Polisi Bongkar Produksi Kosmetik Ilegal Setelah 20 Tahun Beroperasi Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Risky Andrianto)

MerahPutih.com - Dit Narkoba Bareskrim Polri mengungkap kasus produksi kosmetik tanpa izin edar yang beromzet hingga Rp400 juta/bulan.

Ada tiga lokasi yang digerebek termasuk klinik kecantikan IVA Skin Care yang berlokasi di Jalan Pluit Kencana Raya Penjaringan, Jakarta Utara yang berfungsi sebagai tempat penjualan.

Menurut Dir Narkoba Brigjen Krisno Halomoan Siregar, ada satu tersangka yang dibekuk yaitu R alias ibu I yang berprofesi sebagai ahli kecantikan dan beralamat di Bandengan, Penjaringan.

Baca Juga:

Detik-Detik Rizieq Shihab Digiring ke Penjara Bareskrim Polri

“Pengungkapan ini berdasar informasi masyarakat adanya produksi kosmetik ilegal yang diedarkan di salon kecantikan wilayah Jakarta Utara dan perdagangan online,” kata Krisno dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Selasa (19/1).

Info tersebut ditindaklanjuti Subdit 3 Ditipid Narkoba dengan penyelidikan.

Bareskrim Polri (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)
Bareskrim Polri (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Pada tanggal 13 Januari 2021, sekitar pukul 18.15 WIB, anggota tim menemukan barang bukti kosmetik ilegal (tanpa izin edar). Adapula beberapa produk yang punya izin edar dari BPOM RI namun sudah mati (kedaluwarsa).

Selanjutnya, tim mengembangkan temuan tersebut dan berhasil menemukan tempat produksi di sebuah rumah (TKP kedua).

"Kami berhasil menyita bahan-bahan kimia (prekursor) dan alat-alat atau mesin yang diduga untuk digunakan untuk memproduksi kosmetika ilegal,” sambungnya.

Baca Juga:

Bareskrim Mulai Dalami Kasus Dugaan Penipuan Berkedok Investasi PT Jouska

Berdasarkan alat bukti yang diperoleh penyidik, diduga bahwa usaha ilegal milik R alias I sudah berjalan selama 20 tahun dengan mempekerjakan beberapa orang karyawan.

Tersangka tidak memiliki keahlian kefarmasian dalam melakukan kegiatan produksi kosmetik.

Kosmetik hasil produksi tersebut dijual di salon IVA milik tersangka dan juga melalui online.

Pasal yang dilanggar dan dipersangkakan melakukan pidana di bidang kesehatan karena memproduksi dan mengedarkan sediaan farmasi berupa produk kosmetik. (Knu)

Baca Juga:

Rizieq Shihab Diangkut dari Tahanan Polda Metro Jaya ke Bareskrim

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Hadi Pranoto Ditantang Buktikan Keabsahan Obat 'Corona' di Depan Penyidik
Indonesia
Hadi Pranoto Ditantang Buktikan Keabsahan Obat 'Corona' di Depan Penyidik

Muanas menilai, langkah Hadi yang mengklaim obat herbalnya memiliki izin Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), akan ditentukan oleh proses penyidikan.

Pemerintah Siapkan Teknologi Baru Lacak Penyebaran Corona
Indonesia
Pemerintah Siapkan Teknologi Baru Lacak Penyebaran Corona

Teknologi tersebut akan terhubung dengan fasilitas layanan kesehatan di setiap daerah

Polisi: 3 ABK WNI Dilarung di Laut
Indonesia
Polisi: 3 ABK WNI Dilarung di Laut

Polisi telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus ini

Kapolri Ungkap Ada Surplus 288 Kombes dan 213 Pati di Polri
Indonesia
Kapolri Ungkap Ada Surplus 288 Kombes dan 213 Pati di Polri

Ada surplus 288 untuk jabatan Kombes dan 213 personel untuk jabatan Pati.

[HOAKS atau FAKTA]: Rektor UIC Bogor Tweet Tiap Keluarga di DKI Dapat Bansos Rp1,2 Juta
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Rektor UIC Bogor Tweet Tiap Keluarga di DKI Dapat Bansos Rp1,2 Juta

Bansos yang diberikan Pemprov DKI Jakarta selama masa PSBB adalah sebesar Rp600 ribu per kepala keluarga

Sindir Blusukan Risma, PKS: Menteri Skala Kebijakannya Nasional Bukan Hanya Jakarta
Indonesia
Sindir Blusukan Risma, PKS: Menteri Skala Kebijakannya Nasional Bukan Hanya Jakarta

Menurut Suhaimi, Menteri Risma seharusnya jangan hanya fokus mengatasi gelandangan di ibu kota. Pasalnya jabatan menteri ruang lingkupnya nasional bukan saja Jakarta.

Dalam 24 Jam, Brazil Catat Rekor 42.725 Kasus Baru COVID-19
Indonesia
Dalam 24 Jam, Brazil Catat Rekor 42.725 Kasus Baru COVID-19

Sejauh ini Brazil telah melaporkan hampir 1,2 juta kasus penyakit pernapasan, yang disebabkan oleh virus corona jenis baru, sejak pandemi mulai melanda.

Airlangga: Tahun 2021 Saatnya Kembali Bekerja
Indonesia
Airlangga: Tahun 2021 Saatnya Kembali Bekerja

Implementasi UU Cipta Kerja juga akan menjadi peluang yang mendorong pemulihan ekonomi 2021.

Curhat Gilang Pradipta yang Gagal Masuk Sekolah Negeri karena Kalah Selisih Umur dengan Temannya
Indonesia
Curhat Gilang Pradipta yang Gagal Masuk Sekolah Negeri karena Kalah Selisih Umur dengan Temannya

"Saya bingung aja, temen yang umurnya di bawah saya dapet negeri tapi saya engga," kata Gilang

Cara Pengurus Masjid Istiqlal Distribusikan Daging Kurban ke Mustahik di Tengah Pandemi
Indonesia
Cara Pengurus Masjid Istiqlal Distribusikan Daging Kurban ke Mustahik di Tengah Pandemi

Hingga kini, baru terdapat 20 ekor sapi dan 11 ekor kambing