Polisi Benarkan Akan Periksa Pemred Kompas TV Dirkrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Adi Deriyan Jayamarta (Foto: MP/Asropih)

MerahPutih.com -Penyidik Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya akan memanggil pemimpin redaksi Kompas TV, Rosiana Silalahi dan presenter Kompas TV Aiman Witjaksono sebagai saksi atas laporan yang dibuat Direktur Penyidikan KPK Aris Budiman terkait dugaan pencemaran nama baik di Kompas TV.

"Iya betul dipanggil. Aiman dan Rosi. Waktu (pemanggilan) itu kan tergantung dari dirinya bisa hadir kapan," ujar Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Adi Deriyan Jayamarta di mapolda Metro Jaya, Selasa (26/9).

Laporan yang dibuat itu merupakan terkait dengan wawancara eksklusif dalam program Aiman Kompas TV. Dimana, saat itu Aiman mewawancarai koordinator ICW, Donald Faris.

Dalam wawancara itu, Donald mengatakan ada sejumlah penyidik dan seorang direktur di internal KPK yang berkali-kali menemui anggota Komisi III DPR terkait dengan kasus Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP). Donald juga mengatakan ada musuh dalam selimut di KPK.

Laporan itu sendiri teregister dengan nomo Laporan LP/4219/IX/2017/PMJ/Dit. Reskrimsus tanggal 5 September 2017. Kasus itu sendiri sudah masuk kedalam tahap penyidikan namun belum ditetapkan seorangpun sebagai tersangka.

Dalam surat pemanggilan yang diterima, keduanya dipanggil penyidik pada jumat 29 september 2017 mendatang.

Keduanya akan dipanggil sebagai saksi dalam perkara dugaan tindak pidana pencemaran nama baik dan atau penghinaan melalui media elektronik sebagaimana dimaksud dalam pasal 45 (3) jo pasal 27 (3) Undang-undang Republik Indonesia No. 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia No. 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik dan atau pasal 310 KUHP dan atau pasal 311 KUHP . (Ayp)

Baca juga berita terkait Aris Budiman laporkan beberapa media di: AJI Jakarta Mengecam Pengaduan Tiga Media Ke Polisi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tak Patuhi Protokol Kesehatan, Gerombolan Anak Motor di Jakarta Pusat Dibubarkan Polisi
Indonesia
Tak Patuhi Protokol Kesehatan, Gerombolan Anak Motor di Jakarta Pusat Dibubarkan Polisi

Kaposlek Sawah Besar, Kompol Eliantoro Jalmaf menuturkan, Tim Khusus Penindakan Protokol Kesehatan menemukan masih ada beberapa warga yang kebanyakan anak-anak klub motor nekat berkerumun.

 Update COVID-19 (31/5): Kasus Positif 26.473, Meninggal 1.613
Indonesia
Update COVID-19 (31/5): Kasus Positif 26.473, Meninggal 1.613

Untuk pasien sembuh pun terjadi penambahan yang cukup tinggi, berjumlah 293 orang dengan total 7.308 pasien sembuh.

Investigasi Awal, Sriwijaya Air SJ 182 Tidak Meledak di Udara
Indonesia
Investigasi Awal, Sriwijaya Air SJ 182 Tidak Meledak di Udara

Terekamnya data sampai dengan 250 kaki

Gunung Merapi Status Siaga, 961 Warga Jateng Diungsikan
Indonesia
Gunung Merapi Status Siaga, 961 Warga Jateng Diungsikan

BPPTKG Yogyakarta menaikkan status Gunung Merapi dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga), Kamis (5/11).

Anies: Jumlah Warga Miskin di Jakarta Tahun 2019 Capai 362 Ribu Orang
Indonesia
Anies: Jumlah Warga Miskin di Jakarta Tahun 2019 Capai 362 Ribu Orang

Adapun Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di ibu kota pada tahun 2019 tercatat sebesar 80,76.

 Analis Intelijen Duga Ada 'Aktor Besar' Biang Penyebar Virus Corona
Indonesia
Analis Intelijen Duga Ada 'Aktor Besar' Biang Penyebar Virus Corona

"Dugaan-dugaan bahwa ada industri farmasi mempunyai peran kuat dalam Covid-19 menjadi masuk akal," tutur dia.

RUU Ciptaker Ubah Syarat Pendirian Perseroan
Indonesia
RUU Ciptaker Ubah Syarat Pendirian Perseroan

Syarat pendirian perseroan dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja yang sudah disahkan dalam rapat paripurna DPR RI pada Senin (5/10), mengalami perubahan.

Resmi! KPU Tunda Pilkada 2020 Akibat Virus Corona
Indonesia
Resmi! KPU Tunda Pilkada 2020 Akibat Virus Corona

Penyebaran virus corona menjadi alasan penundaan Pilkada 2020

KPK Periksa Bos Borneo Lumbung Energi Samin Tan
Indonesia
KPK Periksa Bos Borneo Lumbung Energi Samin Tan

"Yang bersangkutan (Samin Tan) diperiksa sebagai tersangka," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri

Ada Unsur Pidana, Kasus Kebakaran Gedung Kejagung Naik ke Penyidikan
Indonesia
Ada Unsur Pidana, Kasus Kebakaran Gedung Kejagung Naik ke Penyidikan

Bareskrim Polri mengungkap adanya unsur pidana dari peristiwa kebakaran gedung Kejaksaan Agung