Polisi Bongkar Prostitusi Online yang Kerap Jual Wanita di Facebook Ilustrasi prostitusi (MerahPutih/Alfi Rahmadhani)

Merahputih.com - Polres Pelabuhan Tanjung Priok menangkap seorang remaja wanita berinisial EGR (18) yang terlibat dalam jaringan prostitusi online.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Reynold Elisa Hutagalung mengatakan EGR ditangkap di salah satu hotel di kawasan Sunter, Jakarta Utara, Kamis (7/9) sore. Ketika itu, ia hendak melakukan transaksi.

"Kami tangkap beserta barang bukti seperti uang tunai Rp 4 juta handpone, pakaian dalam wanita, dan kwitansi pembayaran hotel," jelas Reynold kepada Merahputih.com, Minggu (10/3).

Reynold melanjutkan, jejak pelaku yang merupakan mahasiswa ini terdeteksi tim Cyber Patrol. "Kami dapat informasi bahwa ada pelaku diduga menawarkan prostitusi secara online melalui Facebook dengan akun atas nama 'Tasya Ayusari'," ungkap Reynold.

Reynold melanjutkan, team menerima tawaran dan menentukan hotel D'Arcici sebagai lokasi. Ia menjanjikan harga Rp 4 juta untuk seorang wanita bernisial TW (17) untuk short time. "Dari hasil penjualan pelaku mendapat keuntungan Rp. 500 ribu," jelas Reynold.

pros
Ilustrasi Prostitusi Online (MerahPutih/Alfi Rahmadhani)

Ternyata apes, ternyata yang membooking perempuan itu adalah anggota yang sedang menyamar. Sontak, wanita yang berdomisili di Johar Baru ini kaget dan hanya bisa pasrah saat ditangkap.

"Pelaku dan barang bukti diamankan ke polres pelabuhan tanjung priok guna proses lanjut," kata Reynold.

Usut punya usut, ternyata EGR diduga sebagai pemain lama. Motifnya diduga karena ekonomi. "Polisi masih mendalami kemungkinan adanya korban dan pelaku lain," tutup Reynold.

Akibat perbuatanya, EGR dikenakan Pasal 2 UU RI No. 21 Tahun 2007 tentang TPPO juncto Pasal 45 jo pasal 27 ayat 1 UU RI No. 11 Tahun 2008 tentang ITE. Ancaman hukumannya diatas 5 tahun. (Knu)


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH