Polisi Bentuk Tim Ungkap Tabir Kematian Wartawan Metro TV Ilustrasi- Garis Polisi (ANTARA News/Ist/18/)

MerahPutih.com - Polda Metro Jaya membentuk tim khsusus untuk mengungkap tabir kematian wartawan Metro TV Yodi Prabowo (26) yang mayatnya ditemukan di pinggir Tol Ulujami, Pesanggrahan.

Wadirkrimum Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kejadian ini.

Baca Juga:

Wartawan Metro TV Ditemukan Tewas di Tol Ulujami

"Kami bentuk tim untuk mengungkapnya," kata Calvijn kepada wartawan di Jakarta, Jumat (10/7).

Polisi menyebut, ada luka tusuk pada jasad editor Metro TV itu.

"Hasil pemeriksaan sementara, ditemukan luka tusukan pada tubuh korban," ucap Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Irwan Susanto.

Karena ada luka tusukan, ada dugaan korban dibunuh. Namun untuk memastikannya, polisi masih menunggu hasil autopsi jasad di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Polisi masih memeriksa saksi-saksi yang mengetahui kejadian tersebut, termasuk keluarga korban.

"Ada satu pisau yang kami amankan, saat ini sedang diidentifikasi lebih lanjut. Dari keterangan saksi, sudah tiga hari (tak ada kabar)," katanya.

Wartawan Metro TV ditemukan tewas di sisi pinggir Tol JORR, Jalan Ulujami Raya, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Jumat (10/7) siang. (Foto: Twitter @TMCPoldaMetro)
Wartawan Metro TV ditemukan tewas di sisi pinggir Tol JORR, Jalan Ulujami Raya, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Jumat (10/7) siang. (Foto: Twitter @TMCPoldaMetro)

Keluarga besar Metro TV sangat berduka atas berpulangnya Yodi Prabowo, karyawan Metro TV yang telah bergabung sejak 15 Desember 2015 itu.

Yodi merupakan video editor di redaksi dan terakhir bertugas di kantor Metro TV pada Selasa, 7 Juli 2020 pukul 15.00 sampai 22.27 WIB.

“Kami memohon kepada pihak kepolisian untuk segera menuntaskan penyidikan sehingga kami dapat menemukan titik terang atas kejadian ini,” ujar Arief Suditomo - News Director Metro TV.

Arief juga berharap agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

"Metro TV tidak hanya akan mengenang Yodi dalam doa namun juga akan memperjuangkan keadilan untuk almarhum," harap Arief.

Baca Juga:

Berniat Makamkan Orang Meninggal, Penggali Kubur di Boyolali Temukan Arca

Untuk diketahui, ditemukan tak bernyawa di pinggir Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) Ulujami, Pesanggarahan, Jakarta Selatan, Jumat, (10/6).

Saat ditemukan, korban mengenakan jaket hijau, celana hitam, tas selempang hitam, memakai sepatu dan masih mengenakan helm.

Berdasarkan data yang dihimpun, korban pertama kali ditemukan oleh seorang saksi yang menemukan sepeda motor di sebuah warung bensin dalam keadaan mesin sudah dingin.

Beberapa saat kemudian, sejumlah anak yang sedang bermain layangan di pinggir jalan tol melihat ada sesosok mayat laki-laki yang tergeletak. (Knu)

Baca Juga:

Yasonna Turun Langsung Tangkap Maria Lumowa, Pengamat: Bagaimana Kasus Lain?

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 Pemerintah Larang Mudik, Gibran: Mungkin Bapak Lebaran Tahun Ini Tidak Pulang Solo
Indonesia
Pemerintah Larang Mudik, Gibran: Mungkin Bapak Lebaran Tahun Ini Tidak Pulang Solo

"Saya belum dapat kabar mudik apa tidak (bapak). Mungkin tidak mudik Solo," kata Gibran dengan singkat.

Ribuan TNI/Polri Turun Tangan Redam Demo Ojol di DPR
Indonesia
Ribuan TNI/Polri Turun Tangan Redam Demo Ojol di DPR

"Pengamanan sekitar 900an dan sebagian dari TNI. Mereka ditempatkan di seputaran gedung DPR/MPR ya," jelas Wiraga

KPK Siap Usut Dugaan Suap Skandal Pelarian Djoko Tjandra
Indonesia
KPK Siap Usut Dugaan Suap Skandal Pelarian Djoko Tjandra

sejumlah jenderal polisi yang membantu terpidana kasus korupsi cessie (hak tagih) Bank Bali tersebut untuk dapat melenggang keluar dan masuk Indonesia tanpa terdeteksi.

GPM Lahir karena Masyarakat Masih Malas Pakai Masker
Indonesia
GPM Lahir karena Masyarakat Masih Malas Pakai Masker

Sosialisasi dan edukasi tentang pemakaian masker yang benar dan diikuti disiplin jaga jarak, dan rajin mencuci tangan dengan sabun diyakini bakal mengurangi penularan.

Erick Thohir: Inpres Pelibatan TNI-Polri Bukan untuk Takuti Masyarakat
Indonesia
Erick Thohir: Inpres Pelibatan TNI-Polri Bukan untuk Takuti Masyarakat

Keluarnya Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020 tak berarti pemerintah menakut-nakuti masyarakat.

Daripada Perluas CFD, Anies Disarankan Fokus Awasi Pasar Hingga Mal
Indonesia
Daripada Perluas CFD, Anies Disarankan Fokus Awasi Pasar Hingga Mal

Gubernur Anies Baswedan menutup kembali kawasan CFD Sudirman-Thamrin setelah dibuka kembali

Pengungsi Lereng Merapi Banyak Jual Hewan Ternak, Harga Sapi di Pasar Bekonang Anjlok
Indonesia
Pengungsi Lereng Merapi Banyak Jual Hewan Ternak, Harga Sapi di Pasar Bekonang Anjlok

Harga jual hewan ternak sapi di Pasar Bekonang, Kecamayan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah anjlok.

PDIP Puji Langkah Jokowi Berantas Corona tanpa Banyak Bicara
Indonesia
PDIP Puji Langkah Jokowi Berantas Corona tanpa Banyak Bicara

PDIP juga meyakinkan bahwa rakyat dan bangsa Indonesia memiliki semangat juang yang tinggi

Penumpang KRL Diprediksi Membludak, Perusahaan Diminta Atur Jam Kerja Karyawan
Indonesia
Penumpang KRL Diprediksi Membludak, Perusahaan Diminta Atur Jam Kerja Karyawan

"Volume penumpang tersebut merupakan volume tertinggi semenjak diterapkannya PSBB maupun PSBB Transisi," imbuh Anne.

UN 2020 Ditiadakan, DPR Desak Anggaran Dialihkan untuk Atasi Wabah Corona
Indonesia
UN 2020 Ditiadakan, DPR Desak Anggaran Dialihkan untuk Atasi Wabah Corona

Anggota Komisi X DPR RI Rojih meminta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim untuk memperpanjang masa belajar di rumah.