Polisi Lalu Lintas Duga Orang yang Berkerumun di Kolong Semanggi Kelompok Anarko Ilustrasi: Demosntrasi di jalan tol dalam kota, Penjompongan, Jakarta, Senin, (30/9). (MP/Rizki Fitrianto)

Merahputih.com - Polisi menangkap 18 orang yang berkerumun di kawasan Kolong Jembatan Semanggi, Jakarta Selatan, Rabu (7/10). Diduga belasan orang ini ingin melakukan aksi anarkis apabila ada demo di depan Gedung DPR/MPR.

"Mereka berkumpul tapi tidak jelas tujuannya, kami curiga kelompok Anarko," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo kepada wartawan di Jakarta, Rabu (7/10).

Baca Juga

Demokrat: Sikap Puan Maharani Matikan Mikrofon Tak Sesuai Pancasila

Sambodo menjelaskan, penangkapan kepada 18 orang tersebut setelah pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat. Kemudian, pihaknya yang sedang patroli langsung mendatangi lokasi guna memastikan.

"Iya sudah kita amankan mereka," terang dia.

Namun Sambodo belum bisa menjelaskan secara rinci tujuan dari belasan orang yang ditangkap ini. Pasalnya, aparat kepolisian masih mendalami dengan memeriksa seluruh orang tersebut.

"Kami masih diperiksa seluruhnya," tutup dia.

Para pejalar SMA dan SMK terlibat bentrok dengan kepolisian di Gedung DPR
Massa yang terdiri dari para pelajar bentrok dengan aparat kepolisian di kawasan Palmerah (MP/Rizki Fitrianto)

Masyarakat diminta tidak mudah terpancing berita bohong alias hoaks yang beredar di media sosial yang menyebut demo di depan Gedung DPR/MPR ricuh.

Ditengah aksi penolakan buruh terkait Undang-Undang Cipta Kerja Omnibus Law, video demo ricuh depan Gedung DPR/MPR RI ramai beredar di medsos.

Salah satunya adalah video berdurasi 1 menit 56 detik yang disebut video aksi unjuk rasa pada Selasa 6 Oktober 2020 kemarin di depan Gedung DPR/MPR RI. Hal tersebut dipastikan tidaklah benar.

"Banyak video yang tidak benar beredar di media sosial, itu semuanya tidak benar," ucap Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus.

Baca Juga

DPR Kebut Paripurna RUU Cipta Kerja, Demokrat: Mematikan Kepercayaan Masyarakat

Hingga saat ini situasi di wilayah hukum Polda Metro Jaya masih kondusif. Masyarakat diminta bisa lebih bijak lagi dalam menggunakan medsos. Polisi minta masyarakat bisa saring dulu sebelum sharing.

“Tidak ada massa di depan Gedung DPR yang rusuh," kata dia. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Rumah DP 0 Persen Baru Terjual 100 Unit
Indonesia
Rumah DP 0 Persen Baru Terjual 100 Unit

Kepala Dinas Perumahan Kelik Indriyanto menyebut, jumlahnya masih bertambah karena penjualan masih berjalan.

Pimpinan KPK Klaim Telah Sisir Seluruh Jejak Harun Masiku
Indonesia
Pimpinan KPK Klaim Telah Sisir Seluruh Jejak Harun Masiku

KPK telah menyisir seluruh lokasi yang diinformasikan masyarakat untuk mencari keberadaan caleg PDIP Harun.

Polisi Ringkus 6 Anggota Geng Motor Pelaku Penganiayaan 2 Remaja di Matraman
Indonesia
Polisi Ringkus 6 Anggota Geng Motor Pelaku Penganiayaan 2 Remaja di Matraman

"Iya sudah diamankan oleh tim Satreskrim dan sekarang dalam pemeriksaan intensif," kata dia

UGM Tegaskan RUU Cipta Kerja Sangat Berbahaya
Indonesia
UGM Tegaskan RUU Cipta Kerja Sangat Berbahaya

Dalam penyusunan UU Cipta Kerja, masukan dari akademisi, masyarakat sipil, dan pemangku kepentingan justru diabaikan.

Waspada, Penipuan Catut Nama Wakil Gubernur Jateng Kembali Muncul
Indonesia
Waspada, Penipuan Catut Nama Wakil Gubernur Jateng Kembali Muncul

Nama Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen atau yang akrab disapa Gus Yasin kembali dicatut untuk melakukan penipuan.

Mahasiswa Untar Gugat Mekanisme Pengisian Wagub ke MK
Indonesia
Mahasiswa Untar Gugat Mekanisme Pengisian Wagub ke MK

Pasal 176 UU Pilkada yang mengatur mekanisme pengisian wakil gubernur oleh DPRD berdasarkan usulan partai politik atau gabungan partai politik tidak menciptakan pemilu yang demokratis

Penanganan COVID-19 di Indonesia Diklaim Sudah 'On The Track'
Indonesia
Penanganan COVID-19 di Indonesia Diklaim Sudah 'On The Track'

Muhadjir menilai kasus konfirmasi positif COVID-19 di Indonesia bisa terkendali

Putri Megawati Desak Jokowi Gratiskan Biaya Tes Corona
Indonesia
Putri Megawati Desak Jokowi Gratiskan Biaya Tes Corona

Jubir pemerintah menegaskan tes corona gratis, tetapi harus atas permintaan dokter, bukan keinginan mandiri pasien.

 Menko PMK Tegaskan Pemerintah Tengah Bentuk Satgas Penanganan Covid-19
Indonesia
Menko PMK Tegaskan Pemerintah Tengah Bentuk Satgas Penanganan Covid-19

“Konsep sudah saya ajukan ke Presiden. Kita sedang menunggu arahan lebih lanjut dari beliau. Ini bukan crisis center ya, hanya gugus tugas,” kata Muhadjir di Jakarta.

Banjir Rusak 76 Pompa Air Milik Dinas SDA DKI Jakarta
Indonesia
Banjir Rusak 76 Pompa Air Milik Dinas SDA DKI Jakarta

"Total pompa yang rusak setelah tanggal 1 (Januari 2020) itu 76," kata Dudi