Polisi Harus Cari Otak Pembunuh Jurnalis di Sumatera Utara Ilustrasi penembakan.

MerahPutih.com - Kasus penembakan terhadap jurnalis Mara Salem Harahap alias Marsal Harahap (42), di Nagori Karang Anyar, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut) menuai kecaman.

"Ini peristiwa sangat miris, di tengah perintah Kapolri untuk pemberantasan preman justru terjadi terhadap wartawan," kata pengamat kepolisian, Gardi Gazarin, Minggu (20/6).

Baca Juga:

Jurnalis Tewas Ditembak Orang Tak Dikenal, Kapolda Sumut Pastikan Usut Tuntas

Menurut Gardi, ketika Presiden Joko Widodo dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan instruksi pemberantasan preman, justru terjadi pembunuhanmenggunakan senjata api di jalan.

"Sangat miris di tengah perintah Presiden untuk memberantas premanisme malah wartawan jadi sasaran," ungkap Gardi yang juga wartawan senior ini.

Gardi mendesak Polri mengusut tuntas penembakan terhadap wartawan dan menangkap otak pelaku pembunuhan, termasuk mengusut senjata api yang digunakan untuk menghabisi korban.

Kapolri harus segera perintahkan Kapolda Sumut Irjen Panca Putra Simanjuntak, secepatnya menangkap pelaku dan dalang pembunuhan keji terhadap wartawan ini.

"Termasuk mengusut senjata api yang digunakan," katanya.

Gardi yakin, jika peristiwa ini tak terungkap, keselamatan terhadap Jurnalis lainnya bakal terancam.

Demo wartawan.
Demo wartawan.( Foto: Antara)

"Kejadian ini tidak membuat awak media jadi takut untuk memberitakan kebenaran. Jangan takut, beritakan fakta sebenarnya," tegasnya pria yang juga Ketua Presidium Indonesia Cinta Kamtibmas (ICK) ini.

Mara Harahap ditemukan warga dengan kondisi kritis di dalam mobil BK 1921 WR, tak jauh dari kediamannya, di Huta VII, Nagori Karang Anyer, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, sekitar pukul 23.30 WIB, Jumat (18/6) malam.

Pada saat ditemukan, ada luka tembak di bagian tubuhnya diduga berasal dari peluru tajam. Warga kemudian membawa korban ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Namun, dalam perjalanan menuju RS Vita Insani korban meninggal dunia.

Baca Juga:

Dituduh Menabrak, Wartawan Online di Surabaya Dianiaya Orang Tak Dikenal

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Fraksi PAN Dukung Jakarta Lockdown Akhir Pekan
Indonesia
Fraksi PAN Dukung Jakarta Lockdown Akhir Pekan

Belajar dari PPKM, Lukmanul meminta agar lockdown akhir pekan disertai dengan penegakan hukum yang lebih tegas.

Pembantaian Satu Keluarga di Sigi Bukti Negara Tak Hadir Melindungi Warga
Indonesia
Pembantaian Satu Keluarga di Sigi Bukti Negara Tak Hadir Melindungi Warga

"Kelompok MIT ini sudah beberapa kali melakukan aksi teror dengan memenggal kepala orang yang dianggap sebagai musuh," jelas Stanislaus

Debat Gibran Vs Bajo Diadakan Dua Putaran
Indonesia
Debat Gibran Vs Bajo Diadakan Dua Putaran

debat kandidat Pilwakot Solo berpotensi mengundang daya tarik masyarakat. Hal itu membuat dua stasiun televisi nasional berebut hak siar esklusif debat kandidat cawali Pilwakot Solo 2020.

Viral Bupati Sukoharjo Adu Mulut dengan Pedagang Makanan, Ini Kata Satpol PP
Indonesia
Viral Bupati Sukoharjo Adu Mulut dengan Pedagang Makanan, Ini Kata Satpol PP

Bupati Wardoyo bersama sejumlah petugas Satpol PP mendatangi tempat makan Marki Food Center di Dukuh Dompilan.

KPK Beberkan Tujuh Kepala Daerah Terlibat Kasus Jual Beli Jabatan, Siapa Saja?
Indonesia
KPK Beberkan Tujuh Kepala Daerah Terlibat Kasus Jual Beli Jabatan, Siapa Saja?

Jual beli jabatan menjadi salah satu modus korupsi yang kerap dilakukan kepala daerah

Sarankan Anak TK Tak BJJ, Kak Seto: Kenapa Enggak Belajar dengan Ayah dan Bunda di Rumah
Indonesia
Banding Ditolak, Kubu Rizieq Singgung Soal Kedzaliman
Indonesia
Banding Ditolak, Kubu Rizieq Singgung Soal Kedzaliman

"Siapa dzalim di dunia pasti akan dibalas dunia akhirat. Siapa adil di dunia pasti akan dibalas dunia akhirat. NKRI harga mati, keadilan sampai mati," tutupnya

Transaksi Keuangan Digital Bakal Capai Rp 370 Triliun di 2021
Indonesia
Transaksi Keuangan Digital Bakal Capai Rp 370 Triliun di 2021

Tiga lini ekonomi digital yang diperkirakan akan tumbuh pesat adalah e-commerce, uang elektronik (e-money),dan layanan perbankan digital (digital banking).

Tak Bisa Tunjukkan Kartu Vaksin, Ratusan Pengunjung Ditolak Masuk Mal
Indonesia
Tak Bisa Tunjukkan Kartu Vaksin, Ratusan Pengunjung Ditolak Masuk Mal

Pengelola Solo Grand Mal (SGM) mencatat sebanyak ratusan orang ditolak masuk mal. Penolakan tersebut dilakukan karena menunjukkan kartu fisik bukti vaksin saat akan masuk mal.

Lebaran Usai, Ribuan Pemudik Masih Wara-wiri di Jatim
Indonesia
Lebaran Usai, Ribuan Pemudik Masih Wara-wiri di Jatim

Di perbatasan Jawa-Bali juga terdapat satu pos penyekatan khusus. Di sana, petugas berhasil menjaring 570 kendaraan. Yakni terdiri 249 sepeda motor, 283 mobil, 23 bus dan 15 mobil barang.