Polisi Gelar Perkara Terkait Hasil Pemeriksaan 92 Rekening FPI Pencopotan atribut milik FPI oleh petugas gabungan dari TNI dan Polri di Jalan Petamburan III, Rabu (30/12/2020). (ANTARA/Livia Kristianti)

MerahPutih.com - Penyidik Bareskrim Polri akan melakukan gelar perkara terkait hasil pemeriksaan PPATK terhadap 92 rekening milik Front Pembela Islam (FPI) pada Selasa (2/2).

“Insya Allah akan digelar bersama penyidik dan fungsi terkait,” kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (2/2).

Baca Juga

PPATK Selesaikan Pemeriksaan Rekening FPI, Hasilnya?

Andi menerangkan dalam proses gelar perkara pihaknya akan melibatkan pihak Densus 88 Antiteror, penyidik Direktorat Tindak Pidana Khusus (Dittipideksus) hingga pihak PPATK.

“Penyidik akan melibatkan teman-teman penyidik Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror ,” ucapnya.

Gelar perkara itu dilakukan untuk menggali dugaan rekening tersebut dipakai untuk perbuatan melawan hukum. Selain itu, juga untuk menentukan ada tidaknya unsur pidana di seputar rekening FPI dan pihak terafiliasi. Saat ini, kasus itu masih dalam tahap penyelidikan.

Bendera FPI. (Foto: FPI)
Bendera FPI. (Foto: FPI)

Sebelumnya, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memblokir 92 rekening Front Pembela Islam (FPI) dan pihak terkait setelah ditetapkan sebagai organisasi terlarang untuk kepentingan pemeriksaan.

Saat ini, PPATK telah menyelesaikan pemeriksaan terhadap 92 rekening FPI yang diblokir tersebut. Hasil dari pemeriksaan itu sudah dikirimkan penyidik Polri untuk penyelidikan lebih lanjut.

“Hasil analisis dan hasil pemeriksaan atas rekening-rekening tersebut telah disampaikan kepada penyidik Polri untuk ditindaklanjuti sesuai dengan kewenangannya,” kata Ketua PPATK Dian Ediana Rae dalam keterangannya, Senin (1/2).

Dian menyebut dari hasil analisis yang dilakukan pihaknya, ada beberapa rekening yang diduga melakukan pelanggaran hukum sehingga proses penyelidikannya diserahkan ke pihak kepolisian.

“Berdasarkan hasil koordinasi dengan penyidik Polri, diketahui adanya beberapa rekening yang akan ditindaklanjuti penyidik Polri dengan proses pemblokiran karena adanya dugaan perbuatan melawan hukum,” ucapnya. (Knu)

Baca Juga

Dasar dan Alasan PPATK Blokir Aktivitas Rekening Bank FPI

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
304.602 Orang Daftar Jadi Panitia Pemilihan Kecamatan
Indonesia
304.602 Orang Daftar Jadi Panitia Pemilihan Kecamatan

Tahapan pendaftaran baru awal dari proses rekrutmen calon PPK. Para pendaftar selanjutnya akan mengikuti proses tahapan verifikasi berkas kelengkapan dan keabsahan.

Dandim 0508 Depok Klarifikasi Video Oknum Anggota TNI AD Memiting Warga
Indonesia
Dandim 0508 Depok Klarifikasi Video Oknum Anggota TNI AD Memiting Warga

Beredar sebuah video yang memperlihatkan seorang oknum anggota TNI AD yang memiting dan membekap warga di Kecamatan Bojongsari Kota Depok, Minggu (6/2).

Heru Budi Diminta Selesaikan Persoalan SHGB Pedagang Pasar Tanah Abang
Indonesia
Heru Budi Diminta Selesaikan Persoalan SHGB Pedagang Pasar Tanah Abang

Lebih lanjut Anggota Komisi VI DPR RI itu meminta agar Heru Budi Hartono selaku Pj Gubernur DKI segera menyelesaikan nasib pedagang Tanah Abang yang masih terkatung-katung.

Nekat Buka di Atas Jam 22.00 saat Nataru, Tempat Usaha Bakal Disanksi
Indonesia
Nekat Buka di Atas Jam 22.00 saat Nataru, Tempat Usaha Bakal Disanksi

Sebanyak 2 ribu aparat gabungan disebar untuk menertibkan perayaan Natal dan Tahun Baru 2022 (Nataru) di wilayah Jakarta Pusat.

Upaya Mabes Polri Bebaskan Puluhan WNI yang Disekap di Kamboja
Indonesia
Upaya Mabes Polri Bebaskan Puluhan WNI yang Disekap di Kamboja

“Hingga saat ini masih diupayakan terus oleh pihak KBRI Phnom Penh bekerja sama dengan pihak Kepolisian Kamboja untuk menjemput ke 60 WNI tersebut," ucapnya.

AS Bakal Berikan Sanksi bagi Penyedia Teknologi Militer Rusia
Dunia
AS Bakal Berikan Sanksi bagi Penyedia Teknologi Militer Rusia

Pemerintahan Joe Biden sedang mempersiapkan sanksi bagi perusahaan-perusahaan Rusia yang menyediakan barang dan layanan ke militer dan badan intelijen Moskow.

[HOAKS atau FAKTA]: Malaysia Ditolak Jokowi saat Ingin Jadi Anggota G20
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Malaysia Ditolak Jokowi saat Ingin Jadi Anggota G20

Presiden Joko Widodo menolak Malaysia menjadi anggota tetap G20 adalah tidak benar.

Wakil Presiden Ma’ruf Amin Bakal Sampaikan Khotbah Nikah Kaesang -  Erina
Indonesia
Wakil Presiden Ma’ruf Amin Bakal Sampaikan Khotbah Nikah Kaesang - Erina

Selain prosesi akad nikah, di Pendopo Ambarrukmo juga berlangsung acara "panggih", dilanjutkan resepsi dan sesi foto bersama dengan para tamu undangan.

DPR Minta Kemenkumham Sosialisasikan 14 Pasal Krusial di RKUHP
Indonesia
DPR Minta Kemenkumham Sosialisasikan 14 Pasal Krusial di RKUHP

Anggota Komisi III DPR RI, Didik Mukrianto meminta pemerintah khususnya Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) lebih masif menyosialisasikan terkait 14 pasal krusial dalam RKUHP yang masih menjadi perdebatan publik.

Gempa Landa Wilayah Jember
Indonesia
Gempa Landa Wilayah Jember

Belum ada informasi kerusakan atau korban jiwa.