Polisi Ciduk Dua Pelaku Pengeroyokan di Sawah Besar Polisi Ciduk Dua Pelaku Pengeroyokan di Sawah Besar (MP/Kanugtaha)

Merahputih.com - Polisi menangkap dua orang pelaku pengeroyokan berujung tawuran dengan senjata tajam yang dilakukan keponakan terhadap sang paman di kawasan Kartini, Sawah Besar. Dua pelaku, NK (28) dan RF (18) nekat menyerang sang paman, H karena persoalan keluarga.

Kapolsek Sawah Besar AKP Maulana Mukarom mengatakan, kedua pelaku ditangkap di salah satu tempat kos Lautze, Karang Anyar, Sawah Besar, Selasa (18/5).

Baca Juga:

Polda Metro Gencarkan Patroli Cegah Tawuran di Bulan Ramadan

"Kedua pelaku terindikasi menggunakan narkoba," kata Alan kepada Merahputih.com di Jakarta, Selasa (18/5).

Kejadian bermula ketika NK dan sang paman, H berselisih karena adanya permasalahan keluarga, Minggu (16/5) lalu. Kemudian keributan tersebut diselesaikan secara kekeluargaan oleh masing2 pihak keluarga.

Namun NK tidak terima atas penyelesaian tersebut yang kemudian memanggil teman-temannya. Mereka langsung menyerang menggunakan senjata tajam ke H. Alhasil, dengan adanya serangan tersebut memicu terjadinya tawuran di Jalan Kartini XIII.

"Anggota kami langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan rekaman CCTV," sebut Alan.

Tim yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Sawah Besar Iptu Wildan Alkautsar langsung melakukan pencarian terhadap terduga pelaku tawuran.

"Keduanya langsung ditangkap. Ditemukan senjata tajam yang dipakai pelaku untuk menyerang sang paman," ungkap Alan.

Baca Juga:

Ketum Muhammadiyah: Idul Fitri Momentum Perkuat Rasa Persaudaraan

Alan masih mengembangkan kasus ini guna menangkap pelaku lain dan juga mencari barang bukti senjata tajam yang dibawa pelaku. "Masih kami kembangkan," tutup lulusan AKPOL 2010 ini. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Keluarga Politikus DPR Divaksin COVID-19, Sekjen: Wajib Dilindungi
Indonesia
Keluarga Politikus DPR Divaksin COVID-19, Sekjen: Wajib Dilindungi

pada prinsipnya, semua warga negara akan divaksin COVID-19. Dan hal itu adalah kebijakan yang telah disampaikan oleh Pemerintah.

Kemendagri Pastikan Tunda Pelantikan Bupati Sabu Raijua Terpilih
Indonesia
Kemendagri Pastikan Tunda Pelantikan Bupati Sabu Raijua Terpilih

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memastikan pelantikan Bupati Sabu Raijua terpilih, Orient P Riwu Kore yang dijadwalkan besok akan ditunda.

Divonis 10 Tahun Penjara, Jaksa Pinangki Ajukan Banding
Indonesia
Divonis 10 Tahun Penjara, Jaksa Pinangki Ajukan Banding

Hakim menyatakan Pinangki terbukti bersalah karena menerima suap sebesar 450 ribu dolar AS

Pusako Pertanyakan Korupsi di Masa Pandemi Tidak Jadi Pemberat Vonis Juliari
Indonesia
Pusako Pertanyakan Korupsi di Masa Pandemi Tidak Jadi Pemberat Vonis Juliari

"Jika ingin membuat koruptor jera, terutama penyelenggara negara, maka sanksi pidananya harus tegas 20 tahun atau seumur hidup," tegas Feri.

Bahas Penumpasan KKB, Panglima TNI dan Kapolri Terbang ke Timika
Indonesia
Bahas Penumpasan KKB, Panglima TNI dan Kapolri Terbang ke Timika

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akan melakukan kunjungan kerja ke Timika.

Lansia Tak Miliki KTP DKI Kini Boleh Ikuti Vaksinasi di Senayan
Indonesia
Lansia Tak Miliki KTP DKI Kini Boleh Ikuti Vaksinasi di Senayan

Keputusan tersebut didasari atas antusias para lansia

Wakil Ketua DPD: Amandemen UUD Adalah Keniscayaan
Indonesia
Wakil Ketua DPD: Amandemen UUD Adalah Keniscayaan

Wakil Ketua III DPD RI Sultan B Najamudin kembali menjelaskan kebutuhan dan urgensi amandemen konstitusi yang saat ini menuai pro dan kontra.

 PLN Salurkan 1,2 Juta VA Listrik ke RS Darurat Asrama Haji Pondok Gede
Indonesia
PLN Salurkan 1,2 Juta VA Listrik ke RS Darurat Asrama Haji Pondok Gede

Dalam penyiapan RSD di Asrama Haji akan dilengkapi dengan High Care Unit (HCU) yang membutuhkan listrik besar sehingga koordinasi dengan PLN terkait ketersediaan listrik juga sangat diperlukan.

Kejati DKI Minta Polda Metro Tangkap Buronan Mafia Tanah Benny Tabalujan
Indonesia
Kejati DKI Minta Polda Metro Tangkap Buronan Mafia Tanah Benny Tabalujan

Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta meminta penyidik Satgas Mafia Tanah Polda Metro Jaya menangkap buronan kasus mafia tanah, Benny Tabalujan.

Sertifikat Vaksin Palsu Beredar, Warga Diminta Lapor Polisi
Indonesia
Sertifikat Vaksin Palsu Beredar, Warga Diminta Lapor Polisi

Laporan masyarakat sangat membantu pihak kepolisian dalam membongkar kasus penyalahgunaan sertifikat vaksin yang kerap beredar luas di pasaran.