Polisi Ungkap Tujuan Direktur TV Swasta Unggah Konten Provokatif Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Hengki Haryadi dalam konferensi pers, Jumat (15/10) (MP/Kanugraha)

Merahputih.com - Polres Metro Jakarta Pusat menetapkan Direktur BSTV Bondowoso, Arief Zainurrohman (AZ), sebagai tersangka postingan diduga hoaks dan SARA di akun YouTube pribadinya, 'Aktual TV'.

Polisi menyebut pelaku memproduksi konten provokatif itu demi meraup keuntungan materi.

Baca Juga:

Mengenal Pengaruh Hoaks Pada Ketahanan Digital Nasional

"Mereka ternyata meng-upload konten-konten provokatif ini dengan tujuan materi," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Hengki Haryadi dalam konferensi pers, Jumat (15/10).

Dalam kurun delapan bulan, para tersangka telah mendapat keuntungan dari ratusan konten yang telah di-upload di YouTube-nya. Keuntungan yang diraup cukup menggiurkan.

"Dalam kurun waktu delapan bulan mereka mendapatkan adsense YouTube kurang-lebih Rp 1,8 sampai Rp 2 miliar," ucapnya.

Tangkapan Layar kanal youtube Aktual TV (youtube)

Hengki menyebut para tersangka membuat konten provokatif itu sebagai bentuk adu domba di era digital. Adu domba yang dilakukan tersangka dapat menimbulkan kegaduhan, keonaran, mengganggu keamanan, tapi dalam rangka keuntungan pribadi.

Baca Juga:

Polisi Tangkap Direktur TV Swasta Terkait Kasus Dugaan Hoaks

"Kita bisa lihat dan ternyata dari 'Aktual TV ini disebarkan ke akun-akun lain bahkan tersebar di platform media sosial lain, di-download disebar ke WA, Twitter, dan sebagainya, sehingga ini semakin viral," ujarnya. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jokowi Tunjuk Deputi IV KSP Jadi Ketua Tim Seleksi KPU dan Bawaslu
Indonesia
Jokowi Tunjuk Deputi IV KSP Jadi Ketua Tim Seleksi KPU dan Bawaslu

Pengangkatan kesebelas pansel karena masa jabatan para anggota KPU dan Bawaslu 2017-2022 akan berakhir pada 11 April 2022.

Siswa Sekolah Positif COVID-19, Orang Tua Tolak Anak Masuk Isoter
Indonesia
Siswa Sekolah Positif COVID-19, Orang Tua Tolak Anak Masuk Isoter

Tujuh siswa yang positif dalam konsisi sehat tanpa gejala. Meskipun demikian orang tua siswa positif menolak dilakulan masuk isoter.

Stasiun Tugu dan Solo Balapan Layani Pemeriksaan GeNose C19
Indonesia
Stasiun Tugu dan Solo Balapan Layani Pemeriksaan GeNose C19

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 mulai operasionalkan alat deteksi COVID-19, GeNose C19 di Stasiun Tugu, Yogyakarta dan Stasiun Solo Balapan, Solo, Jumat (5/2).

Polisi Ancam Bubarkan Warga yang Ambil Foto Gunung Gede dari Flyover Kemayoran
Indonesia
Polisi Ancam Bubarkan Warga yang Ambil Foto Gunung Gede dari Flyover Kemayoran

Lilik juga memastikan bakal membubarkan orang yang nekat berkerumun dan mengambil foto diatas flyover

KPU Usulkan Pemilu 2024 di 21 Februari
Indonesia
KPU Usulkan Pemilu 2024 di 21 Februari

Berkaca pada Pemilu 2019, lebih dari 500 anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) meninggal dunia akibat kelelahan saat bertugas.

PPKM Dimulai, PNS Keluyuran Kena Sanksi
Indonesia
PPKM Dimulai, PNS Keluyuran Kena Sanksi

Kerja dari rumah bagi para ASN Solo, sudah pernah diterapkan saat Pemkot Solo saat menetapkan Kejadian Luar Biasa (KLB) COVID-19 pada 13 Maret 2020.

 Sampai Titik Penyekatan, Pemudik Dipastikan Bakal Dites Swab
Indonesia
Sampai Titik Penyekatan, Pemudik Dipastikan Bakal Dites Swab

Ditlantas Polda Metro Jaya paling tidak, menyiapkan 1.000 swab antigen drive thru dengan kuota swab harian yang disiapkan 100-200 per hari.

Peringatan HPN 2021, Gibran Ajak Wartawan Solo Sebarkan Virus Optimisme
Indonesia
Peringatan HPN 2021, Gibran Ajak Wartawan Solo Sebarkan Virus Optimisme

Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) di Solo diperingati secara sederhana di Monumen Pers, Solo, Jawa Tengah, Selasa (9/2).

Mayoritas Masyarakat Banten Anggap Penanganan COVID-19 Berhasil
Indonesia
Mayoritas Masyarakat Banten Anggap Penanganan COVID-19 Berhasil

Lembaga Kajian Politik Nasional (KPN) melakukan survei terkait tingkat kepuasan publik terhadap pemerintah terkait penanganan pandemi COVID-19 di Provinsi Banten.

Komnas HAM Libatkan Tiga Ahli Bantu Tangani Kasus TWK KPK
Indonesia
Komnas HAM Libatkan Tiga Ahli Bantu Tangani Kasus TWK KPK

Kalau calon ahli juga merekomendasikan ahli yang lain maka bisa lebih