Polisi Bongkar Sindikat Pemalsuan Buku Nikah Jaringan Jakarta-Subang Ilustrasi buku nikah. Foto: Istimewa

MerahPutih.com - Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Utara meringkus tujuh orang yang tergabung dalam sindikat pembuat buku nikah palsu jaringan Jakarta-Subang.

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Guruh Arif Darmawan mengatakan, sindikat ini sudah beraksi sejak 2015 silam. Mereka bergerak secara terorganisir untuk membuat dan memasarkan buku nikah palsu.

Baca Juga

Dibandingkan dengan Buku Nikah, Ini Kelebihan Kartu Nikah versi Kementerian Agama

"Konsumen dari sindikat ini kebanyakan merupakan pasangan suami istri yang baru saja nikah siri," kata Guruh kepada wartawan di Polres Metro Jakarta Utara, Selasa (16/3).

Dari pengungkapan ini, kata Guruh, pihaknya mengamankan 80 buku nikah palsu dan 2.850 sampul buku nikah palsu. Ada juga mesin pemotong kertas dan mesin cetak.

Guruh menerangkan, pengungkapan sindikat ini berawal dari informasi adanya peredaran buku nikah palsu di kamar nomor 210, Rusun Marunda, Cilincing, Jakarta Utara. Aparat lalu melakukan penyelidikan ke lokasi.

Buku nikah. Foto: Kemenag Sumsel

Aparat di sana mendapatkan bukti adanya dua buku nikah palsu. Turut diamankan seorang pelaku, pria berinisial S. Dia diketahui merupakan perantara yang bertugas memasarkan buku nikah palsu kepada konsumen.

Dari penangkapan S, lanjut Guruh, jajarannya melakukan pengembangan dengan menangkap tiga pelaku lainnya di wilayah Cilincing.

Mereka adalah pria berinisial AH, A, dan BS. BS merupakan otak dari sindikat ini. Selanjutnya, tiga pelaku lainnya berinisial S, Y, dan K ditangkap di wilayah Pusaka Jaya, Subang, Jawa Barat.

Guruh mengatakan, dari pengakuan tersangka berinisial S, dia menjual per pasang buku nikah palsu kepada pemesan seharga Rp 3,5 juta. Adapun pemesannya kebanyakan adalah pasangan nikah siri atau tidak resmi.

Para pemesan, lanjut Guruh, menggunakan buku nikah palsu itu untuk legalitas status suami istri, kartu keluarga, mendaftar BPJS, akte kelahiran anak, dan KTP anak.

"Oleh karena itu, penggunaan buku nikah palsu ini menimbulkan kerugian negara," kata Guruh.

Guruh menerangkan, pengungkapan sindikat ini berawal dari informasi adanya peredaran buku nikah palsu di kamar nomor 210, Rusun Marunda, Cilincing, Jakarta Utara.

Aparat lalu melakukan penyelidikan ke lokasi pada 25 Februari 2021. Pihak kepolisian di sana mendapatkan bukti adanya dua pasang buku nikah palsu.

Sindikat ini diketahui telah beroperasi sejak 2015 silam. Tujuan utamanya sebagai mata pencaharian.

Atas perbuatannya, ketujuh tersangka dijerat pasal 263 KUHP tentang pemalsuan dokumen.

"Mereka terancam hukuman 6 tahun penjara," kata Guruh. (Knu)

Baca Juga

Hakim Vonis Terdakwa Pemalsuan Buku Nikah Kaden PJR Polri 10 Bulan Penjara

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polda Metro Targetkan Seluruh Warga Jakarta Sudah Divaksin 17 Agustus
Indonesia
Polda Metro Targetkan Seluruh Warga Jakarta Sudah Divaksin 17 Agustus

Dalam pelaksanaannya, tidak ada unsur struktural yang terlibat

Puluhan Pendukung Rizieq Diamankan saat Hadiri Persidangan
Indonesia
Puluhan Pendukung Rizieq Diamankan saat Hadiri Persidangan

Polisi mengamankan sejumlah simpatisan Rizieq Shihab yang menghadiri sidang online di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

Komnas HAM Sebut Penembakan 4 Anggota FPI Pelanggaran HAM
Indonesia
Komnas HAM Sebut Penembakan 4 Anggota FPI Pelanggaran HAM

Komnas HAM memaparkan hasil investigasi peristiwa tewasnya enam laskar FPI pada 27 November 2020 lalu. Hasilnya, Komnas HAM menyatakan tewasnya 4 orang laskar FPI merupakan pelanggaran HAM.

GeNose Mulai Digunakan di Rumah Sakit
Indonesia
GeNose Mulai Digunakan di Rumah Sakit

Dian berharap dukungan dari instansi berwenang serta masyarakat agar proses tersebut berjalan lancar. Karena, tes menggunakan GeNose itu sifatnya murah, tidak invasif, dan mudah.

Positivity Rate 13,4 Persen, Pertambahan Kasus COVID-19 DKI Sebanyak 1.027 Jiwa
Indonesia
Positivity Rate 13,4 Persen, Pertambahan Kasus COVID-19 DKI Sebanyak 1.027 Jiwa

Sebanyak 7.141 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 1.027 positif dan 6.114 negatif.

Bansos Rp 600 Ribu Mulai Disalurkan untuk Lebih dari Dua Juta Warga
Indonesia
Bansos Rp 600 Ribu Mulai Disalurkan untuk Lebih dari Dua Juta Warga

Pada April 2021 seluruh karyawan Pos Indonesia telah diberikan vaksinasi

Pemprov DKI Janji BST Tahap Dua dan Tiga Cair Bulan Ini
Indonesia
Pemprov DKI Janji BST Tahap Dua dan Tiga Cair Bulan Ini

Perlu ada sinergisitas untuk masalah BST ini dengan berbagai pihak

Babak Baru Kasus Pelanggaran Protokol Kesehatan, Rizieq Bakal Digiring ke Kejaksaan
Indonesia
Babak Baru Kasus Pelanggaran Protokol Kesehatan, Rizieq Bakal Digiring ke Kejaksaan

Bareskrim telah melengkapi berkas perkara dengan tersangka Rizieq Shihab atas kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan.

2.584 Anak Terpapar COVID-19 di Bangka Belitung
Indonesia
2.584 Anak Terpapar COVID-19 di Bangka Belitung

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) untuk menangani COVID-19 yang menjangkiti ibu hamil, ibu melahirkan, balita, dan anak-anak.

Update COVID-19 Kamis (6/8): Pasien Positif Bertambah 1.882 Orang
Indonesia
Update COVID-19 Kamis (6/8): Pasien Positif Bertambah 1.882 Orang

Suspek bertambah menjadi sebanyak 91.219 kasus