Polisi Diminta Gunakan Diskresinya Bebaskan Taksi Online dari Ganjil Genap Ilustrasi: Ratusan pengemudi taksi online menggeruduk Gedung Balai Kota DKI Jakarta (MP/Kanugraha)

MerahPutih.com - Ketua umum Organisasi Angkutan Sewa Khusus Indonesia (Orkasi) Fahmi Maharaja mengakui bahwa taksi online saat ini masih belum bebas dari penerapan pelaksanaan aturan ganjil genap di Ibu Kota.

"Belum (masuk area ganjil genap) Sementara ini belum terbit stikernya dari kepolisian temen-teman belum dikecualikan dalam aturan ganjil genap ini," ujar Fahmi saat dikonfirmasi Senin (9/9).

Baca Juga:

Tak Terima Perluasan Ganjil-Genap, Driver Taksi Online Ingin Temui Anies

Ia pun mendesak pihak kepolisian untuk segera menggunakan diskresi atau menerbitkan stiker untuk angkutan daring. Pasalnya kebijakam ganjil genap ini berdampak langsung pada pedapatan para driver angkutan berbasis aplikasi ini.

"Kita terus mendesak kepolisian untuk segera menggunakan hak diskresinya menyelamatkan temen-teman (driver) Karena kalau temen-teman taksi online terdampak dalam aturan ganjil genap itu urusannya perut. Mereka yang biasanya bisa narik full dalam hari-hari kerja itu kan akhirnya saekarang cuman sehari narik sehari libur," tegasnya.

Ilustrasi ganjil genap (ANTARA//Aprillio Akbar)
Ilustrasi ganjil genap (ANTARA//Aprillio Akbar)

Penerbitan stiker menurut dia, berlandaskan pada peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 88 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Gubernur Nomor 155 Tahun 2018 Tentang Pembatasan Lalu Lintas dengan Sistem Ganjil Genap.

"Dipergub 88 tahun 2019 yang baru ditanda tangani oleh pak Gubernur itu di pasal empat ayat satu huruf N itu ada bahasa: Dan atau Diskresi petugas Lolri. itu sebenarnya pintu masuk bagi taksi online untk dikecualiakan aturan ganjil genap tersebut," tuturnya.

Baca Juga:

Anies Dikritik, Penghapusan Ganjil-Genap Saat Weekend Ganggu Wisatawan

Fahmi berharap polisi tak berlarut-larut menggodok aturan mengenai penggunaan stiler khusus pada taksi online. Minamal dalam pekan ini kebijakan itu sudah bisa dikelurkan.

"Kita berharap dalam satu minggu ini sudah ada keputusan. Ini proses kita enggak bisa juga menuntut tiba - tiba hari ini ada karena untuk membuat rubuan stiker itu kan engggak gampang juga," tutupnya. (Asp)


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH