Polisi Harus Bongkar Jual Beli Senjata di Balik Penembakan Aparat Dishub di Makassar Rilis pengungkapan kasus penembakan pegawai Dishub Makassar di Makassar, Sulsel, Senin (18/4/2022). ANTARA/Muh Hasanuddin

MerahPutih.com - Fakta baru terungkap dalam kasus penembakan pegawai Dishub Kota Makassar Najanuddin Sewang.

Dalam perkara itu, polisi telah menetapkan lima orang tersangka berinisial MIA (Kasatpol PP Makassar), SU, CA, AS, dan SL.

Bahkan, disinyalir ada bisnis jual beli senjata dari jaringan teroris via online.

Baca Juga:

Kasatpol PP Bunuh Pegawai Dishub, Polrestabes Makassar: Sudah Terencana

Pengamat kepolisian Gardi Gazarin meminta Polrestabes Makassar mengusut tuntas modus baru jual beli senjata api (senpi) organik yang dibeli dari jaringan teroris via online.

Gardi menyebut, transaksi itu tidak bisa dibiarkan, mengingat proses penjualan senpi ilegal itu sangat rapi.

Sehingga, perlu kontrol pengawasan koordinasi intens antara aparat berwenang dan Densus 88 Polri segera turun ikut mengusut.

"Termasuk seluruh jasa ekspedisi online tidak boleh abai atas pengiriman benda berbahaya ini," kata Gardi kepada wartawan di Jakarta, Selasa (19/4).

Menurut Gardi, polisi tidak bisa berhenti pada eksekutor sampai otak pelaku penembakan itu, tetapi juga harus mengungkap transaksi senjata api ilegal itu.

Gardi khawatir, jika hal ini tidak dituntaskan, kekhawatiran ke depan akan banyak korban penyalahgunaan senpi ilegal.

"Apalagi sampai bisa dibeli dengan begitu mudahnya secara online," terang Ketua Indonesia Cinta Kamtibmas yang juga wartawan senior di Kepolisian ini.

Gardi menyatakan, polisi harus melibatkan pihak atau instansi terkait tentang penggunaan dan penjualan senjata api agar semua peredaran senjata api ilegal bisa dihentikan.

"Begitu juga lebih mengintensifkan daftar ulang izin kepemilikan senjata api legal di bawah kontrol Polda dan instansi berwenang lainnya," harap Gardi.

Baca Juga:

Polisi Jamin Tidak Ada Penyekatan saat Mudik Lebaran

Sekadar informasi, Kapolrestabes Makassar Kombes Budhi Haryanto mengatakan, pelaku membeli pistol untuk menembak pegawai Dishub Makassar Najamuddin Sewang dari jaringan teroris.

"Pistol jenis revolver itu dibeli secara online (daring) oleh tersangka via jaringan teroris," kata Kombes Budhi Haryanto kepada pers di Makassar, Sulsel, Senin (18/4).

Hasil uji forensik di Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Cabang Makassar menyebutkan, pistol tersebut bukan rakitan, melainkan senjata pabrikan. Begitu juga dengan proyektil berkaliber 33 dan 38 adalah hasil pabrikan.

Saat kejadian, tiga butir peluru ditembakkan pelaku dan selongsong pelurunya sudah disita. Demikian halnya dengan peluru utuh yang berjumlah 53 butir, termasuk senjata jenis pistol revolver tersebut.

Sayangnya, Budhi enggan memerinci jaringan teroris mana yang menjual senpi itu.

Dalam perkara itu, polisi telah menetapkan lima orang tersangka berinisial MIA (Kasatpol PP Makassar), SU, CA, AS, dan SL.

MIA atau Iqbal Asnan bertindak sebagai otak dari pembunuhan, dibantu empat orang lainnya sebagai perencana dan eksekutor.

Pihaknya telah memeriksa 25 orang, termasuk kamera pengawas (CCTV) di 10 titik, baik sepanjang Jalan Danau Tanjung Bunga maupun Jalan Metro.

Penembakan pegawai Dishub Makassar Najamuddin Sewang terjadi sekitar pukul 10.00 Wita di Jalan Danau Tanjung Bunga, Minggu (3/4), usai mengatur lalu lintas di wilayah tersebut.

Pihak kepolisian sempat menyatakan sebagai kasus kecelakaan lalu lintas tunggal karena adanya serangan jantung. Begitu juga ketika dibawa ke rumah sakit terdekat.

