Polisi Lalu Lintas Janji Bakal Amankan Kelompok Anarko Jika Menyusup Saat Demo Hari Ini Ilustrasi: Kelompok anarko sering menjadi dalang kericuhan saat unjuk rasa. (Foto: Flickr/Osvaldo Gado)

Merahputih.com - Massa dari elemen mahasiswa, buruh, dan organisasi masyarakat (ormas) akan kembali menggelar aksi unjuk rasa memprotes Undang-undang Cipta Kerja.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengingatkan, bagi massa anarko atau pun masyarakat 'tak jelas' untuk tidak ikut serta dalam aksi tersebut, dikarenakan mereka datang hanya untuk melakukan anarkis.

Baca Juga:

Pelajar Anarko Menyusup dan Bikin Rusuh Demo Hari Ini, Kapolda Metro: Harusnya Tidak Boleh

Sambodo mengancam, aparat kepolisian tak segan-segan akan menangkap kelompok yang tak jelas yang masuk dalam aksi demonstrasi UU Cipta Kerja itu.

"Kepada mereka (anarko) kami peringatkan untuk tidak melakukan lagi, kita akan mengamankan supaya kelompk tersebut tidak mengganggu demokrasi unjuk rasa yang sedang berlangsung," ujar Sambodo di Bundaran Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (28/10).

Ilustrasi. (ANTARA/Laily Rahmawaty)

Ia pun menyayangkan pihak anarko tersebut yang hadir saat demo hanya menjadi provokator. Padahal kata dia, sebelum mereka datang aksi unjuk rasa berjalan damai dan tertib, tapi setelah hadir situasi menjadi chaos.

"Beberapa kejadian pengunjuk rasanya sudah tertib kemudian terprovokasi oleh massa-massa yang tidak jelas yang kemudian melakukan tindakan narkis kepada aparat keamanan juga kepada fasilitas publik," terangnya.

Baca Juga:

Mengenal Anarko Sindikalisme dalam Unjuk Rasa

Sambodo sudah berkoordinasi dengan aparat kepolisian di wilayah Tangerang, Depok, dan Bekasi untuk menghalau bila ada massa yang mencurigakan sebagai anarko.

"Kami sudah koordinasi dengan Tangerang Bekasi Depok, untuk memantau kalau memang ada pergerakan baik pergerakan mahasiswa, buruh, dan terutama pergerakan massa-massa yang tidak jelas," ungkapnya. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Nekat Gelar Dangdutan, Wakil Ketua DPRD Tegal Jadi Tersangka
Indonesia
Nekat Gelar Dangdutan, Wakil Ketua DPRD Tegal Jadi Tersangka

Polisi menetapkan Wakil Ketua DPRD Kota Tegal, Wasmad Edi Susilo akhirnya ditetapkan sebagai tersangka setelah menggelar hajatan pernikahan anaknya.

Operator Legislator PDIP Ihsan Yunus Serahkan Dua Sepeda Brompton ke KPK
Indonesia
Operator Legislator PDIP Ihsan Yunus Serahkan Dua Sepeda Brompton ke KPK

Operator anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Ihsan Yunus, Agustri Yogasmara alias Yogas, menyerahkan dua unit sepeda merk Brompton ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sriwjaya Air Siap 'Terbang Domestik' Lagi 13 Mei 2020
Indonesia
Sriwjaya Air Siap 'Terbang Domestik' Lagi 13 Mei 2020

Calon pelanggan harus bisa menunjukkan kelengkapan dokumen fisik saat melakukan check-in

BMKG Ungkap Keunikan Iklim Indonesia Saat Ini
Indonesia
BMKG Ungkap Keunikan Iklim Indonesia Saat Ini

Keunikan itu salah satunya tampak pada kondisi cuaca atau iklim yang kontras

Penyerangan di Polsek Ciracas Diduga karena Info Hoaks, Pelaku Perlu Diproses di Peradilan Umum
Indonesia
Penyerangan di Polsek Ciracas Diduga karena Info Hoaks, Pelaku Perlu Diproses di Peradilan Umum

Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia meminta oknum TNI yang diduga terlibat penyerangan Mapolsek Metro Ciracas

Alasan MRT Jakarta Pilih Ancol Barat Jadi Depo MRT 2B
Indonesia
Alasan MRT Jakarta Pilih Ancol Barat Jadi Depo MRT 2B

Secara teknis dan kajian dari para ahli, kata William, lokasi Ancol Barat lebih efisien dari sisi pembiayaan maupun dari sisi lingkungan.

Matheus Joko Santoso Diduga Berbohong Soal Pungutan Fee Bansos COVID-19
Indonesia
Matheus Joko Santoso Diduga Berbohong Soal Pungutan Fee Bansos COVID-19

Dion Pongkor menduga Pejabat Pembuat Komitmen Kementerian Sosial Matheus Joko Santoso (MJS) berbohong soal pungutan fee untuk bantuan sosial (bansos) COVID-19.

Kejagung Undang KPK Hadiri Gelar Perkara Korupsi Jaksa Pinangki
Indonesia
Kejagung Undang KPK Hadiri Gelar Perkara Korupsi Jaksa Pinangki

Kejagung akan melakukan gelar atau ekspos perkara dugaan korupsi jaksa Pinangki Sirna Malasari pada Selasa (8/9) besok.

Ribut dengan Wakil Ketua KPK, Perilaku Anak Amien Rais Memalukan
Indonesia
Ribut dengan Wakil Ketua KPK, Perilaku Anak Amien Rais Memalukan

"Memalukan sekali apalagi putera seorang tokoh nasional yang seharusnya menjadi panutan publik," kata Indriyanto

Tiga Pihak Ini Diuntungkan dari Isu Kudeta Partai Demokrat
Indonesia
Tiga Pihak Ini Diuntungkan dari Isu Kudeta Partai Demokrat

Moeldoko, yang belum sepopuler AHY, bisa mendapat manfaat secara politik