Polisi Kantongi Calon Tersangka Kasus Perekaman Tamu Hotel Kapsul saat Mandi Ilustrasi. (Foto: MP/Pixabay @KC_Woon)

MerahPutih.com - Kasus seorang tamu hotel kapsul Bobobox di Jakarta Pusat yang direkam saat mandi memasuki babak baru. Kasus tersebut kini sudah naik dari penyelidikan menjadi tahap penyidikan.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Teuku Arsya Khadafi mengatakan, dalam gelar perkara, penyidik telah menemukan adanya dugaan pelanggaran pidana dari alat bukti, keterangan saksi, korban, maupun terduga pelaku.

"Kami akan lakukan lagi proses pemenuhan berkas nantinya, juga kami akan melibatkan ahli (digital) forensik untuk menjelaskan alat bukti itu terkait dengan pasal yang dipersangkakan," ungkap Arsya kepada Merahputih.com di Jakarta, Jumat (21/5).

Baca Juga:

Kapolres Jakarta Pusat Tak Segan Hajar Preman yang Bikin Resah Warga

Arsya menuturkan, terduga pelaku merupakan tamu hotel yang juga menyewa kamar di hotel itu.

"Terkait identitas nanti kita akan sampaikan pada saat kita sudah melakukan gelar untuk peningkatan sebagai tersangkanya," jelas Arsya.

Menyoal apakah sudah ada yang ditetapkan tersangka, Arsya menyampaikan belum.

Namun, penyidik sebelumnya sudah meminta keterangan dari terduga pelaku. Selanjutnya akan kembali melakukan gelar perkara untuk menetapkan tersangka.

"Terduga pelaku sudah pernah kami mintakan klarifikasi dan kemudian kami juga sudah mendapatkan bukti tambahan. Sehingga, apa yang dilaporkan ini sudah bisa kita naikkan ke sidik," katanya.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Teuku Arsya Khadafi. (Foto: MP/Kanugrahan)
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Teuku Arsya Khadafi. (Foto: MP/Kanugrahan)

Diketahui, seorang pria tamu salah satu hotel kapsul di Jakarta Pusat menyampaikan melalui akun media sosial Twitter kalau dirinya menjadi korban pelecehan karena direkam saat mandi.

Korban menceritakan secara detail kronologi kejadian melalui akun Twitter saat memergoki seseorang yang diduga merekamnya menggunakan kamera handphone ketika dirinya sedang mandi.

Korban telah melaporkan kejadian itu ke petugas hotel dan pihak hotel mendukung yang bersangkutan untuk membuat laporan polisi.

Baca Juga:

Polisi Tangkap Tiga Kurir Narkoba di Jakarta Pusat

Terkait hal ini, pihak Bobobox pun angkat bicara. CEO Bobobox Indra Gunawan menyampaikan sudah mengusut dugaan pelecehan yang dialami korban.

"Dengan bantuan seluruh sumber daya yang ada, kami melakukan investigasi internal," kata dia dalam keterangan tertulis.

Indra mengklaim telah mengantongi identitas terduga pelaku.

"Bersama dengan korban, kami siap maju bersama untuk menindaklanjuti hal ini," tandas dia. (Knu)

Baca Juga:

Polres Metro Jakarta Pusat Bagikan Ratusan Modem Bantu Siswa Belajar Online

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pembayaran Ditunda, PHRI Setuju Isolasi di Hotel Dihentikan
Indonesia
Pembayaran Ditunda, PHRI Setuju Isolasi di Hotel Dihentikan

Pembayaran menjadi hal yang sangat sensitif di saat industri hotel dalam situasi yang kurang baik semenjak adanya pandemi COVID-19.

1,7 Juta Kendaraan Pemudik Tinggalkan Jabodetabek, Terbanyak Menuju Tol Trans Jawa 
Indonesia
1,7 Juta Kendaraan Pemudik Tinggalkan Jabodetabek, Terbanyak Menuju Tol Trans Jawa 

Angka kumulatif arus lalu lintas sejak 22 April dari empat gerbang tol (GT) Barrier yang meninggalkan wilayah Jabodetabek.

KPK Perpanjang Penahanan Aa Umbara 30 Hari ke Depan
Indonesia
KPK Perpanjang Penahanan Aa Umbara 30 Hari ke Depan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahanan Bupati Bandung Barat nonaktif Aa Umbara Sutisna selama 30 hari ke depan.

 KPK Gelar OTT di Bekasi, Wali Kota Diduga Terciduk
Indonesia
KPK Gelar OTT di Bekasi, Wali Kota Diduga Terciduk

KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum sejumlah pihak yang ditangkap tersebut.

Kemendagri Bangun Sistem Informasi Terpadu Politik dan Pemerintahan Umum
Indonesia
Kemendagri Bangun Sistem Informasi Terpadu Politik dan Pemerintahan Umum

Koordinasi dalam penyelenggaraan program, kegiatan, dan isu-isu strategis di lingkungan badan kesatuan bangsa dan politik (kesbangpol) provinsi dan kabupaten/kota dapat dilakukan dengan cepat.

Jenguk Mantan Komandannya, Ini yang Disampaikan Prabowo ke Subagyo HS
Indonesia
Jenguk Mantan Komandannya, Ini yang Disampaikan Prabowo ke Subagyo HS

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bersilaturahmi sekaligus menjenguk mantan komandannya yang juga tokoh militer Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Subagyo Hadi Siswoyo (HS) dikediamannya di Yogyakarta, Minggu (8/5).

Permintaan Pengurangan Karantina Bagi Atlet Dibawa ke Presiden
Indonesia
Permintaan Pengurangan Karantina Bagi Atlet Dibawa ke Presiden

Panjangnya masa karantina dinilai juga menyulitkan perwakilan oganisasi olahraga internasional yang berencana ke Indonesia.

Cerita Warga Surabaya Sehari 3 Kali Antre Buat Isi Tabung Oksigen
Indonesia
Cerita Warga Surabaya Sehari 3 Kali Antre Buat Isi Tabung Oksigen

"Ya saya harus rela antre, untuk mengisi oksigen ini sampai tiga kali dalam sehari. Untuk sekali pengisian tabung kecil (1 m3) di sini harganya Rp 35 ribu," ujar seorang warga Surabaya.

Asosiasi Diminta Bikin Mekanisme Warga Datangi Mal Saat PPKM Level 4
Indonesia
Asosiasi Diminta Bikin Mekanisme Warga Datangi Mal Saat PPKM Level 4

"Ini nanti akan diawasi secara bersama (aparat keamanan dan pemprov) secara berkesinambungan dan berkelanjutan," ujar Riza.

Majelis Hakim Beberkan Hal yang Memberatkan Munarman
Indonesia
Majelis Hakim Beberkan Hal yang Memberatkan Munarman

Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur menjatuhkan vonis tiga tahun penjara terhadap Munarman selaku terdakwa kasus dugaan tindak pidana terorisme. Dalam putusan tersebut, majelis hakim turut membeberkan hal-hal yang memberatkan.