Polisi Diminta Usut Tuntas Ambulans Pembawa Batu dan Logistik untuk Pendemo UU Cipta Kerja Polisi mengejar ambulans diduga bawa batu untuk rusuh saat demo tolak UU Cipta Kerja. (Foto: MP/Instagram @majeliskopi08)

Merahputih.com - Wakil Ketua Komisi IX DPR Melki Laka Lena meminta kepolisian menindak tegas pihak-pihak yang telah menyalahgunakan mobil ambulans untuk memasok batu dan logistik untuk pedemo. Ambulans adalah mobil yang berfungsi di bidang kesehatan dan kemanusiaan, bukan untuk tujuan politik.

“Ambulans fungsi kesehatan dan kemanusiaan, yang menggunakan di luar fungsi ini untuk tujuan politik, apalagi melakukan kekerasan harus ditindak tegas oleh aparat,” kata Melki kepada wartawan, Rabu (14/10).

Baca Juga:

Alasan Polisi Tembakan Gas Air Mata ke Mobil Ambulance saat Demo UU Ciptaker

Dia menyatakan bahwa demonstrasi yang berjalan dengan tertib dan sesuai dengan aturan harus diberikan ruang.

Namun, menurut Melki, aparat harus menindak setiap pedemo yang melakukan pelanggaran dan tindak kekerasan dalam aksi demonstrasi. “Pedemo yang tertib sesuai aturan perlu diberi ruang, pendemo yang tidak tertib dan lakukan kekerasan harus ditindak aparat hukum sesuai aturan,” ujarnya.

Sebelumnya, video sebuah ambulans yang dikejar sepasukan Brimob tersebar di hari demo 1310 yang menolak Omnibus Law berlangsung, Selasa (13/10).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunis mengatakan ambulans yang diamankan di daerah Menteng terindikasi membawa batu dan logistik untuk pedemo.

Baca Juga:

806 Pelajar Terlibat Kerusuhan Demo UU Ciptaker di Jakarta

Hal itu diketahui dari keterangan salah seorang yang diamankan oleh pihak kepolisian.

“Menyampaikan ada dugaan bahwa ambulans tersebut bukan untuk kesehatan, tapi untuk mengirim logistik dan indikasi batu untuk para pedemo,” kata Yusri di Polda Metro Jaya, Rabu (14/10). (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ditemui Komjen Listyo, AHY Minta Polri Bertindak Adil
Indonesia
Ditemui Komjen Listyo, AHY Minta Polri Bertindak Adil

Calon tunggal Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo menemui Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yuhdoyono (AHY).

BNPB Gelar Simulasi Penanganan Erupsi Merapi
Indonesia
BNPB Gelar Simulasi Penanganan Erupsi Merapi

kegiatan diselenggarakan untuk memperkuat kesiapsiagaan Pemda, relawan dan masyarakat menghadapi ancaman erupsi Gunung Merapi di Yogyakarta.

Sah! Di Pengujung 2020, FPI Ditetapkan Sebagai Organisasi Terlarang
Indonesia
Sah! Di Pengujung 2020, FPI Ditetapkan Sebagai Organisasi Terlarang

Salah satu alasannya yakni FPI melakukan sweeping secara sepihak dan melakukan kegiatan yang melanggar. Bahwa FPI sejak tanggal 21 Juni tahun 2019, 20 Juni tahun 2019, secara de jure telah bubar sebagai ormas.

Kim Jong Un: Berkat Nuklir Tidak Ada Lagi Perang
Dunia
Kim Jong Un: Berkat Nuklir Tidak Ada Lagi Perang

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengatakan tidak akan ada perang lagi karena senjata nuklir negara itu menjamin keselamatan dan masa depan.

Doni Monardo Telepon Anies dan Riza Patria, Gegara Acara Rizieq?
Indonesia
Doni Monardo Telepon Anies dan Riza Patria, Gegara Acara Rizieq?

Doni berharap dengan kerja sama yang baik antara pusat dan daerah

Saksi Heran Jiwasraya Bisa Gagal Bayar Padahal Keuangan Masih Baik hingga Akhir 2017
Indonesia
Saksi Heran Jiwasraya Bisa Gagal Bayar Padahal Keuangan Masih Baik hingga Akhir 2017

Hal itu ditegaskan Harry ketika bersaksi dalam dalam lanjutan persidangan perkara Pidana No.: 33/Pid.Sus-TPK/2020/PN.Jkt.Pst., Kamis (3/9).

LPSK Siap Lindungi Saksi Penembakan Pendeta Yeremia Zanambani di Intan Jaya
Indonesia
LPSK Siap Lindungi Saksi Penembakan Pendeta Yeremia Zanambani di Intan Jaya

LPSK juga melihat tingkat ancaman yang dihadapi para saksi

Polisi Apresiasi Masyarakat Ikuti Tes Swab Antigen di Mall Beach Walk Kuta
Indonesia
Polisi Apresiasi Masyarakat Ikuti Tes Swab Antigen di Mall Beach Walk Kuta

Masyarakat yang keluar masuk Bali harus membawa surat keterangan hasil swab

Empat Penumpang Pesawat Sriwijaya Air Jatuh Belum Teridentifikasi
Indonesia
Empat Penumpang Pesawat Sriwijaya Air Jatuh Belum Teridentifikasi

Sebanyak empat korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air nomor register PK-CLC SJ 182 belum teridentifikasi.

Pelanggaran Lalu Lintas di Jakarta Makin Tinggi, Polisi Tambah Kamera e-Tilang
Indonesia
Pelanggaran Lalu Lintas di Jakarta Makin Tinggi, Polisi Tambah Kamera e-Tilang

Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo.