Polisi Cari Unsur Pidana Dugaan Pelanggaran Prokes di Caspar Bar Acara DJ Bizzey di Caspar Bar Jakarta yang viral tak mengikuti protokol kesehatan. Foto: Istimewa

MerahPutih.com - Polisi langsung menyelidiki kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan manajemen Caspar Bar di Sudirman, Jakarta Pusat.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Teuku Arsya Khadafi mengatakan, pihaknya tengah melakukan penelusuran dugaan pidana terhadap orang yang berhubungan dengan kegiatan di Caspar Bar.

Baca Juga

Cafe Caspar Sudirman Disegel dan Didenda Rp 50 Juta karena Langgar Prokes

"Iya masih dalam tahap klarifikasi dulu," kata Arsya kepada wartawan di Jakarta, Selasa (8/6).

Arsya belum bisa membeberkan apakah bakal ada tersangka dalam perkara ini atau tidak.

"Masih dalam proses penyelidikan ya. Nanti akan disampaikan perkembangannya," tutur Arsya yang bakal menjadi Kapolres Probolinggo ini.

Satpol PP DKI Jakarta saat memberikan sanksi kepada pemilik Caspar Cafe Sudirman, Jakarta Pusat. Foto: Istimewa

Sementara itu, Kapolsek Metro Tanah Abang, Kompol Singgih Hermawan menjelaskan, kasus ini sudah dilimpahkan ke Polres Jakarta Pusat.

"Untuk perkembangan penyelidikannya ditangani Polres. Kami hanya penindakan dan bantu proses penyegelan saja," jelas Singgih.

Seperti diketahui, dduga telah melanggar Protokol Kesehatan (Prokes) saat menggelar pesta atau party pada Jumat 4 Juni 2021 malam, Caspar Bar disegel oleh Petugas Satgas COVID - 19 Jakarta Pusat.

Video party yang digelar di Caspar Bar dengan durasi kurang dari satu menit itu beredar luas di WhatsApp.

Selain itu video tersebut juga memperlihatkan kondisi dalam satu ruangan dengan kerumunan orang-orang yang sedang asyik berpesta tanpa masker dan jaga jarak.

Petugas langsung melakukan penyegelan dan memberi sangsi denda senilai Rp 50 juta kepada pihak managemen Kafe Caspar. Dari pengakuan Manager, Bar di kawasan Sudirman tersebut baru beroperasi kurang lebih dua bulan.

"Kegiatan party ini tidak mengantongi izin, karena tidak ada izin Dinas Pariwisata. Sebab, izin tempat ini adalah izin Kafe tempat makan," jelas Kapolsek Tanah Abang, Kompol Singgih Hermawan. (Knu)

Baca Juga

Begini Penerapan Prokes Tempat Hiburan Malam di Jakarta

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Anies Jawab Puluhan Pertanyaan Penyidik Tanpa Ada yang Dikurangi
Indonesia
Anies Jawab Puluhan Pertanyaan Penyidik Tanpa Ada yang Dikurangi

Anies bersama sejumlah orang diperiksa di Polda Metro Jaya mulai pukul 09.43 WIB

Pemasok Makanan untuk KKB Kali Kopi Pimpinan Joni Botak Diringkus
Indonesia
Pemasok Makanan untuk KKB Kali Kopi Pimpinan Joni Botak Diringkus

Aparat juga menyita beberapa telepon genggam milik Ter Jangkup

KPK Benarkan Usut Perkara Korupsi di Papua
Indonesia
KPK Benarkan Usut Perkara Korupsi di Papua

Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyatakan akan membongkar sepuluh kasus korupsi di Papua

Warga Ragukan Kualitas Vaksin Sinovac, Wagub DKI: Pemerintah Siap Bertanggung Jawab
Indonesia
Warga Ragukan Kualitas Vaksin Sinovac, Wagub DKI: Pemerintah Siap Bertanggung Jawab

"Kalau terkait keraguan vaksin, tak usah khawatir, kami pemerintah pusat dan pemda bertanggungjawab," jelas Riza

Adik Jaksa Pinangki Terseret Kasus Sang Kakak
Indonesia
Adik Jaksa Pinangki Terseret Kasus Sang Kakak

Ini merupakan pemeriksaan kedua

Kronologi Pengeroyokan Dua Anggota TNI Versi Puspom TNI
Indonesia
Kronologi Pengeroyokan Dua Anggota TNI Versi Puspom TNI

Keduanya memotong jalan salah satu peserta konvoi

Polisi bakal Ekspose Kasus Narkoba Lebih Besar setelah Tangkap Nia Ramadhani
Indonesia
Polisi bakal Ekspose Kasus Narkoba Lebih Besar setelah Tangkap Nia Ramadhani

"Ada satu kasus lagi yang akan kami ekspose yang barbuknya cukup besar, setelah ini akan kami ekspose," imbuhnya.

Gubernur Papua Wacanakan Lockdown, Mendagri: Nanti Masyarakat Bingung
Indonesia
Gubernur Papua Wacanakan Lockdown, Mendagri: Nanti Masyarakat Bingung

"Lockdown nanti masyarakat jadi bingung. Belum belum tentu masyarakat juga memahami arti lockdown. Kalau PPKM level 4, 3, 2 sektor itu secara rinci, rigid sekali bentuk-bentuk kegiatan apa saja sektor kegiatannya yang dibatasi," imbuh dia

DK PBB Akhirnya Mau Turun Tangan Konflik Israel Vs Palestina, Mulai Dibahas Minggu
Dunia
DK PBB Akhirnya Mau Turun Tangan Konflik Israel Vs Palestina, Mulai Dibahas Minggu

Upaya gencatan senjata oleh Mesir, Qatar, dan PBB sejauh ini tidak menunjukkan kemajuan.

Kunjungan ke Penjara Ditiadakan Saat Lebaran
Indonesia
Kunjungan ke Penjara Ditiadakan Saat Lebaran

Kemenkumham Sumbar menyediakan alternatif layanan bagi keluarga yaitu "video call". Layanan itu memungkinkan bagi keluarga serta kerabat untuk berkomunikasi dengan warga binaan tanpa kontak langsung.