Polisi Bongkar Jaringan Mafia Tanah Intimidasi Warga di Jakarta Pusat Polres Metro Jakarta Pusat menangkap sejumlah orang dalam kasus mafia tanah. (Foto: MP/Kanugrahan)

MerahPutih.com - Polres Metro Jakarta Pusat terus menelusuri jaringan mafia tanah yang melibatkan seorang pengacara berinisial AD.

Diketahui, AD menyewa 27 preman untuk menduduki lahan di Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat.

Polisi menyebut, di lahan tersebut berdiri perumahan, ruko, kos-kosan, dan perkantoran.

Baca Juga:

Diduga Terlibat Mafia Tanah, Oknum Pengacara Ditangkap

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Burhanuddin menerangkan, ada tiga orang pelaku lagi yang dibekuk oleh tim yang dipimpin oleh Kanit Resmob Iptu Diaz Yudhistira ini.

"Mereka adalah MY, D dan E," jelas Burhan kepada Merahputih.com di Jakarta, Kamis (8/3).

Burhanuddin menyebut, MY merupakan pengurus IKKI yang memberikan surat kuasa kepada pengacara inisial AD untuk menyelesaikan permasalahan lahan. Sementara E adalah penyokong dana.

"E mendanai seluruh operasional dari menempatkan preman hingga pemasangan pagar seng di lokasi tanah sengketa yang menghalangi akses jalan utama para penghuni," kata Burhanuddin.

Burhan menerangkan, pihaknya juga menahan sembilan orang atas tuduhan menduduki lahan tanpa izin. Mereka adalah HK, EG, RK, MH, YB, WH, AS, LR, dan AD. Salah seorangnya di antaranya yakni AD berprofesi sebagai penasihat hukum.

"Sementara sisanya adalah preman yang dibayar Rp150 ribu per orang setiap harinya oleh penasihat hukum inisial AD untuk menguasai lahan," papar Burhan.

  Polres Metro Jakarta Pusat menangkap sejumlah orang dalam kasus mafia tanah. (Foto: MP/Kanugrahan)
Polres Metro Jakarta Pusat menangkap sejumlah orang dalam kasus mafia tanah. (Foto: MP/Kanugrahan)

Dalam menjalankan aksinya, sekelompok preman membawa surat kuasa dari orang yang mengaku sebagai pemilik lahan.

Mereka menyambangi ke lokasi dan mengintimidasi penghuni lahan.

Tak cuma itu, para preman juga menutup akses jalan warga dengan memasang papan dan seng.

Para preman mendatangi para penghuni untuk mengintimidasi dengan menandatangani surat pengosongan kamar di lahan tersebut, namun oleh mereka ditolak.

"Saat itu para preman, tersangka, menuduh korban sebagai provokator. Lalu berteriak-teriak hingga membuat gaduh di lokasi," papar Burhanuddin.

Baca Juga:

Polisi Ultimatum Mafia Tanah yang Danai Sekelompok Preman untuk Intimidasi Warga

Guna mempertanggungjawabkan perbuatan mereka, para pelaku dikenakan pasal 335 KUHP.

Burhanuddin menegaskan, akan memberangus kelompok preman yang terbukti membuat resah masyarakat.

"Tindakan premanisme menimbulkan keresahan di masyarakat. Kami bertindak berdasarkan keresahan yang muncul di masyarakat. Oleh karenanya kami berusaha menghilangkan fear of crime yang ada di masyarakat," tutup Burhanuddin yang merupakan lulusan AKPOL 2002 ini. (Knu)

Baca Juga:

Wagub DKI Sebut Tersendatnya Normalisasi Sungai Akibat Mafia Tanah

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[Hoaks atau Fakta]: Campuran Daun Jambu,Jahe, Bawang Putih, Lemon, Bawang Merah dan Cuka Bunuh COVID-19
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Campuran Daun Jambu,Jahe, Bawang Putih, Lemon, Bawang Merah dan Cuka Bunuh COVID-19

Informasi dengan topik serupa juga pernah dimuat dalam situs Turn Back Hoax, dengan judul artikel “[SALAH] Terapi Uap Panas dan Minyak Kayu Putih Dapat Membunuh Virus Corona” pada 15 Januari 2021.

Ini Arti Logo Hari Jadi Kota Bandung Ke-211
Indonesia
Ini Arti Logo Hari Jadi Kota Bandung Ke-211

Logo resmi Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-211 resmi diperkenalkan kepada publik.

Kapolri Setuju Jalur Sepeda di Jakarta Dibongkar, Begini Respon Anies
Indonesia
Kapolri Setuju Jalur Sepeda di Jakarta Dibongkar, Begini Respon Anies

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, saat ini pihaknya fokus dalam penanganan vurus COVID-19 yang kembali mengganas beberapa hari terakhir ini.

Ramainya Tempat Wisata saat Libur Lebaran Bikin Doni Monardo Was-was
Indonesia
Ramainya Tempat Wisata saat Libur Lebaran Bikin Doni Monardo Was-was

"Kami khawatir hal ini bisa menimbulkan masalah baru yakni adanya penularan COVID-19 di lokasi wisata," katanya

BNPB Sebut 10.520 Rumah Warga Sanggau Masih Terendam Banjir
Indonesia
BNPB Sebut 10.520 Rumah Warga Sanggau Masih Terendam Banjir

Banjir masih menggenangi sejumlah daerah di wilayah Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat.

KPK Sidik Dugaan Gratifikasi di Pemkab Lampung Utara
Indonesia
KPK Sidik Dugaan Gratifikasi di Pemkab Lampung Utara

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah melakukan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi terkait penerimaan gratifikasi di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara.

Program 2 Hari di Rumah Saja, FX Rudy Ingatkan Ganjar Bahaya Klaster Keluarga
Indonesia
Program 2 Hari di Rumah Saja, FX Rudy Ingatkan Ganjar Bahaya Klaster Keluarga

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memutuskan pelaksanaan program Dua Hari di Rumah Saja diterapkan serentak di 35 kabupaten/kota pada akhir pekan ini.

Hari Ini Pedagang Pasar hingga Sopir Angkutan Mulai Divaksin COVID-19
Indonesia
Hari Ini Pedagang Pasar hingga Sopir Angkutan Mulai Divaksin COVID-19

Pemerintah melakukan vaksinasi COVID-19 tahap kedua untuk para pekerja publik mulai Rabu (17/2) ini.

Kasi Intel Kejari Halsel Berguru dengan US DOJ dan FBI
Indonesia
Kasi Intel Kejari Halsel Berguru dengan US DOJ dan FBI

Kejaksaan RI melalui Biro Kepegawaian bersama Biro Hukum dan Hubungan Luar Negeri melakukan Pendidikan dan Pelatihan Kolaboratif bersama US Department of Justice.

Perwira Menengah Polisi yang Diduga Aniaya Sang Anak Didemosi Mabes Polri
Indonesia
Perwira Menengah Polisi yang Diduga Aniaya Sang Anak Didemosi Mabes Polri

Peristiwa ini berawal saat RW menyeret keponakannya