Polisi Kerahkan Anjing Pelacak Kejar Napi Asal Tiongkok ke Hutan Tenjo Cai Changpan, napi kabur dari Lapas Tangerang. (Dok. Istimewa)

MerahPutih.com - Polisi bersama pihak Lapas Klas I Tangerang masih mengejar narapidana (napi) yang kabur dari Lapas bernama Cai Changpan alias Cai Ji Fan yang diketahui berada di hutan di kawasan Tenjo, Bogor, Jawa Barat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengungkapkan, saat ini telah menurunkan anggota Brimob Polda Metro Jaya dan anjing pelacak (K-9) untuk mencari keberadaan Cai Changpan.

“Tim masih bergerak, tim dari Krimum, Narkoba, Brimob dan Polres. Kita juga juga turunkan (anjing pelacak) K-9 di lapangan untuk mengejar, mudah-mudahan kita menangkap yang bersangkutan,” kata Yusri kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Selasa (6/10).

Baca Juga

Kabur dari Lapas Tangerang, Napi asal Tiongkok Diburu sampai Hutan Belantara

Selain itu, kata Yusri, pihaknya juga telah memperluas pencarian sang napi dari hutan di wilayah Bogor, Jawa Barat, hingga ke permukiman warga di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur. Hal ini karena Cai sempat keluar hutan untuk mencari makan.

“Kita ketahui kan bahwa hutan Tenjo ini cukup luas itu sekitar 7 kelurahan dengan 34 desa di sana,” ucapnya.

Yusri mengungkapkan pihaknya meminta kepada masyarakat untuk memberikan informasi jika ada yang mengetahui keberadaan Cai Changpan dengan menyebarkan poster buronan.

Diketahui, Cai Ji Fan narapidana asal Tiongkok di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Klas 1 Tangerang melarikan diri melalui gorong-gorong yang dibuatnya selama enam bulan, pada Senin (14/9).

Belakangan diketahui bahwa Cai Ji Fan menggali gorong-gorong tersebut dengan menggunakan alat perkakas bangunan seperti sekop, obeng hingga pompa air.

Selain itu, pemeriksaan saksi yang ada, ternyata terpidana itu sempat membeli rokok di sekitar lapas dan pulang ke rumahnya setelah kabur. Saat ini, polisi dan pihak lapas sudah berkoordinasi dengan Ditjen Imigrasi Kemenkumham RI untuk mencegah Cai ke luar negeri.

Baca Juga

Napi yang Kabur dari Lapas Tangerang Pernah Ikut Pendidikan Militer di Tiongkok

Selain itu, juga telah berkoordinasi dengan Disdukcapil untuk memblokir KTP yang bersangkutan. Sebab, pria asal Tiongkok itu diketahui telah berpindah kewarganegaraan Indonesia dan memiliki e-KTP. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
SBMPTN 2021 Solusi Gagal Masuk Kampus Negeri Jalur Undangan, Intip Caranya
Indonesia
SBMPTN 2021 Solusi Gagal Masuk Kampus Negeri Jalur Undangan, Intip Caranya

Pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) ditutup 1 April 2021.

Ratusan Prajurit TNI Dikerahkan ke Perbatasan RI-Timor Leste
Indonesia
Ratusan Prajurit TNI Dikerahkan ke Perbatasan RI-Timor Leste

Sebanyak 400 prajurit Batalyon Infanteri 742/Satya Wira Yudha dikirim untuk melaksanakan operasi pengamanan perbatasan di sektor bagian timur perbatasan RI-RDTL.

Reaksi Kemarahan Munarman FPI Tahu Rekeningnya Diblokir
Indonesia
Reaksi Kemarahan Munarman FPI Tahu Rekeningnya Diblokir

Munarman mengaku, BNI telah mengirimkan surat pemberitahuan ini kepadanya.

Masyarakat Diprediksi Tak Patuhi 'New Normal' Meski TNI-Polri Sudah Dilibatkan
Indonesia
Masyarakat Diprediksi Tak Patuhi 'New Normal' Meski TNI-Polri Sudah Dilibatkan

Harusnya ada penjelasan secara gamblang maupun intens dari pemerintah soal penyebaran corona

KPK Beberkan Potensi Kerugian Negara dan Benturan Kepentingan di Proyek Vaksin
Indonesia
KPK Beberkan Potensi Kerugian Negara dan Benturan Kepentingan di Proyek Vaksin

Komisi Pemberantasan Korupsi membeberkan adanya potensi kerugian negara dalam program pengadaan vaksin COVID-19.

Ma'ruf Amin: Keberlakuan Fatwa Sinovac Masih 'Muallaq'
Indonesia
Ma'ruf Amin: Keberlakuan Fatwa Sinovac Masih 'Muallaq'

Wapres juga mengapresiasi kerja MUI yang cepat dan sigap

Dualisme Ketum Demokrat Bakal Munculkan Beberapa Kemungkinan ke Depan
Indonesia
Dualisme Ketum Demokrat Bakal Munculkan Beberapa Kemungkinan ke Depan

Emrus Sihombing memprediksi ada empat kemungkinan terjadi ke depan dengan adanya dua nakhoda di Partai Demokrat (PD).

Mahfud MD Tegaskan Pemerintah tak Proses Hukum Din Syamsuddin
Indonesia
Mahfud MD Tegaskan Pemerintah tak Proses Hukum Din Syamsuddin

Untuk itu, pemerintah tidak akan pernah memproses hukum Din atas sikap kritisnya.

Anies Klaim Banjir di Jakarta Sudah Surut
Indonesia
Anies Klaim Banjir di Jakarta Sudah Surut

"Dini hari jam 3 pagi tadi dipastikan 100 persen sudah surut," kata Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan

Akui Pakai Narkoba Dua Bulan, Catherine Wilson Merasa Bodoh
Indonesia
Akui Pakai Narkoba Dua Bulan, Catherine Wilson Merasa Bodoh

Artis yang juga pemakai narkona Catherine Wilson menyampaikan permohonan maafnya kepada masyarakat.