Polisi Buru Anggota Suporter yang Keroyok Dua Polisi di Senayan Suporter Persija di GBK Senayan, Jakarta (Foto: ANTARA)

MerahPutih.Com - Jajaran Polsek Metro Tanah Abang memburu oknum suporter yang diduga melakukan pengeroyokan terhadap dua anggota polisi usai laga Persija melawan Persebaya Surabaya di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

"Masih dalam proses lidik," ujar Kapolsek Tanah Abang AKBP Raden Mochammad Jauhari saat dihubungi, Kamis, (19/12).

Baca Juga:

Polisi Buru Pengedit dan Penyebar Video 'Bubarkan ABRI' Robertus Robet

Maka dari itu, dia mengaku belum bisa berkata banyak. Dia tidak merinci soal kronologis kejadian ini karena masih dalam penyelidikan tadi. Begitu pun kondisi kedua korban. Polisi mengaku perlu waktu guna mengungkapnya.

Kapolsek Tanah Abang AKBP Raden Mochammad Jauhari
Kapolsek Tanah Abang AKBP Raden Mochammad Jauhari (Foto: Ist)

Humas Gelora Bung Karno, Diah Kumala Sari menceritakan kronologis pemukulan yang dilakukan oknum suporter. Menurut Diah, ada dua polisi yang ikut menyaksikan laga yang berakhir untuk kemenangan Persebaya 2-1.

Diah mengatakan bahwa kedua polisi itu tak memakai baju dinas dan hanya mengenakan baju biasa seperti penonton lainnya.

Kedua polisi itu, kemudian berbincang mengenai Persebaya, sedangkan keduanya berada di tengah-tengah suporter Persija. Sontak beberapa oknum suporter Persija, mengira keduanya adalah suporter Persebaya dan langsung memukulinya.

"Jadi begini, si Polisi sedang menyaksikan pertandingan dengan temannya. Ia tidak memakai seragam polisi, namun memakai pakaian biasa. Begitu pertandingan selesai kedua membicarakan pertandingan sepakbola lagi," ujar Diah.

"Mereka berbicara soal Persebaya, yang kebetulan di laga itu menang. Suporter Persija mendengar pembicaraan tersebut, dan menyangka keduanya adalah pendukung Persebaya," kata menambahkan.

Menurut Diah, para suporter tersebut tidak mengetahui jika yang keduanya adalah aparat kepolisian. Sebab itu tadi, keduanya memakai pakaian biasa. Diah juga menambahkan, keduanya sempat lari dan dikejar oleh segerombolan oknum suporter.

Baca Juga:

Polisi Buru Otak Kerusuhan 22 Mei, Kuncinya Logo Parpol di Amplop Bayaran

Hingga akhirnya, keduanya mendapat pertolongan dari Polisi Lalu Lintas yang tengah bertugas. Sebagai informasi tambahan, Diah juga menyebut bahwa kasus ini tengah diusut dan dikembangkan oleh pihak Polsek Tanah Abang.

"Bapak polisi lari arah keluar dan ditolong oleh Polantas. Ia bilang, jika dirinya adalah seorang polisi yang sedang tidak bertugas. Sekarang ini kejadian tersebut sedang dikembangkan oleh Polsek Tanah Abang," pungkas Diah.(Knu)

Baca Juga:

Polisi Buru Wanita Perekam Video Ancam Penggal Jokowi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 Pandemi COVID-19, Kapolda Jateng Klaim Tindak Kejahatan Turun 50 Persen
Indonesia
Pandemi COVID-19, Kapolda Jateng Klaim Tindak Kejahatan Turun 50 Persen

"Tindak kejahatan di Jawa Tengah turun mencapai 50 persen. Alhamdulillah tidak kriminalitas sekarang sudah tidak terlalu banyak," ujar Rycko

Sebagai Gubernur Jabar, Ridwan Kamil Dinilai Tahu Persis Kegiatan Rizieq di Bogor
Indonesia
Sebagai Gubernur Jabar, Ridwan Kamil Dinilai Tahu Persis Kegiatan Rizieq di Bogor

Selain itu, adapula Babinkamtibmas Aiptu Dadang Sugiana

Update Corona DKI Kamis (9/7): 13.362 Positif, 8.645 Orang Sembuh
Indonesia
Update Corona DKI Kamis (9/7): 13.362 Positif, 8.645 Orang Sembuh

Untuk kasus positif ditindaklanjuti dengan pemeriksaan swab secara PCR

Tak Ada 'Undangan' dari Jokowi, PAN Tetap Oposisi
Indonesia
Tak Ada 'Undangan' dari Jokowi, PAN Tetap Oposisi

Semangat yang digelorakan PAN adalah bagaimana bisa melakukan akselerasi

Kronologi Nenek Siti Tewas Terjebak Banjir Versi Lurah Cipinang
Indonesia
Kronologi Nenek Siti Tewas Terjebak Banjir Versi Lurah Cipinang

Arus air saat itu sangat deras sehingga membuat petugas kesulitan mengevakuasi almarhum.

Habis Akibat Corona, Warga Terdampak Abu Vulkanik Gunung Merapi Sulit Dapat Masker
Indonesia
Habis Akibat Corona, Warga Terdampak Abu Vulkanik Gunung Merapi Sulit Dapat Masker

"Saya berharap ada tindak lanjut dari pemerintah daerah untuk mengatasi persoalan langkanya masker ini," kata dia.

 Dorong Transparansi Bansos, KPK Koordinasi dengan Tiga Pemda di Jawa Barat
Indonesia
Dorong Transparansi Bansos, KPK Koordinasi dengan Tiga Pemda di Jawa Barat

Imbauan KPK tersebut merespon informasi yang diterima KPK dan dikonfirmasi oleh ketiga pemda tersebut terkait persoalan dalam penyaluran bansos.

[HOAKS Atau FAKTA]: Habib Rizieq Gunakan Serban Berlogo Palu Arit
Indonesia
[HOAKS Atau FAKTA]: Habib Rizieq Gunakan Serban Berlogo Palu Arit

Beredar foto bergambar wajah Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab dengan menggunakan serban berlogo palu arit dan mulutnya terdapat sendal jepit berwarna hitam.

Mabes Polri Ungkap Alasan Tolak Gatot Nurmantyo Cs Jenguk Pentolan KAMI
Indonesia
Mabes Polri Ungkap Alasan Tolak Gatot Nurmantyo Cs Jenguk Pentolan KAMI

Sejumlah petinggi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) seperti Gatot Nurmantyo dan Din Syamsuddin mau menjenguk rekan-rekan mereka yang ditahan.

RUU Cilaka Tak Bisa Selamatkan Pekerja dari PHK Akibat COVID-19?
Indonesia
RUU Cilaka Tak Bisa Selamatkan Pekerja dari PHK Akibat COVID-19?

Angka tersebut masih di bawah target Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam RPJMN 2020