Namun, saat jenazah tiba di rumah dan akan dimandikan, pihak keluarga menemukan lubang. Seperti bekas tembakan pada bagian ketiak kiri, hingga akhirnya jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Makassar untuk dilakukan autopsi. (Knu)

Baca Juga:

Kubu Ade Armando Segera Polisikan Sekjen PAN

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Warga Korban Penggusuran Rusunami Petamburan Tagih Janji Anies Bayar Rp 4,7 Miliar
Indonesia
Warga Korban Penggusuran Rusunami Petamburan Tagih Janji Anies Bayar Rp 4,7 Miliar

Perwakilan warga Rusun Petamburan yang memenangkan gugatan terhadap Pemprov DKI mengadukan Gubernur Anies Baswedan ke Ombudsman Perwakilan Jakarta Raya.

Komentar PDIP Soal Harta Kekayaan Anies Naik Dua Kali Lipat
Indonesia
Komentar PDIP Soal Harta Kekayaan Anies Naik Dua Kali Lipat

Fraksi PDIP DPRD DKI mengomentari harta kekayaan Anies Baswedan yang naik dua kali lipat setelah tiga tahun menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, pada 2017 lalu.

Cecar Calon Walkot Jakbar dan Jaksel, Komisi A: Jangan Sampai Gak Ngangkat Telepon
Indonesia
Cecar Calon Walkot Jakbar dan Jaksel, Komisi A: Jangan Sampai Gak Ngangkat Telepon

Komisi A DPRD DKI Jakarta baru saja selesai menggelar agenda penyampaian visi misi calon Wali Kota Jakarta Barat Yani Wahyu dan calon Wali Kota Jakarta Selatan Munjirin.

Pendaftaran Rekrutmen BUMN Telah Dibuka, Ada 2.700 Lowongan Kerja
Indonesia
Pendaftaran Rekrutmen BUMN Telah Dibuka, Ada 2.700 Lowongan Kerja

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) membuka lowongan kerja melalui program rekrutmen bersama BUMN 2022. Pendaftaran lamaran rekrutmen bersama BUMN 2022, sudah dibuka hari ini Kamis (14/4). Setidaknya ada 2.700 formasi pekerjaan yang tersedia dalam rekrutmen bersama BUMN 2022.

Syarat Teranyar Naik Kereta Api Tanpa Tes COVID-19
Indonesia
Syarat Teranyar Naik Kereta Api Tanpa Tes COVID-19

Kebijakan ini diberlakukan KAI untuk seluruh perjalanan KA jarak jauh mulai keberangkatan 18 Mei 2022.

Sah, Pemilu Serentak Digelar 14 Februari dan Pilkada Serentak 27 November 2024
Indonesia
Sah, Pemilu Serentak Digelar 14 Februari dan Pilkada Serentak 27 November 2024

Tiga lembaga tersebut sepakat bahwa Pemilu Serentak 2024 dilaksanakan pada 14 Februari dan Pilkada Serentak 2024 pada 27 November.

Bus Listrik Merah Putih Buatan ITS Untuk KTT G20 Rampung Oktober 2022
Indonesia
Bus Listrik Merah Putih Buatan ITS Untuk KTT G20 Rampung Oktober 2022

Bus-bus ini akan digunakan sebagai angkutan umum saat KTT G20, dan setelah itu akan digunakan di kota Surabaya dan Bandung.

Anies Waspada Cuaca Ekstrem Dampak La Nina
Indonesia
Anies Waspada Cuaca Ekstrem Dampak La Nina

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersiap menghadapi cuaca ekstrem akibat La Nina.

Open House Dilarang, Halalbihalal di Metaverse Jadi Solusi Kemendagri
Indonesia
Open House Dilarang, Halalbihalal di Metaverse Jadi Solusi Kemendagri

Direktorat Jenderal (Ditjen) Otonomi Daerah (Otda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar halalbihalal di metaverse melalui platform spatial.io, Rabu (4/5).

Waspadai Kenaikan Pergerakan, PPKM Jawa-Bali Tetap Berlaku Sampai 29 November
Indonesia
Waspadai Kenaikan Pergerakan, PPKM Jawa-Bali Tetap Berlaku Sampai 29 November

Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali diperpanjang selama dua minggu ke depan hingga 29 November 2021.