Polisi Bongkar Penyelundupan Narkoba ke Rutan Polres Jaksel dalam Tempe Orek Kapolres Jakaarta Selatan, Kombes Azis Andriansyah saat rilis penyelundupan narkoba dalam tempe orek di Mapolres Jaksel, Selasa (2/3). Foto: MP/Kanu

MerahPutih.com - Polres Metro Jakarta Selatan (Jaksel) menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu oleh dua orang pelaku ke dalam tahanan.

Sabu itu digagalkan petugas penjaga tahanan yang curiga dengan makanan yang akan dikirim ke tiga orang tahanan narkotika Polrestro Jaksel.

Baca Juga

Pelaku Tawuran Menteng Ditangkap, Polisi Temukan Jaringan Narkoba Libatkan Ayah dan Anak

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Azis Andriansyah mengatakan aksi tersebut terjadi pada Senin, (1/3) Pukul 15.30 WIB. Awalnya dua pelaku berinisial AM dan DO itu datang ke Polrestro Jaksel dengan membawa makanan untuk tahanan.

"Mereka membawa makanan yang katanya akan ditujukan kepada tahanan yang sedang ditangani oleh Polres Jaksel," ujar Azis di kantornya, Selasa (2/3).

Azis menyebut kedua pelaku tersebut menitipkan makanan itu ke petugas penjaga tahanan. Namun, makanan itu ditujukan dengan nama samaran.

Setelah ditelusuri, nama samaran tersebut ditujukan kepada ketiga tahanan yang berinisial MS, DD dan AFM. Juga kedua pengirim makanan isi sabu itu tidak meninggalkan identitas kepada petugas.

Ilustrasi sabu

Petugas jaga kemudian mengecek apa isi makanan atau barang yang akan dikirim kepada tahanan tersebut.

"Setelah dilakukan pengecekan dengan seksama, ternyata ada benda mencurigakan yang dibungkus plastik," ujarnya.

Di plastik dengan lauk tempe orek itu terdapat beberapa bungkus sabu 1,54 gram. Mengetahui hal itu, petugas langsung berkoordinasi dengan satuan narkoba dan langsung melacak kedua pengirim tersebut.

Kemudian setelah dicek, salah satu lauknya yaitu di tempe oreknya, itu ditemukan beberapa bungkus narkotika jenis sabu.

"Petugas jaga tersebut berkoordinasi dengan sat narkoba dan melakukan pelacakan akan ditujukan kemana dan dari mana barang tersebut," ujarnya.

Azis mengatakan tim Satres Narkoba akhirnya berhasil menangkap AF dan FM pengirim itu di daerah Ciputat Timur, Tangerang Selatan pada Pukul 22.00 WIB, Senin (1/3).

Setelah dilakukan pengembangan, akhirnya sabu yang berhasil diamankan berjumlah sebanyak 5,54 gram.

Para pelaku dikenakan Pasal 114 ayat (1) Sub 112 ayat (1) Jo 132 ayat 1 UU RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun penjara atau denda maksimal Rp10 miliar. (Knu)

Baca Juga

Keponakan Ashanty Kembali Ditangkap karena Narkoba

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Persahabatan Ormas Islam Ajak Seluruh Pihak Atasi Pandemi COVID-19
Indonesia
Persahabatan Ormas Islam Ajak Seluruh Pihak Atasi Pandemi COVID-19

LPOI/LPOK juga mendorong agar masyarakat tidak menggunakan simbol-simbol agama untuk perbuatan tidak baik

H+1 Lebaran Wisata Ragunan Buka, Hanya untuk Warga DKI
Indonesia
H+1 Lebaran Wisata Ragunan Buka, Hanya untuk Warga DKI

Wisata Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Jakarta Selatan buka menerima kunjungan masyarakat pada H+1 Idulfitri 1442 Hijriah/2021 Masehi.

43 Juta Daftar Kartu Pra Kerja, Yang Lolos Cuma 5,9 Juta
Indonesia
43 Juta Daftar Kartu Pra Kerja, Yang Lolos Cuma 5,9 Juta

Pelatihan yang paling diminati secara berurutan yaitu penjualan dan pemasaran, gaya hidup, manajemen, makanan dan minuman, bahasa asing, keuangan, serta sosial dan perilaku.

Batalkan Perayaan Hari Samudera, TNI-AL Fokus Pencarian Sriwijaya Air
Indonesia
Batalkan Perayaan Hari Samudera, TNI-AL Fokus Pencarian Sriwijaya Air

"Operasi kemanusiaan lebih penting dan utama sehingga peringatan Hari Dharma Samudera kita batalkan, supaya fokus dalam SAR," ujar KSAL Yudo.

Bansos Tunai Tahap 2 Mulai Disalurkan, Ada Potongan Lapor ke 08111022210
Indonesia
Bansos Tunai Tahap 2 Mulai Disalurkan, Ada Potongan Lapor ke 08111022210

mereka yang menerima dana BST harus membawa Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) dan Kartu Keluarga (KK) asli serta fotocopy-nya

Dua Bekas Rival Jokowi Jadi Menteri Bisa Rusak Demokrasi
Indonesia
Dua Bekas Rival Jokowi Jadi Menteri Bisa Rusak Demokrasi

Sandiaga Uno resmi dilantik menjadi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif oleh Presiden Joko Widodo Jokowi.

DPP Partai Demokrat Sebut Kubu Moeldoko Sudah Oleng
Indonesia
DPP Partai Demokrat Sebut Kubu Moeldoko Sudah Oleng

Syahrial meyakini akan ada pihak-pihak lain yang mengambil langkah serupa seperti yang dilakukan Razman Arif Nasution.

Datangi Markas Brimob, Kapolda Metro Minta Pasukan Jaga Jakarta
Indonesia
Datangi Markas Brimob, Kapolda Metro Minta Pasukan Jaga Jakarta

Brimob bagjan dari NKRI dan Polda Metro untuk melindungi dan mengayomi masyarakat

Tiga Pihak Ini Diuntungkan dari Isu Kudeta Partai Demokrat
Indonesia
Tiga Pihak Ini Diuntungkan dari Isu Kudeta Partai Demokrat

Moeldoko, yang belum sepopuler AHY, bisa mendapat manfaat secara politik

Eks Sekretaris MA Nurhadi Didakwa Terima Gratifikasi Rp37 Miliar
Indonesia
Eks Sekretaris MA Nurhadi Didakwa Terima Gratifikasi Rp37 Miliar

Mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA), Nurhadi dan menantunya, Rezky Herbiyono, juga didakwa menerima gratifikasi oleh Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi.