Polisi Bongkar Peran Tiga Pelaku Penyebar Hoaks Lewat 'Aktual TV' Tangkapan Layar kanal youtube Aktual TV (youtube)

Merahputih.com - Polisi menegaskan bahwa Arief Zainurrohman (AZ) merupakan Direktur BSTV Bondowoso.

Arief ditangkap terkait dugaan postingan hoaks dan SARA di channel akun YouTube pribadinya, yakni 'Aktual TV'.

"Karena yang dia sampaikan konteks yang dia sampaikan berita bohong ini bukan melalui PT perusahaan televisi, tapi ada konten yang dia buat di salah satu YouTube," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, Jumat (15/10).

Baca Juga:

Mengenal Pengaruh Hoaks Pada Ketahanan Digital Nasional

Arief memposting dugaan hoaks dan SARA melalui YouTube 'Aktual TV' dan tidak terdaftar di Dewan Pers.

"Kontennya itu memang melalui kanal YouTube 'Aktual TV'. Aktual TV ini tidak terdaftar di Dewan Pers, nanti dijelaskan oleh pakarnya ada kita bawa sini pakar komunikasi," katanya.

Selain Arief, dua anak buahnya juga ikut ditangkap. Keduanya diketahui berinisial M dan AF. Keduanya memiliki peran masing-masing dalam memproduksi hoaks di YouTube 'Aktual TV' itu.

"Yang kedua adalah M, ini adalah pengelola channel yang melakukan editing, meng-upload dan konten kreator Aktual TV ini," imbuh Yusri.

Hoaks. (Gambar oleh Gerd Altmann dari Pixabay)
Hoaks. (Gambar oleh Gerd Altmann dari Pixabay)

Selanjutnya, tersangka AF merupakan pengisi suara (narator) di Aktual TV. Sedangkan Arief sendiri adalah pemilik sekaligus pembuat ide dalam membuat konten yang akan dimuat di akun YouTube-nya itu.

"AZ sendiri, ini dia pemilik channel 'Aktual TV' ini, dia yang buat ide membuat konten mengarahkan dan menyortir hasil editing konten yang akan di-upload di 'Aktual TV'," katanya.

Baca Juga:

Polisi Tangkap Direktur TV Swasta Terkait Kasus Dugaan Hoaks

Saat ini ketiganya telah ditetapkan sebagai tersangka. Polisi masih akan melakukan pemeriksaan terhadap ketiganya itu.

Mereka dijerat Pasal, di pasal 14 ayat 1 ayat 2 UU ITE demgan ancaman hukuman di atas 5 tahun. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jokowi Akui Kebijakan Pemerintah Soal Minyak Goreng Belum Efektif
Indonesia
Jokowi Akui Kebijakan Pemerintah Soal Minyak Goreng Belum Efektif

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) dan subsidi berupa bantuan langsung tunai (BLT) minyak goreng belum efektif menekan harga minyak goreng (migor) curah.

Tak Ikuti Jejak Anies, Ganjar Tegaskan UMP Jateng Sesuai Peraturan Pemerintah
Indonesia
Tak Ikuti Jejak Anies, Ganjar Tegaskan UMP Jateng Sesuai Peraturan Pemerintah

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan terkait penetapan UMP 2022 Jawa Tengah naik 0,78 persen sudah sesuai dengan peraturan pemerintah.

Eks PNS Kementerian ESDM Dituntut 4 Tahun 3 Bulan Penjara
Indonesia
Eks PNS Kementerian ESDM Dituntut 4 Tahun 3 Bulan Penjara

Dalam persidangan tersebut, Sri dituntut dengan pidana empat tahun dan tiga bulan penjara. Ia dinilai terbukti melakukan sejumlah pengadaan fiktif pada 2012 sehingga merugikan negara senilai Rp 11.124.736.447.

Cara Gibran Cegah ASN Mudik saat Tahun Baru
Indonesia
Cara Gibran Cegah ASN Mudik saat Tahun Baru

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah mengambil kebijakan mengandangkan seluruh kendaraan dinas jelang libur Tahun Baru.

[HOAKS atau FAKTA]: Bill Gates Pembuat Virus COVID-19
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bill Gates Pembuat Virus COVID-19

Postingan Bumi Nuswantara tersebut beredar di tengah pandemi COVID-19

BPK Nilai Penyediaan Hunian Terjangkau yang Dijanjikan Anies Belum Optimal
Indonesia
BPK Nilai Penyediaan Hunian Terjangkau yang Dijanjikan Anies Belum Optimal

BPK menyimpulkan terdapat sejumlah permasalahan program penyediaan hunian bagi warga miskin yang masih belum baik.

Publik Hanoi Berbondong-bondong Saksikan Pertandingan Cabor Atletik di Hari Kelima
Indonesia
Publik Hanoi Berbondong-bondong Saksikan Pertandingan Cabor Atletik di Hari Kelima

Hari kelima cabang olahraga (cabor) atletik SEA Games 2021, Rabu (18/5), berlangsung sangat meriah.

Kuasa Hukum Ungkap Penyakit Lukas Enembe
Indonesia
Kuasa Hukum Ungkap Penyakit Lukas Enembe

Kuasa Hukum Lukas Enembe, Stefanus Roy Hening menyatakan kliennya sejak empat tahun lalu menderita sejumlah penyakit. Mulai dari penyakit stroke hingga jantung.

Kunker ke Sragen, Iriana Jokowi Bagikan 550 Paket Sembako ke Warga
Indonesia
Kunker ke Sragen, Iriana Jokowi Bagikan 550 Paket Sembako ke Warga

Iriana membagikan 550 paket sembako dan ratusan bibit pohon kopi, alpukat dan kelapa genjah varian kuning Bali

Akhirnya, Panglima Andika dan KSAD Dudung Duduk Bareng di Rapat DPR
Indonesia
Akhirnya, Panglima Andika dan KSAD Dudung Duduk Bareng di Rapat DPR

Jenderal Dudung Abdurrachman memenuhi janjinya untuk menghadiri rapat tersebut. Ia hadir bersama Jenderal Andika, menyusul Menhan Prabowo Subianto yang tiba lebih dulu.