Polisi Limpahkan Berkas Perkara Pentolan KAMI ke Kejaksaan Karopenmas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono. (ANTARA/ HO-Polri)

MerahPutih.com - Berkas perkara sembilan petinggi hingga anggota Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) tersangka penghasutan terkait demo tolak omnibus law berakhir ricuh sudah dilimpahkan ke Kejaksaan.

"Sudah tahap 1, (dilimpahkan) minggu lalu," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (3/11).

Awi menyampaikan pengembangan penyidikan kasus tersebut masih dilakukan. Salah satunya pemanggilan Ketua Komite Eksekutif Ahmad Yani.

Baca Juga

Gatot dan Din Syamsudin Diminta Siapkan Bantuan Hukum untuk Petinggi KAMI yang Ditangkap

"(Pemanggilan Ahmad Yani) kan pengembangan AP (Anton Permana) tadi. Kan saya bilang pengembangan," ujarnya.

Meskipun berkas perkara telah rampung, Awi menyampaikan penyidik masih melakukan proses penyidikan lebih lanjut. Salah satu saksi yang masih akan diperiksa adalah Ketua Eksekutif KAMI Ahmad Yani.

"Itu pengembangan AP. Kalau yang persidangan, ikuti saja persidangan. Nanti kalau ada fakta baru, ada fakta persidangan nanti kita sama-sama jadikan evaluasi ke depannya," pungkasnya.

Sebagai informasi, berkas perkara 3 dari 9 tersangka itu milik dari petinggi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yaitu Syahganda Nainggolan, Jumhur Hidayat dan Anton Permana.

Selain itu, ada 4 anggota KAMI Medan yaitu Juliana, Devi, Khairi Amri, Wahyu Rasari Putri. Sementara dua tersangka lainnya yaitu Kingkin Anida dan Dedy Wahyudi pemilik akun media sosial @podoradong.

Baca Juga

Petinggi KAMI Diborgol dan Dipamerkan ke Publik, Fadli Zon: Belanda Lebih Manusiawi

Seluruh tersangka disangkakan dengan pasal berbeda-beda. Di antaranya, Undang-Undang ITE, pasal ujaran kebencian dan penyebaran hoaks. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS atau FAKTA]: Ada Negara di Dalam Negara, Masuk Pantai Indah Kapuk Wajib Pakai Paspor
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Ada Negara di Dalam Negara, Masuk Pantai Indah Kapuk Wajib Pakai Paspor

Unggahan tersebut telah mendapatkan respons sebanyak 1.315 suka serta 984 retweet dan komentar.

Polisi Tetapkan Reza Artamevia Tersangka Kasus Narkoba
Indonesia
Polisi Tetapkan Reza Artamevia Tersangka Kasus Narkoba

"Sudah ditetapkan sebagai tersangka," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus

 Tidak Ada Prestasi Membanggakan dari Firli Cs Selama Pimpin KPK
Indonesia
Tidak Ada Prestasi Membanggakan dari Firli Cs Selama Pimpin KPK

"Dan bahkan seolah HM, sebagai tersangka utama, bukan sesuatu yang penting untuk dikejar, dicari dan dihadapkan ke pengadilan. Terlihat KPK seperti adem ayem dalam mencari tersangka HM," imbuh Ray.

Munas MUI Bakal Keluarkan Fatwa Vaksin COVID-19 Sampai Komunisme
Indonesia
Munas MUI Bakal Keluarkan Fatwa Vaksin COVID-19 Sampai Komunisme

Pembahasan fatwa mengerucut pada tiga bidang, yaitu masalah sosial budaya, ibadah, dan ekonomi syariah.

KPK Amankan Rp3,5 Miliar Terkait Kasus Nurdin Abdullah
Indonesia
KPK Amankan Rp3,5 Miliar Terkait Kasus Nurdin Abdullah

KPK mengamankan uang senilai total Rp3,5 miliar dari penggeledahan empat lokasi di Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Senin (1/3) dan Selasa (2/3).

Polisi Tangkap 7 Pelaku Pelempar Molotov ke Kantor PDIP Cileungsi
Indonesia
Polisi Tangkap 7 Pelaku Pelempar Molotov ke Kantor PDIP Cileungsi

Polisi akhirnya menangkap tujuh orang terkait aksi teror pelemparan bom molotov ke Kantor PAC PDI Perjuangan di Cileungsi

Minimalkan Risiko, TNI dan Brimob Dinilai Perlu Dikerahkan Bantu Tangkap Rizieq
Indonesia
Minimalkan Risiko, TNI dan Brimob Dinilai Perlu Dikerahkan Bantu Tangkap Rizieq

Polri juga diminta harus tegas dan juga harus cermat

Toko Bahan Kimia Ludes Terbakar, Kerugian Capai Ratusan Juta
Indonesia
Toko Bahan Kimia Ludes Terbakar, Kerugian Capai Ratusan Juta

Tidak ada korban jiwa dari peristiwa tesebut, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Komisi A Soroti Penyerapan Anggaran RSUD Cipayung Hanya 75,91 Persen
Indonesia
Komisi A Soroti Penyerapan Anggaran RSUD Cipayung Hanya 75,91 Persen

Penyerapan APBD RSUD di sepanjang tahun 2019 mencapai Rp6,76 triliun atau 90,04 persen dari total anggaran sebesar Rp7,51 triliun.

Anies Disarankan Cabut Kebijakan PSBB Jakarta Demi Ekonomi Warga
Indonesia
Anies Disarankan Cabut Kebijakan PSBB Jakarta Demi Ekonomi Warga

Jika PSBB ketat tetap diberlakukan, Rustam mengkhawatirkan kebijakan itu akan berpengaruh terhadap keterpurukan perekonomian masyarakat menengah ke bawah.