Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Ulang Mantan Kapolda Metro Jaya Pekan Depan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono. (Antara/Ricky Prayoga)

Merahputih.com - Polisi menjadwalkan pemeriksaan ketiga terhadap mantan Kapolda Metro Jaya Komjen (Purn) Mochammad Sofyan Jacob sebagai tersangka atas kasus dugaan makar.

"Penyidik sudah menjadwalkan ulang. Nanti diperiksa Senin, 17 Juni 2019," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, Selasa (11/6).

Sofyan tak bisa menghadiri panggilan kedua pada Senin, 10 Juni 2019, yang merupakan pemeriksaan perdana sebagai tersangka dengan alasan sakit. Sebelumnya, ia juga telah diperiksa sebagai saksi pada Mei lalu.

BACA JUGA: Penyidik Dinilai Tak Main-main Tetapkan Mantan Kapolda Metro Sebagai Tersangka Makar

Terkait ketidakhadiran itu, ia meminta penyidik menjadwalkan ulang. Permohonan jadwal ulang disampaikannya ke polisi melalui kuasa hukumnya Ahmad Yani.

"Ya, hari ini Sofyan Jacob dijadwalkan pemeriksaan, tapi beliau berhalangan karena sakit. Pada hari ini kami antar ke penyidik untuk dijadwalkan ulang," ujar Ahmad Yani di Polda Metro Jaya, dikutip Antara.

Ahmad Yani mengaku mengajukan permohonan penjadwalan ulang untuk memeriksa kliennya pekan depan. Jika sudah ada jadwal ulang, ia siap hadir bersama Sofyan. "Kami siap hadirkan Soyfan Jacob," tuturnya.

Mantan Kapolda Metro Jaya Komjen (Purn) Sofyan Jacob
Mantan Kapolda Metro Jaya Komjen (Purn) Sofyan Jacob ditetapkan sebagai tersangka kasus makar (Foto: konfrontasi.com)

Sofyan Jacob ditetapkan sebagai tersangka pada Rabu, 29 Mei 2019. Status saksi dinaikkan penyidik menjadi tersangka usai memeriksa sejumlah saksi dan menggelar perkara.

Bukti kuat Sofyan diduga telah berbuat makar terdapat pada sebuah rekaman video. "Bukti makar, ada ucapan dalam bentuk video," ujar Argo.

BACA JUGA: Diperiksa Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Makar, Mantan Kapolda Metro Jaya Sakit

Sofyan dilaporkan oleh seseorang di Bareskrim Mabes Polri, yang disebut Argo sama dengan pelapor Eggi Sudjana dan Kivlan Zen. Selanjutnya, laporan terhadap Sofyan itu dilimpahkan ke Polda Metro Jaya.

Sofyan disangka melanggar Pasal 107 KUHP dan atau 110 KUHP juncto Pasal 87 KUHP dan atau Pasal 14 ayat 1 dan ayat 2 dan atau Pasal 15 Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana.

Dia diduga melakukan kejahatan terhadap keamanan negara atau makar, menyiarkan suatu berita yang dapat menimbulkan keonaran di kalangan masyarakat, atau menyiarkan kabar yang tidak pasti. (*)


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH