembuh ada 5.875.083 orang.

Junimart Girsang: Ganjar Wajib Nurut Megawati
Indonesia
Junimart Girsang: Ganjar Wajib Nurut Megawati

Junimart Girsang, mengingatkan kepada Ganjar agar menunggu arahan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri

DIY Siapkan 2 Isoter dan 2 RS Rujukan COVID-19 untuk Delegasi G20
Indonesia
DIY Siapkan 2 Isoter dan 2 RS Rujukan COVID-19 untuk Delegasi G20

Yogyakarta bakal menjadi venue utama pertemuan G20 selain DKI Jakarta dan Bali.