Polisi Bikin Tim Khusus Buru Pembunuh Editor Metro TV Olah TKP Dugaan Pembunuhan Editor Metro TV, Yodi Prabowo. (Foto: Antara).

MerahPutih.com - Polisi membentuk tim khusus untuk mengungkap kasus kematian Editor Metro TV, Yodi Prabowo. Tim khusus tersebut dibentuk langsung oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sujana.

Kasus yang sudah berjalan lebih dari sepekan ini, polisi masih belum dapat mengungkap pelaku sekaligus motif dugaan pembunuhan Yodi.

"Memang telah dibentuk tim, ini adalah tim khusus yang dibentuk Kapolda Metro Jaya dan memang kapolda sangat atensi kasus ini," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus.

Yusri mengatakan tim khusus itu melibatkan Polda Metro Jaya, Polres Jakarta Selatan serta Polsek Pesanggarahan.

Baca Juga:

Jadi Tersangka Kasus Narkoba, Catherine Wilson Terancam Penjara 5 Tahun

"Itu tim di lapangan, tim sidiknya seperti apa, ini sudah mengumpulkan semua petunjuk-petunjuk yang ada di lapangan," ujar Yusri

Setidaknya, kata Yusri, penyidik di lapangan telah melakukan pemeriksaan sebanyak 29 saksi. Adapun, barang bukti berupa pisau maupun ponsel milik korban masih terus diperiksa oleh tim laboratorium forensik.

"Kami masih menunggu mudah mudahan secepatnya ini hasil labfor khususnya sidik jari di pisau. Sudah bisa memastikan itu sidik jari siapa baru bisa kami sampaikan."

Yodi diduga kuat menjadi korban pembunuhan. Polisi menemukan sebilah pisau dan beberapa luka pada bagian tubuh Yodi. Berdasarkan keterangan saksi yang diperiksa, sempat melihat motor matik putih yang terparkir di warung penjual bensin pada Rabu (8/7/2020) dini hari.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus.

Mesin motor tersebut sudah dalam keadaan dingin namun tidak melihat pemiliknya. Kemudian salah satu saksi memanggil saksi lainnya untuk menghubungi polisi setempat untuk membawa motor tersebut.

Kemudian saksi yang sempat melihat motor tersebut diberitahu oleh tiga anak kecil,ada sosok mayat pria yang tergeletak di pinggi Tol JORR Pesanggrahan pada Jumat (10/7/2020). Saksi tersebut pun langsung menghubungi polisi untuk ditindak lanjut.

Korban ditemukan dengan barang bukti motor matik putih, dompet, KTP, NPWP, ATM, tiga STNK, serta uang tunai Rp40 ribu. Selain itu, korban pun ditemukan dengan kondisi masih mengenakan pakaian, tas dan helm.

Baca Juga:

Kalah Berebut Rekomendasi PDIP dari Gibran, Purnomo Pilih Berhenti Berpolitik

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Program Khusus Buat UMKM Masuk Pasar Digital
Indonesia
Program Khusus Buat UMKM Masuk Pasar Digital

Akan dibentuk program project management officer (PMO) lintas sektoral atau lintas kementerian yang nantinya akan mengonsolidasikan proses digitalisasi tersebut.

Sebelum Ditangkap, Gubernur Sulsel Hubungi Ketua DPD PDIP
Indonesia
Sebelum Ditangkap, Gubernur Sulsel Hubungi Ketua DPD PDIP

"Prof Nurdin sama sekali tidak tahu menahu atas kejadian yang menimpanya," kata Ridwan

Anies Koordinasi Pemerintah Pusat Soal IHSG Anjlok Gara-gara Rem Darurat
Indonesia
Anies Koordinasi Pemerintah Pusat Soal IHSG Anjlok Gara-gara Rem Darurat

Rem darurat dan kembali ke PSBB secara total berimbas kepada jatuhnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) lebih dari 5 persen.

Pimpinan DPRD Desak Disdik DKI Perbaiki Pendaftaran PPDB
Indonesia
Pimpinan DPRD Desak Disdik DKI Perbaiki Pendaftaran PPDB

Pimpinan DPRD DKI Jakarta meminta Pemprov untuk mengevaluasi proses pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2021/2022 yang sempat bermasalah pada hari pertama dibuka.

Wagub DKI Bantah Pemprov Dukung Kegiatan Rizieq Shihab di Petamburan
Indonesia
Wagub DKI Bantah Pemprov Dukung Kegiatan Rizieq Shihab di Petamburan

Pemprov DKI Jakarta membantah pernah mengizinkan kegiatan Maulid Nabi dan pernikahan putri Rizieq Shihab, di Petamburan pada 14 November 2020 lalu.

Dapat Suntikan Modal, Perumnas Fokus Selesaikan 46 Proyek Perumahan
KPR
Dapat Suntikan Modal, Perumnas Fokus Selesaikan 46 Proyek Perumahan

Nama Samesta terinspirasi dari konsep alam semesta yang mempunyai makna penyatuan, keseimbangan dan interkonektivitas.

Kasus Dugaan Penghasutan Munarman Naik ke Penyidikan
Indonesia
Kasus Dugaan Penghasutan Munarman Naik ke Penyidikan

Penyidik mendapati adanya unsur tindak pidana dalam laporan ini

Kapolri Imbau Semua Pihak Hindari Kerumunan Massa
Indonesia
Kapolri Imbau Semua Pihak Hindari Kerumunan Massa

Harus dilakukan bersama-sama bagi setiap komponen masyarakat tanpa terkecuali

FPI Berganti Nama karena Ketidaktegasan Aparat Penegak Hukum
Indonesia
FPI Berganti Nama karena Ketidaktegasan Aparat Penegak Hukum

Petrus melihat, sanksi administratif yang dijatuhkan berupa larangan kegiatan, menggunakan atribut dan menghentikan kegiatan FPI, tidak berpengaruh di internal FPI.

Terjadi Lonjakan Pasca-Lebaran, Anies Perpanjang PPKM Mikro Selama 2 Minggu
Indonesia
Terjadi Lonjakan Pasca-Lebaran, Anies Perpanjang PPKM Mikro Selama 2 Minggu

Pemprov DKI Jakarta kembali memperpanjang masa PPKM Mikro selama 2 minggu hingga 14 Juni 2021 mendatang.