Polisi Kerahkan 350 Personel Amankan Penetapan Gibran-Teguh Pemenang Pilkada Solo Paslon Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa bakal ditetapkan sebagai pemenang Pilwakot Solo 2020. (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Polresta Surakarta, Jawa Tengah, menerjunkan sebanyak 350 personel gabungan untuk mengamankan acara penetapan paslon Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa sebagai pemenang Pilwakot Solo 2020.

Selama acara berlangsung peserta hanya dibatasi 25 persen. Hal tersebut Sesuai Surat Edaran (SE) Wali Kota Solo Nomor 067/036 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk Pengendalian Penyebaran COVID-19 di Solo.

Baca Juga

Gibran Tidak Bisa Membuat Kebijakan Saat Jadi Wali Kota Solo, Ini Penyebabnya

Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan, pihaknya telah menerima pemberitahuan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait adanya kegiatan penetapan paslon pemenang Pilwakot Solo pada Kamis (21/1).

"Kami sudah diberitahu KPU terkait adanya agenda penetapan paslon pemenang Pilwakot Solo. Sebanyak 350 personel sudah kita siapkan untuk mengamankan acara tersebut," ujar Ade, Senin (18/1).

Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak. (MP/Ismail)
Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak. (MP/Ismail)

Ade mengatakan pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup. Selama pengamanan berlangsung tetap menerapkan protokol kesehatan penanganan COVID-19.

"Kami juga mengingatkan pada KPU agenda tersebut diadakan di tengah berlangsungnya PPKM. Jadi harus benar-benar tidak ada kerumunan," katanya.

Sesuai aturan PPKM di Solo yang berlangsung tanggal 11-25 Januari, lanjut Ade, peserta kegiatan hanya dibatasi 25 persen dan tetap mematuhi protokol kesehatan. Ia tidak ingin acara tersebut menimbulkan kerumunan sehingga akan dilakukan pemantauan.

"Kami akan mengecek langsung di lokasi. Sterilisasi akan dilakukan di Hotel Swissbel Solo lokasi acara," ucap dia

Ia menghimbau pada kepada masyarakat untuk tidak menggelar konvoi jalanan saat acara berlangsung sampai selesai. Polresta Surakarta akan menindak tegas dengan membubarkan paksa jika nekat menggelar konvoi.

"Kami terjunkan Tim TPK (Tim Pengurai Kerumunan), baik di tingkat Kecamatan maupun di lokasi acara. Pengamanan dibagi menjadi 3 ring," tutup dia. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga

Vaksinasi Sinovac di Solo Dimulai Besok, Gibran Siap Jika Diminta Suntik Duluan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
DPRD Minta Anies Bongkar Anggaran Tak Terduga Buat Tangani Corona
Indonesia
DPRD Minta Anies Bongkar Anggaran Tak Terduga Buat Tangani Corona

Penambahan anggaran itu tak hanya disalurkan untuk pembelian beberapa alat kesehatan

Ngotot Bahas RUU Cipta Kerja di Tengah Masa Reses, DPR Dinilai Tebang Pilih
Indonesia
Ngotot Bahas RUU Cipta Kerja di Tengah Masa Reses, DPR Dinilai Tebang Pilih

Pembahasan RUU Cipta Kerja dibolehkan pada saat reses, padahal ini jelas-jelas membuat anggota tidak bisa kembali ke dapil.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy Terpapar COVID-19
Indonesia
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy Terpapar COVID-19

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy masuk rumah sakit setelah terinfeksi virus corona awal pekan ini.

Bos KAMI Bakal Diperiksa Terkait Kasus Dugaan Ujaran Provokasi UU Cipta Kerja
Indonesia
Bos KAMI Bakal Diperiksa Terkait Kasus Dugaan Ujaran Provokasi UU Cipta Kerja

"Karena memang itu menjadi salah satu proses penyidikan, yaitu sebagai saksi," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Awi Setiyono

Pantau Kedisiplinan Warga, Panglima TNI dan Kapolri Sidak Pasar Tanah Abang
Indonesia
Pantau Kedisiplinan Warga, Panglima TNI dan Kapolri Sidak Pasar Tanah Abang

Sesampainya di pasar Tanah abang, Panglima TNI dan Kapolri langsung berkeliling menuju ke lapak lapak pedagang yang masih buka.

Survei IPO: 26 Persen Responden Yakin Prabowo Bakal Kalah Lagi di Pilpres 2024
Indonesia
Survei IPO: 26 Persen Responden Yakin Prabowo Bakal Kalah Lagi di Pilpres 2024

Dedi menjelaskan jika persentase keyakinan responden atas kalahnya Prabowo bisa mempengaruhi pilihan di saat Pilpres benar-benar dilakukan.

 Pemerintah Umumkan Dua Pasien Lagi yang Positif Virus Corona
Indonesia
Pemerintah Umumkan Dua Pasien Lagi yang Positif Virus Corona

Yurianto menjelaskan kasus 05 merupakan seorang pria berusia 55 tahun, diketahui positif COVID-19 berdasarkan hasil pemeriksaan lanjutan dari penelusuran klaster Jakarta.

DPR Desak Kapolri Ungkap Bos Besar Narkoba di Indonesia
Indonesia
DPR Desak Kapolri Ungkap Bos Besar Narkoba di Indonesia

Anggota Komisi III DPR F-Golkar Andi Rio Idris Padjalangi juga meminta Kapolri mengungkap bandar-bandar besar yang terlibat dalam peredaran narkoba

Kondisi Terkini Gunung Semeru Usai Erupsi
Indonesia
Kondisi Terkini Gunung Semeru Usai Erupsi

"Kawasan lereng Gunung Semeru sudah nampak melandai," ucap Kepala Seksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur (Jatim), Satriyo Nur Seno.

Pemerintah Tambah 6 Perusahaan Pemungut Pajak Digital
Indonesia
Pemerintah Tambah 6 Perusahaan Pemungut Pajak Digital

Saat ini terdapat 51 pelaku usaha pemungut PPN produk digital luar negeri