Polisi Lanjutkan Perkara Makar Eggi Sudjana Eggi Sudjana bersiap menjalani pemeriksaan di Ditkrimum Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (13/5/2019). ANTARA FOTO/Jaya Kusuma/aaa/hp.

MerahPutih.com - Polda Metro Jaya mengusut kembali kasus dugaan makar atas seruan people power Eggi Sudjana.

Polisi akan memanggil tersangka Eggi Sudjana untuk melengkapi berkas perkaranya pada Kamis (3/12) besok.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, pengusutan kembali kasus Eggi Sudjana merupakan perintah Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran yang ingin menuntaskan kasus-kasus lama. Kasus Eggie bergulir sejak 2019 lalu.

Baca Juga:

Eggi Sudjana Pertanyakan Kualitas Nadiem Makarim jadi Menteri Pendidikan

Pada Mei 2019, ia ditetapkan tersangka dan dilakukan penahanan di Polda Metro Jaya hingga pada akhirnya ditangguhkan.

"Skala prioritas programnya (Kapolda) juga menuntaskan kasus-kasus yang lama, menyangkut masalah Eggi itu masalah makar ya," ujar Yusri di Polda Metro Jaya, Rabu (2/12).

Yusri menjelaskan, pemanggilan Eggi pada Kamis besok untuk melengkapi berkas perkara kasus dugaan makar tersebut.

"Kalau dipanggil sebagai tersangka kan untuk melengkapi (berkas)," kata Yusri.

Eggi Sudjana. (Foto: MP/Kanugraha)
Eggi Sudjana. (Foto: MP/Kanugrahan)

Eggi ditetapkan tersangka kasus dugaan makar atas seruan people power yang dilontarkan pada 17 April, di kediaman Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan.

Sejak 14 Mei, Eggi sempat ditahan di Rutan Polda Metro Jaya.

Eggi kemudian mengajukan penangguhan penahanan dengan penjamin anggota Komisi 3 DPR Sufmi Dasco Ahmad dan pihak keluarga Eggi.

Baca Juga:

Prabowo Wajib Bayar Kepercayaan, Eggi: Setahun Tak Ada 'Action' Berarti 'Omdo'

Permohonan penangguhan penahanan itu dikabulkan oleh penyidik sehingga Eggi keluar dari tahanan Polda Metro Jaya pada 24 Juni.

Pada 16 September 2019, Eggi mengirim surat kepada Presiden Joko Widodo untuk meminta klarifikasi soal kasus yang menjeratnya.

Surat itu juga ditujukan kepada Kapolri saat itu Jenderal Tito Karnavian dan Kapolda Metro Jaya saat itu Irjen Gatot Eddy Pramono.

Kuasa hukum Eggi, Alamsyah Hanafiah mempertanyakan apakah Presiden Jokowi merasa terancam digulingkan dari pemerintahan atas seruan people power yang dilontarkan Eggi Sudjana. (Knu)

Baca Juga:

Prabowo Jadi Menteri, Eggi Sudjana: Gerindra Harus Jadi Jongos Jokowi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polri Hargai Temuan Ada Pelanggaran HAM dalam Kasus Penembakan Laskar FPI
Indonesia
Polri Hargai Temuan Ada Pelanggaran HAM dalam Kasus Penembakan Laskar FPI

Komnas HAM menyebut ada pelanggaran saat penembakan terhadap enam laskar Front Pembela Islam (FPI) oleh anggota kepolisian.

Sandiaga Uno Antara Bangun Kementerian dan Cari Panggung Politik
Indonesia
Sandiaga Uno Antara Bangun Kementerian dan Cari Panggung Politik

Masuknya Sandiaga Uno di kursi kabinet menuai reaksi dari berbagai kalangan.

Suku Bunga BI Rendah, Sektor Properti Bangkit
City Property
Suku Bunga BI Rendah, Sektor Properti Bangkit

Kenaikan permintaan rumah tapak ke depannya akan meningkat seiring dengan membaiknya daya beli masyarakat.

Protokol Kesehatan di Bioskop bakal Diperketat
Indonesia
Protokol Kesehatan di Bioskop bakal Diperketat

Wiku menyampaikan bahwa pembukaan aktivitas sosial dan ekonomi, seperti bioskop harus memperhatikan aspek kesehatan secara ketat

Ini Dia Sederet RUU yang Diajukan Dicabut dari Prolegnas 2020
Indonesia
Ini Dia Sederet RUU yang Diajukan Dicabut dari Prolegnas 2020

Di Komisi I DPR pada 2020 hanya akan membahas RUU Perlindungan Data Pribadi

Para Seniman dan Budayawan Yogyakarta Bakal Dapat Bansos
Indonesia
Para Seniman dan Budayawan Yogyakarta Bakal Dapat Bansos

Besaran bansos 600 ribu rupiah per bulan/orang.

28 Hari Isolasi, Anies Akhirnya Negatif COVID-19
Indonesia
28 Hari Isolasi, Anies Akhirnya Negatif COVID-19

Anies Baswedan dinyatakan negatif virus corona setelah menjalani isolasi mandiri selama 28 hari di Rumah Dinas Gubernur.

 Warga Datang ke Kantor Ditlantas Polda DIY Wajib Disemprot di Bilik Antiseptik
Indonesia
Warga Datang ke Kantor Ditlantas Polda DIY Wajib Disemprot di Bilik Antiseptik

"Sensor ini akan menyemprotkan cairan desinfektan jika ada orang di dalamnya," jelas Made di Yogyakarta, Jumat,(27/3).

Pegawai KPK Wajib Ikut Upacara Kemerdekaan dari Tempatnya Masing-Masing
Indonesia
Pegawai KPK Wajib Ikut Upacara Kemerdekaan dari Tempatnya Masing-Masing

Dalam surat itu, setiap pegawai wajib melaporkan kepada atasan masing-masing

Selain Purnomo, PKS Lirik Dua Cucu Paku Buwono XII Lawan Gibran
Indonesia
Selain Purnomo, PKS Lirik Dua Cucu Paku Buwono XII Lawan Gibran

Sejumlah nama calon sudah sudah dikantongi untuk dilakukan penjaringan.