Polisi Gerak Cepat Tangkap Pelaku Vandalisme di Masjid Tangerang Polisi dan Masyarakat. (Foto: Polresta Tangerang).

MerahPutih.com - Polisi bergerak cepat usai menerima laporan adanya aksi vandalisme di Masjid kawasan Perumahan Villa Kabupaten Tangerang yang menggegerkan publik.

Polresta Tangerang telah menangkap seorang pelaku berinisial S. Pelaku ini, merupakan warga yang tinggal tak jauh dari masjid yang terletak di kawasan Pasar Kemis tersebut.

"Setelah dilakukan pemeriksaan dan pendalaman, akhirnya kami mengamankan seorang pria berinisial S di rumahnya yang kebetulan tak jauh dari lokasi vandalisme tersebut sekitar pukul 19.30 WIB," jelas Kapolresta Tangerang Kombes Ade Ary Syam Indradi dalam keterangan pers, Selasa (29/9/ malam.

Baca Juga:

Kepala BNPT Minta Gubernur Sulsel Perhatikan Nasib Eks Napi Terorisme

Saat diamankan tersangka S mengakui melakukan aksi tersebut dan saat ini pria tersebut sudah dibawa ke Mapolresta Tangerang. Kepolisian saat ini tengah melakukan pendalaman terkait motif dan alasan pelaku.

Ade menyatakan, saat ini rumah ibadah yang menjadi korban perusakan dan vandalisme itu telah dibersihkan dan sudah bisa kembali digunakan untuk peribadatan masyarakat sekitar.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Banten, Kombes Edy Sumardi juga berharap masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpancing provokasi.

"Kami dari Kepolisian mengharap masyarakat tidak terpancing akan adanya upaya provokasi yang mungkin dilakukan untuk memecah belah umat beragama di Indonesia," terang Edy kepada wartawan.

Selain itu Edy juga mengimbau agar tetap waspada dan peka terhadap situasi di wilayahnya serta selalu berkoordinasi dengan Kepolisian setempat atau pun Bhabinkamtibmas yang melekat di desa atau kelurahan bila ada gangguan Kamtibmas.

"Percayakan kepada polisi untuk menangani kasus ini," tutup Edy.

Video berisikan vadalisme di Masjid atau Musala Darussalam, di Kelurahan Kutajaya, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, menjadi viral di media sosial. Beberapa coretan terlihat di dinding musala yang berlokasi di Perumahan Villa Tangerang Elok Rt 5 RW 8 itu. (Knu)

Baca Juga:

Warga Jakarta Ramai Libur ke Bodetabek, Ini Tanggapan Wagub DKI

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Petugas Publik dan Lansia Segera Divaksin, Diharap Selesai Bulan Mei
Indonesia
Petugas Publik dan Lansia Segera Divaksin, Diharap Selesai Bulan Mei

Ini merupakan kelompok masyarakat yang memiliki interaksi dan mobilitas yang tinggi

Sebagian Wilayah DKI Diprediksi Bakal Hujan Kilat Siang dan Malam
Indonesia
Sebagian Wilayah DKI Diprediksi Bakal Hujan Kilat Siang dan Malam

Pada pagi hari Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, dan Jakarta Timur akan cerah berawan

BI Buka Kembali Layanan Penukaran Uang Rusak
Indonesia
BI Buka Kembali Layanan Penukaran Uang Rusak

Dalam hal fisik uang rupiah kertas sama dengan atau kurang dari 2/3 ukuran aslinya, tidak diberikan penggantian.

Suharso Bakal Bertarung Jadi Ketum PPP di Muktamar IX
Indonesia
Suharso Bakal Bertarung Jadi Ketum PPP di Muktamar IX

Di depan para pengurus DPW Jawa Barat, Suharso yang saat ini menjalankan fungsi sebagai pelaksana tugas ketua umum juga mendeklarasikan diri untuk maju menjadi Ketua Umum definitif PPP pada Muktamar IX.

Kasus Positif Naik Empat Kali Lipat, PKS Minta Anies Hati-hati Keluarkan Kebijakan
Indonesia
Kasus Positif Naik Empat Kali Lipat, PKS Minta Anies Hati-hati Keluarkan Kebijakan

Baru empat hari penerapan PSBB masa transisi, pasien corona mengalami lonjakan yang signifikan.

Rumah Sakit Penuh, Politisi Sarankan Pemprov Batasi Pasien Dari Luar Daerah
Indonesia
Rumah Sakit Penuh, Politisi Sarankan Pemprov Batasi Pasien Dari Luar Daerah

Jika pasien dari daerah penyangga ibu kota mengisi ruang perawatan COVID-19 mencapai 30 persen.

Indonesia Tak Beli Putus Vaksin COVID-19 dari Tiongkok
Indonesia
Indonesia Tak Beli Putus Vaksin COVID-19 dari Tiongkok

Indonesia tidak semata-mata menjadi lahan uji klinik atau pasar potensial

Kronologis Meninggalnya Maaher At-Thuwailibi Versi Polisi
Indonesia
Kronologis Meninggalnya Maaher At-Thuwailibi Versi Polisi

Maaher sepenuhnya menjadi kewenangan Jaksa karena berkasnya sudah dilimpahkan atau masuk tahap 2 dan menjadi tahanan jaksa.

54 Pengungsi Gempa Mamuju Diantarkan Mengungsi ke 5 Kabupaten di Jawa Tengah
Indonesia
54 Pengungsi Gempa Mamuju Diantarkan Mengungsi ke 5 Kabupaten di Jawa Tengah

"Hasil pendataan terbaru yang kami lakukan ada 54 jiwa korban gempa asal Mamuju, Sulbar mengungsi di Jateng," kata Evi

BMKG Minta Masyarakat Papua Waspadai Gempa akibat Pergerakan Patahan
Indonesia
BMKG Minta Masyarakat Papua Waspadai Gempa akibat Pergerakan Patahan

BMKG meminta masyarakat mewaspadai pergerakan sembilan sesar atau patahan di wilayah Papua dan Papua Barat yang menyebabkan terjadinya gempa bumi.