Polisi Dikritik 'Tangkap Dulu, Jadi Saksi Kemudian' di Kasus Ravio Patra Direktur LIMa Ray Rangkuti dalam sebuah diskusi publik di Jakarta (MP/Gomes R)

Merahputih.com - Pengamat politik Ray Rangkuti menyayangkan proses hukum terhadap aktivis Ravio Patra. Menurut Ray, status Ravio yang kini menjadi saksi meski sudah ditangkap membuktikan bahwa penegakan hukum di tanah air buruk.

"Dan cara seperti ini telah berulangkali terjadi: tangkap dulu, ditetapkan saksi kemudian. Dan umumnya menimpa para aktivis," kata Ray kepada Merahputih.com di Jakarta, Sabtu (25/4).

Baca Juga:

Saat Ditangkap, Aktivis Ravio Tengah Berada di Mobil Kedubes Belanda

Polisi perlu menjelaskan lebih detail mengapa Ravio harus ditangkap jika untuk keperluan jadi saksi. "Apalagi, penangkapannya dilakukan dengan cara tidak patut dan jauh dari azas norma penegakan hukum," jelas Ray.

Foto profil akun twitter Ravio Patra. (Net/Ist)

Ia juga meminta polisi agar lebih cermat dan penuh kehati-hatian dalam hal penegakan hukum. Penangkapan Ravio dengan cara yang kurang patut tersebut untuk kemudian hanya jadi tersangka, selain merugikan Ravio, juga memperlihatkan sikap kurang professional aparat kepolisian.

"Dengan kecanggihan peralatan yang dimiliki oleh pihak kepolisian saat ini, khususnya untuk mengungkap kejahatan dunia elektronik, agak sulit memahami jika polisi masih bisa melakukan penegakan hukum dengan cara yang kurang cermat," terang Direktur Lingkar Madani Indonesia ini.

Baca Juga:

Napi Asimilasi Kembali Berulah, Yasonna: Mereka Akan Menyesal

Ray menambahkan, polisi perlu segera mengungkap siapa aktor peretasan WA saudara Ravio. Dan siapa pula kiranya yang melakukan penyebaran hasutan untuk melakukan kekerasan dengan cara mempergunakan alat komunikasi orang lain tanpa izin.

"Semoga dengan ditetapkannya saudara Ravio sebagai saksi, maka tidak dengan sendirinya kasus ini juga terhenti sampai di sini," tutup Ray. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
WNA yang Datang ke Indonesia Wajib Tunjukkan Sertifikat Vaksinasi COVID-19
Indonesia
WNA yang Datang ke Indonesia Wajib Tunjukkan Sertifikat Vaksinasi COVID-19

Terkait proses karantina tidak boleh ada yang lolos

Jelang Inaugurasi Biden, Simpatisan Donald Trump di Jepang Berunjuk Rasa
Dunia
Jelang Inaugurasi Biden, Simpatisan Donald Trump di Jepang Berunjuk Rasa

Simpatisan Donald Trump di Tokyo, Jepang, berunjuk rasa menjelang Inagurasi Presiden Amerika Serikat (AS) terpilih, Joe Biden, Rabu (20/1).

Gerakan Rakyat Pilih Aksi di Jalan untuk Tolak UU Cipta Kerja
Indonesia
Gerakan Rakyat Pilih Aksi di Jalan untuk Tolak UU Cipta Kerja

Sejumlah kelompok massa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat menolak secara tegas pengesahan Omnibus Law Undang-undang Cipta Kerja

Mantu Jokowi Ingin Vaksinasi Dilakukan Lebih Masif
Indonesia
Mantu Jokowi Ingin Vaksinasi Dilakukan Lebih Masif

"Saya optimis, kita bisa membuat vaksinasi yang lebih besar lagi," kata Bobby.

Kapolda Metro Jaya Pantau Penerapan Protokol Kesehatan di Sejumlah Mal
Indonesia
Kapolda Metro Jaya Pantau Penerapan Protokol Kesehatan di Sejumlah Mal

"Kami melakukan pengecekan bagaimana kesiapan daripada kesiapan mal. Ini untuk masalah protokol kesehatan sudah dilaksanakan," kata Nana

Kemendag Bantu UKM Raih Pembiayaan Ekspor Disaat Pandemi
Indonesia
Kemendag Bantu UKM Raih Pembiayaan Ekspor Disaat Pandemi

Pembiayaan ekspor ini diharapkan dapat membantu ‘UKM Naik Kelas’ untuk tetap menggerakkan roda usahanya.

Panglima TNI dan Kapolri Sidak Ketertiban Warga Gunakan Masker di Pasar Tanah Abang
Indonesia
Panglima TNI dan Kapolri Sidak Ketertiban Warga Gunakan Masker di Pasar Tanah Abang

Mereka langsung berkeliling kawasan Blok A Pasar Tanah Abang

Anggota Komisi IV Soroti Aktivitas Perambahan Hutan Berlebihan Pemicu Beragam Bencana
Indonesia
PTUN Batalkan Putusan DKPP, Jokowi Diminta Pulihkan Status Evi Novida Ginting
Indonesia
PTUN Batalkan Putusan DKPP, Jokowi Diminta Pulihkan Status Evi Novida Ginting

"Putusan ini (PTUN Jakarta) sekaligus mengonfirmasi bahwa putusan DKPP yang telah memberhentikan Bu Evi itu keliru,” ujar Prof. Topo

Besok, Bareskrim Periksa Ridwan Kamil Terkait Kasus Rizieq Shihab
Indonesia
Besok, Bareskrim Periksa Ridwan Kamil Terkait Kasus Rizieq Shihab

RK diperiksa terkait kasus pelanggaran protokol kesehatan dalam kegiatan yang dihadiri Rizieq Shihab di kawasan Megamendung, Bogor, Jawa Barat.