Polisi Larang PA 212 dan FUI Bawa Atribut Partai di KPU Massa aksi 212. Foto: Merahputih.com / Derry Ridwansah

MerahPutih.com - Kepolisian Polda Metro Jaya melarang massa Persaudaraan 212 dan Forum Umat Islam (FUI) membawa atribut partai saat menggelar aksi Apel Siaga Umat dengan tema Menuju Pemilu Yang Damai, Jujur Adil Tanpa Kecurangan di depan Kantor KPU, Jakarta Pusat, Jumat (1/3) siang nanti.

"Bendera partai, kita sampaikan di sana tidak boleh dibawa untuk kegiatan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, Jumat (1/3).

Argo mengingatkan, aksi tersebut harus mengikuti aturan Gubernur DKI Jakarta, bahwa kawasan Bundaran HI dilarang untuk kegiatan orasi maupun unjuk rasa.

Diketahui massa tersebut bakal melakukan long march dari Bunderan HI menuju KPU RI, usai solat Jumat. Polisi juga mengalihkan massa ke beberapa masjid di dekat Bundaran HI maupun dekat lokasi Apel Siaga Umat.

Massa 212. Foto: Merahputih.com / Derry Ridwansah

"Terutama berkaitan dengan politik tidak boleh. Jadi kemarin sudah kita komunikasikan," jelasnya.

Polda Metro Jaya juga menerjunkan sebanyak 4.000 personel gabungan dengan Polres Metro Jakarta Pusat. Acara tersebut dihadiri juga Sekjen FUI KH M Alkhaththath.

Sebelumnya, Ketua KPU RI, Arief Budinan mengatakan pihaknya akan menerima massa PA 212 dan FUI untuk menyampaikan aksinya di KPU, pada Jumat (1/3) siang.

Ia pun bakal melayani aspirasi atau suara massa itu. Arif mengaku KPU tak melarang atau menolak kelompok manapun yang ingin menyuarakan aksinya di kantornya yang terletak di Imam Bonjol, Menteng tersebut.

"Setiap orang kelompok organisasi boleh menyuarakan aspirasinya. Mau disuarakan di KPU dimana pun gapapa. KPU tentu akan melayani menerima aspirasi mereka," kata Arief di KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Kamis (28/2). (Asp)

Kredit : asropih


Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH