Polisi Masih Cari Unsur Pidana Pelanggaran Protokol Kesehatan Rizieq Shihab Habib Rizieq Shihab saat mendatangi gedung Kementerian Pertanian Jakarta, Selasa (28/02). (MP/Dery Ridwansah)

MerahPutih.com - Polisi masih mengevaluasi keterangan para saksi terkait kerumunan pada kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus pernikahan putri Rizieq Shihab di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

"Masih penyelidikan ya," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus kepada wartawan, Rabu (25/11).

Baca Juga

Hasil Swab Test Keluarga Rizieq Shihab Diklaim Negatif COVID-19

Menurut dia, masih dilakukan penjadwalan ulang sejumlah saksi agar bisa hadir. Adapun terkait gelar perkara awal, polisi belum melakukannya karena semua itu kewenangan tim penyelidik. Jika dianggap cukup untuk konstruksi, perkaranya bisa naik ke tingkat penyidikan.

"Bisa kami lakukan gelar perkara, tidak bisa diburu-buru," kata Yusri.

Polisi akan kembali memanggil ulang putri Imam Besar FPI ini, Syarifah Najwa Syihab, dan menantunya, Irfan Alaydrus, sebagai saksi. Sebelumnya, polisi telah memanggil keduanya pada Jumat (20/11), untuk memberikan keterangan, namun keduanya tak hadir.

Rizieq saat datang ke gelar perkara dugaan kasus penistaan agama Ahok di Rupatama Mabes Polri, Selasa (15/11). (MP/Dery Ridwansah)
Rizieq saat datang ke gelar perkara dugaan kasus penistaan agama Ahok di Rupatama Mabes Polri, Selasa (15/11). (MP/Dery Ridwansah)

Yusri Yunus mengatakan pemanggilan kali ini juga termasuk untuk saksi lainnya yang belum memberikan keterangan. Jadwal pemanggilannya akan segera dibuat.

"Beberapa saksi yang berhalangan masih kita jadwalkan secepatnya untuk bisa hadir," kata Yusri.

Menurut Yusri, saat ini penyidik masih belum melakukan gelar perkara untuk kasus tersebut. Penyidik masih mengumpulkan keterangan dari semua saksi yang telah diperiksa.

"Kalau memang dianggap cukup untuk konstruksi perkaranya untuk bisa naik ke tingkat penyidikan, baru nanti bisa kita lakukan gelar perkara," kata Yusri. (Knu)

Baca Juga

Polda Jabar Panggil Lima Saksi Kerumunan Rizieq Shihab di Megamendung

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Update Senin (14/9), Kasus Positif COVID di Indonesia Tembus 221 Ribu
Indonesia
Update Senin (14/9), Kasus Positif COVID di Indonesia Tembus 221 Ribu

update hingga Senin (14/9) ada tambahan 3.141 kasus baru yang terinfeksi corona di Indonesia. Sehingga total menjadi 221.523 kasus positif.

Catatan Muhammadiyah Setahun Jokowi-Ma'ruf dari Aspek Pertumbuhan Ekonomi
Indonesia
Catatan Muhammadiyah Setahun Jokowi-Ma'ruf dari Aspek Pertumbuhan Ekonomi

Muhammadiyah memiliki catatan kritis dari sisi perekonomian menyikapi setahun pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

Gerindra DKI: Indikatornya Apa Jakarta Disebut Amburadul?
Indonesia
Gerindra DKI: Indikatornya Apa Jakarta Disebut Amburadul?

"Menurut saya tidak benar. Karena pernyataan amburadul tidak sesuai dengan fakta. Indikatornya apa Jakarta disebut amburadul?," ujar Syarif

Jokowi Diminta Bertanggung Jawab terhadap Pekerja yang Jadi Korban Larangan Mudik
Indonesia
Jokowi Diminta Bertanggung Jawab terhadap Pekerja yang Jadi Korban Larangan Mudik

Trubus meminta pemerintah memperhatikan kesejahteraan rakyat setelah Jokowi mengumumkan pelarangan mudik.

Pasien Positif Corona Nekat Keluyuran, ODP di Solo Membengkak Ratusan Orang
Indonesia
Pasien Positif Corona Nekat Keluyuran, ODP di Solo Membengkak Ratusan Orang

Seorang pasien perempuan positif virus corona ternyata sempat berkegiatan di luar rumah saat masih berstatus orang dalam pemantauan (ODP).

Edhy Prabowo Diduga Beli Sepeda Mewah di Luar Negeri Pakai Duit Suap Benur
Indonesia
Edhy Prabowo Diduga Beli Sepeda Mewah di Luar Negeri Pakai Duit Suap Benur

Menteri Edhy Prabowo diduga beli sepeda mewah dari luar negeri menggunakan uang suap penetapan izin ekspor benih lobster (benur).

2 Mantan Petinggi GAM Temui Jokowi di Istana, Mau Tagih Utang?
Indonesia
2 Mantan Petinggi GAM Temui Jokowi di Istana, Mau Tagih Utang?

"Ini yang harus saya minta supaya diperhatikan bersama bagaimana untuk selesaikan semuanya," ujar dia.

Hari Ini MK Sidangkan 3 Uji Materi Prioritas Perppu Anggaran COVID-19
Indonesia
Hari Ini MK Sidangkan 3 Uji Materi Prioritas Perppu Anggaran COVID-19

Hal itu untuk memastikan hukum acara saat sidang jarak jauh tetap terpenuhi

Dinkes DKI: Angka Kasus Corona di DKI Masih Fluktuatif
Indonesia
Dinkes DKI: Angka Kasus Corona di DKI Masih Fluktuatif

Satu orang positif corona di DKI bisa menyebarkan virus ke satu orang lainnya.

Pasien Positif Corona di Indonesia Nyaris 300 Ribu
Indonesia
Pasien Positif Corona di Indonesia Nyaris 300 Ribu

Kasus virus COVID-19 di Indonesia bertambah 4.317 hari ini.