Klaim Temukan Petunjuk Kuat, Polri Janji Tangkap Penyerang Novel Secepatnya Penyidik Senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. (Foto: merahputih.com/Ponco Sulaksono)

MerahPutih.om - Kadiv Humas Polri Irjen Mochammad Iqbal meyakini pelaku penyerangan terhadap penyidik KPK Novel Baswedan bakal segera tertangkap. Iqbal mengatakan tim teknis sudah mendapatkan bukti petunjuk signifikan yang mengarah ke pelaku.

“Kita sudah mendapatkan petunjuk yang signifikan tentang upaya terungkapnya kasus ini. Kami sangat optimis untuk segera menyelesaikan kasus ini,” kata Iqbal kepada wartawan di Jakarta, Selasa (10/12).

Baca Juga

Novel Baswedan Mundur dari KPK?

Mengenai motif dari tindakan penyerangan terhadap Novel Baswedan itu, Iqbal mengemukakan, Polri akan menyampaikan ke publik, ke media, setelah kasus terang benderang terungkap jelas. Ia mengatakan, itu semua bakal terungkap tak lama lagi.

“Insya Allah tidak akan sampai berbulan-bulan. Doakan, Insya Allah daalam waktu dekat,” tegas Iqbal.

Saat ini sudah 73 saksi yang diperiksa Polri. Selain itu, adapula 114 toko kimia dan 38 titik CCTV tengah diteliti di laboratorium forensik Mabes Polri dan di Australia.

Novel Baswedan sedih koruptor kini makin bebas dan aman dari ancaman pidana
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan (tengah). (ANTARA FOTO/Reno Esnir)

“Ini adalah salah satu bukti bahwa kami sangat serius. Sabar saja, tidak akan lama lagi,” jelas Iqbal yang juga mantan Wakapolda Jawa Timur ini.

Baca Juga

Komitmen Polri Tangkap Penyerang Novel Baswedan Dipertanyakan

Iqbal menambahkan, Presiden Jokowi sendiri tidak lagi memberikan tenggat waktu kepada Kapolri. Menurut dia, Jokowi hanya berpesan agar Polri mengungkap kasus ini secepat mungkin.

"Enggak ada (tenggat waktu), cuma segera," ujar dia.

Awal Desember 2019 sejatinya merupakan tenggat waktu yang ditetapkan Jokowi kepada Polri untuk melakukan hal tersebut. Namun, pada kenyataannya, kasus itu pun tak kunjung terungkap. Hal ini disesali oleh Novel. Menurut Novel, polri sudah diberi waktu terlalu lama untuk mengungkap kasus yang menimpanya.

"Saya pastinya enggak tahu, cuma setelah empat kali diberi waktu sama Pak Presiden, masak iya perintah Presiden diabaikan? Kan keterlaluan," ujar Novel kepada wartawan beberapa waktu lalu.

Baca Juga

Hari Antikorupsi, Novel Baswedan Singgung Kemenangan Koruptor

Ia masih percaya bahwa Presiden Jokowi ingin kasus ini segera diselesaikan.

"Saya kira apa yang disampaikan Pak Presiden kan mesti kita percaya. Kalau enggak percaya, percaya siapa lagi," ujar Novel. (Knu)



Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH