Polisi Langsung Gandeng Komnas HAM Usai Aparat Diserang Massa di Deiyai Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (ANTARA News Papua/Evarukdijati)

Merahputih.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menurunkan tim menyelidiki kasus demo anarkis yang terjadi di Deiyai. Dalam demo itu, massa melakukan penyerangan kepada aparat.

"Memang betul awalnya demo berjalan damai namun tiba-tiba muncul ribuan pendemo dan ada di antara mereka yang menyerang aparat keamanan," ujar Tito di Jayapura, Kamis (5/9).

Baca Juga:

Pemuda Papua Sepakat Tolak Aksi yang Ingin Memisahkan Diri dari Indonesia

Menurut dia, tim yang berasal dari Mabes Polri itu juga melibatkan propam dan Komnas HAM.

Kapolri Jenderal Pol Tito Kanavian, Kamis (5/9) menjenguk Brigadir Dua Dani Taime, salah satu korban saat demo anarkis di Deiyai yang masih dirawat di RS Bhayangkara, Jayapura. (ANTARA/Evarukdijati)

Tim tersebut, kata Tito, diturunkan untuk mendapat laporan serta data yang akurat tentang peristiwa yang terjadi.

"Masyarakat diminta tidak mudah percaya info-info yang dikemas untuk membuat Papua lebih kisruh dan memanaskan yang lain," jelas Tito.

Baca Juga:

Rusuh di Papua Dipicu Rasialisme, Natalius Pigai: Itu Tindakan Perlawanan!

Sebelumnya, aksi demo yang berakhir rusuh itu menyebabkan satu anggota TNI-AD meninggal dunia dan enam anggota TNI-AD dan Polri terluka akibat dipanah dan dianiaya para pendemo yang sempat mengambil 10 pucuk senjata api jenis SS 1 milik TNI AD.

Dari 10 pucuk senpi yang diambil pendemo, sebagaimana dikutip Antara, sembilan pucuk sudah dikembalikan. (*)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH