Polisi Bongkar Rekayasa Perkelahian di Thamrin, Pelaku Ngaku Dibayar Rp500 Ribu Ilustrasi (MerahPutih/Alfi Rahmadhani)

MerahPutih.com - Polisi membongkar rekayasa perkelahian antar sejumlah pemuda di kawasan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Video tersebut memang menunjukkan adanya baku hantam hingga membuat pengendara jalan di persimpangan Thamrin tercengang.

Aksi baku pukul antar pelaku memang sempat viral di akun media sosial lantaran terjadi di depan lampu merah yang dilihat banyak orang. Video berdurasi 27 detik itu memperlihatkan ketiga pelaku, DD, SW dan IR.

Baca Juga

Polisi Belum Temukan Pelaku Penusukan Paspampres

"Iya pelaku sudah kami amankan. Itu rekayasa. Kami cek ke lokasi tiga orang itu disuruh pembuat konten dan sekarang sedang diselidiki," kata Kapolsek Metro Menteng AKBP Guntur Muhammad Thariq kepada MerahPutih.com, Sabtu (15/2)

Tiga pelaku
Ketiga pelaku rekayasa perkelahian di Thamrin, DD, SW dan IR. Foto: MP/Kanu

Gozali melanjutkan, ketiga pelaku yang merupakan tukang bajaj di seputaran Thamrin itu dibayar Rp 500 ribu oleh sang wanita pemilik akun yang ingin tenar.

"Itu Rp 500 ribu bagi tiga. Yang mukul-mukul Rp 200 dan yang pura-pura nengahin Rp 100," jelas Gozali.

Gozali mengatakan, polisi bisa menangkap ketiganya dari pemeriksaan video yang ternyata direkam pada 11 Januari.

"Kami langsung telusuri ke lokasi rupanya sama yang pembuat konten mereka sudah latihan 'nanti mukulnya begini'. Mereka kayak 'rekonstruksi' di sekitaran situ," jelas Gozali.

Baca Juga

Berkelahi di Tempat Hiburan, Polisi Tembak Warga Sipil Hingga Tewas

Gozali mengatakan, motif sang pemilik akun menyebarkan video yang diduga hoaks itu karena mencari follower.

"Si pemilik akun kepingin akunnya difollow saja. Tapi kalau dilihat yang komen disana cuman 9 orang. Diduga untuk dapat keuntungan saja," ungkap Gozali.

Sang perempuan yang pemilik akun sendiri bertugas merekam dan menyebarkannya. "Ada temannya yang pura-pura jadi korban," jelas Gozali.

A
Screenshot perkelahian di Thamrin. Foto: MP.Kanu

Gozali mengatakan, polisi masih menyelidiki dugaan adanya penyebaran hoaks dalam video itu lantaran bisa menimbulkan salah persepsi di mata masyarakat.

"Kami lagi pelajari dulu. Yang perempuan pemilik akun ini kan belum kami amankan," terang Gozali.

Baca Juga

Dipicu Spanduk, Dua Kampung di Jayapura Terlibat Perkelahian

Sementara, pelaku DD mengaku tak berniat melakukan penganiayaan.

"Itu rekayasa. Kami dibayar oleh pemilik video (untuk bertengkar) untuk keperluan vlog dan konten Youtubenya," jelas DD dengan wajah memelas. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 Pemprov DKI: 81.368 Orang Jalani Rapid Test, 3.103 Terkonfirmasi Positif Corona
Indonesia
Pemprov DKI: 81.368 Orang Jalani Rapid Test, 3.103 Terkonfirmasi Positif Corona

"Total sebanyak 81.368 orang telah menjalani rapid test, dengan rincian 3.103 orang dinyatakan COVID-19 dan 78.265 orang negatif," kata Ani

Ketahuan Selundupkan Pemudik, 5 Mobil Travel Ditindak
Indonesia
Ketahuan Selundupkan Pemudik, 5 Mobil Travel Ditindak

Mobil travel yang banyak ditindak tegas di sejumlah pos penyekatan tersebut yakni dengan plat nomor asal Jawa Tengah, Jawa Timur dan DKI Jakarta

Cegah Virus Corona, Bandara Soetta Kembali Disemprot Disinfektan
Foto
Cegah Virus Corona, Bandara Soetta Kembali Disemprot Disinfektan

Petugas gabungan melakukan penyemprotan cairan disinfektan di area kedatangan Terminal 3 kedatangan Bandara Soekarno Hatta (Soetta), Kota Tangerang, Banten, Jumat (13/3/2020). PT. Angkasa Pura II selaku pengelola bandara Soekarno Hatta bekerjasama dengan Karantina Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Soetta, BIN dan satuan Gegana Brimob Mabes Polri melakukan penyemprotan disinfektan di area Kedatangan Internasional Bandara Soekarno-Hatta yang bertujuan untuk pencegahan penularan virus Corona melalui fasilitas yang tersedia

Kronologi Nenek Siti Tewas Terjebak Banjir Versi Lurah Cipinang
Indonesia
Kronologi Nenek Siti Tewas Terjebak Banjir Versi Lurah Cipinang

Arus air saat itu sangat deras sehingga membuat petugas kesulitan mengevakuasi almarhum.

PSBB Total Bisa Berdampak pada PHK Massal Usaha Perbelanjaan
Indonesia
PSBB Total Bisa Berdampak pada PHK Massal Usaha Perbelanjaan

Pemberlakuan PSBB total menjadi pembelajaran sangat berharga betapa pentingnya kepatuhan dan disiplin dalam pemberlakuan protokol kesehatan dalam masa pandemi ini.

Ini Alasan Kuat Kenapa Tes Corona Harus Digratiskan
Indonesia
Ini Alasan Kuat Kenapa Tes Corona Harus Digratiskan

Pengamat politik Ujang Komaruddin menilai, pemerintah harus menggratiskan biaya uji corona yang kini dilakukan secara massal.

Berkomplot dengan Mafia, Anak Tega Palsukan Sertifikat Tanah Ayahnya
Indonesia
Berkomplot dengan Mafia, Anak Tega Palsukan Sertifikat Tanah Ayahnya

Untuk memudahkan pengurusan, pelaku menggunakan orang yang mengaku orangtuanya

Penyerangan Polsek Ciracas Gegara Hoaks, BPIP: Bukti Budaya Kritis Terkikis
Indonesia
Penyerangan Polsek Ciracas Gegara Hoaks, BPIP: Bukti Budaya Kritis Terkikis

Serangan itu disebabkan oleh hoaks (berita bohong) yang disebarkan salah satu oknum anggota TNI.

Hakim di PN Jakarta Pusat Positif COVID-19
Indonesia
Hakim di PN Jakarta Pusat Positif COVID-19

Selain itu, kata Bambang, Ketua PN Jakpus juga telah melaporkan kepada Ketua Pengadikan Tinggi DKI Jakarta terkait hal ini.

Belva Devara Mundur, Jokowi Harus Batalkan Program Kartu Prakerja
Indonesia
Belva Devara Mundur, Jokowi Harus Batalkan Program Kartu Prakerja

Permasalahan terkait Kartu Prakerja tidak serta merta tuntas dengan mundurnya CEO Ruangguru itu.