Polisi Kejar Pembakar Pria Diduga Maling Amplifier Musala di Cikarang

MerahPutih.com - Seorang pria berinisial MA, yang berprofesi tukang reparasi amplifier, dikeroyok warga yang main hakim sendiri. Tak berhenti sampai di situ, warga yang sudah gelap mata itu membakar hidup-hidup MA.

Peristiwa bermula saat MA hendak salat di musala Al-Hidayah di Desa Hurip Jaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi pada Selasa (1/8/2017) sekitar pukul 16.30 WIB.

Namun, saksi yang melihat gerak-gerik mencurigakan MA sebagai pencuri. Setelah mengamati MA, saksi masuk ke dalam musala memeriksa amplifier milik musala.

Saat amplifier dilihatnya tak ada di tempat, saksi mengajak beberapa orang mengejar MA. Saat bertemu dengan MA, tanpa ampun massa menghujani warga Kampung Jati, Desa Cikarang Kota, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi dengan bogem mentah bertubi-tubi. Pengeroyok MA kemudian menyulut api dan membakar ayah dari anak laki-laki berusia 4 tahun dan satu lagi masih di dalam kandungan berusia 6 bulan.

Polisi, seperti dituturkan Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Asep Adi Saputra masih mencari pengeroyok dan pembakar MA. Asep menyayangkan tindakan main hakim sendiri warga terhadap MA, sebelum menjalani proses pengadilan.

"Saya kira tindakan ini juga tidak dibenarkan. Main hakim sendiri namanya. Tidak boleh begitu," kata Asep.

Saat ini, MA telah dimakamkan pada Rabu (2/8/2017) sore di TPU Kedondong, BTN Buni Asih Kongsi, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. (*)



Luhung Sapto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH