Polisi Cari Unsur Kelalaian Kebakaran Gedung BPOM Kebakaran Gedung BPOM. (Antara)

MerahPutih.com - Penyebab terjadinya kebakaran di gedung F kantor Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), hingga kini masih misterius. Polisi akan mendalami ada-tidaknya unsur kelalaian terkait peristiwa kebakaran tersebut.

"Sedang proses pemeriksaan dan penyelidikan apakah ada unsur kelalaian, kesengajaan. Nanti kita kembangkan dengan konstruksi pasal," ujar Kapolres Jakarta Pusat Kombes Hengki Haryadi kepada wartawan, Selasa (20/9).

Baca Juga:

Lima Pekerja Bangunan Diperiksa Polisi Buntut Kebakaran Gedung BPOM

Hengki enggan membeberkan temuan tim Labfor Bareskrim Polri saat olah TKP. Menurutnya, temuan di lapangan hanya untuk konsumsi penyidikan.

"Nanti akan kita lihat dari pemeriksaan, apakah ada niat jahat, kesengajaan, atau mungkin kelalaian. Kita kan periksa komprehensif," terang Hengki.

Hengki menjelaskan sudah ada lima orang yang diperiksa terkait kebakaran gedung BPOM itu. Dia tidak menampik pengelola gedung juga akan diperiksa dalam waktu dekat.

"Pokoknya siapa yang perlu kita periksa, kita periksa. Dalam rangka menentukan penyelidikan apakah ini tindak pidana atau bukan, kita periksa," imbuhnya.

Pihak Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyampaikan kebakaran yang terjadi di salah satu ruangan di BPOM pada Minggu (18/7) malam, tidak mengganggu pelayanan di BPOM.

Hal ini disampaikan BPOM melalui situs resminya Pom.go.id. Dimana dalam keterangannya tersebut BPOM memberikan klarifikasi mengenai kebakaran yang terjadi semalam itu.

Kantor BPOM. (Foto: Antara)
Kantor BPOM. (Foto: Antara)

"Dalam peristiwa kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Kerusakan terjadi di 1 ruangan dan tidak mengganggu fungsi pelayanan di Badan POM," tulis dalam keterangan tersebut, Senin (19/7)

Dalam keterangan resmi yang disampaikan oleh BPOM itu juga menyebutkan jika kebakaran terjadi pada sekitar pukul 21.30 WIB di Lantai 1 Gedung F Barat.

Pada saat kejadian sedang dilakukan pekerjaan peremajaan panel listrik. Pada sekitar pukul 22.00 WIB, api sudah berhasil dipadamkan dengan melibatkan 8 unit mobil pemadaman kebakaran dan 9 unit mobil penunjang dari Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat. (Knu)

Baca Juga:

Petugas Larang Wartawan Meliput Kantor BPOM yang Terbakar

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PR Panjang Integrasi BRIN, Alasan tidak Dipimpin Menteri Sampai Polemik Birokrasi
Indonesia
PR Panjang Integrasi BRIN, Alasan tidak Dipimpin Menteri Sampai Polemik Birokrasi

Masih memantau perkembangan revisi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 33 Tahun 2021 tentang Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Pemkot Bandung Pantau Perusahaan Yang Lakukan PHK Saat Pandemi
Indonesia
Pemkot Bandung Pantau Perusahaan Yang Lakukan PHK Saat Pandemi

"Ada beberapa catatan yang bukan ranah Pemerintah Kota Bandung. Beberapa catatan yang diharapkan bisa disampaikan ke pemerintah provinsi dan pemerintah pusat. Kita akan memfasilitasi itu," jelasnya.

Polda Metro Buka Layanan Lapor Pelanggaran Protokol Kesehatan via Medsos
Indonesia
Polda Metro Buka Layanan Lapor Pelanggaran Protokol Kesehatan via Medsos

Kapolda Polda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana membuka pengaduan terhadap pelanggar aturan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 pada masa PSBB.

Jokowi Minta Dikritik, Prima: Kita Dibayang-bayangi Kekhawatiran Diciduk Aparat
Indonesia
Jokowi Minta Dikritik, Prima: Kita Dibayang-bayangi Kekhawatiran Diciduk Aparat

Aktivis di era Jokowi sudah merasakan betul bagaimana pasal karet UU ITE

Bantuan Subsidi Upah Diharapkan Cegah PHK
Indonesia
Bantuan Subsidi Upah Diharapkan Cegah PHK

Dalam BSU 2021, jumlah calon penerima diperkirakan mencapai sekitar 8 juta orang dengan kebutuhan anggaran Rp 8 triliun dan besaran yang diterima bagi setiap orang adalah Rp 1 juta yang disalurkan melalui transfer bank.

SIM yang Habis Masa Berlakunya 23 Sampai 30 Agustus Dapat Dispensasi
Indonesia
SIM yang Habis Masa Berlakunya 23 Sampai 30 Agustus Dapat Dispensasi

Polda Metro Jaya masih menyediakan lima gerai layanan SIM Keliling

Gonta Ganti Nama Penanganan COVID-19 Dinilai Bikin Bingung Masyarakat
Indonesia
Gonta Ganti Nama Penanganan COVID-19 Dinilai Bikin Bingung Masyarakat

Anggota Komisi IX DPR RI, Saleh Partaonan Daulay menilai seringnya mengganti istilah akan membuat masyarakat tidak paham dengan kebijakan yang ada.

KRI Nanggala-402 Tenggelam, Kinerja Menhan Prabowo Layak Dievaluasi
Indonesia
KRI Nanggala-402 Tenggelam, Kinerja Menhan Prabowo Layak Dievaluasi

“Tragedi tenggelamnya KRI Nanggala-402 adalah berita duka bagi bangsa Indonesia. Namun ini bertolak belakang dengan anggaran Kementerian Pertahanan yang terus naik," kata Arjuna kepada wartawan, Senin (26/4)

Ihsan Yunus Mengaku Tidak Tahu Potongan Fee Paket Bansos untuk Juliari
Indonesia
Ihsan Yunus Mengaku Tidak Tahu Potongan Fee Paket Bansos untuk Juliari

Ihsan mengaku pernah bertemu Juliari di kantor Kemensos, namun tidak membicarakan proyek pengadaan bansos 2020.

Pelaku Penipuan terhadap Kaesang di Media Sosial Ditangkap
Indonesia
Pelaku Penipuan terhadap Kaesang di Media Sosial Ditangkap

Salah satu korbannya adalah putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep.