Polisi Belum Temukan Bukti Kuat Dana Desa Dipakai untuk Operasional KKB Kabagpenum Humas Polri, Kombes Asep Adi Saputra (Foto: antaranews)

MerahPutih.Com - Kepolisian menanggapi dugaan adanya dana desa yang dipakai para kepala desa untuk membantu operasional kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua masih bersifat indikasi.

Kabagpenum Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra mengatakan, pihaknya menggandeng PPATK dan Pemprov Papua untuk menyelidiki hal tersebut.

Baca Juga:

Soal KKB di Papua, Eks Dan Korps Marinir: Hancurkan, Lumat Habis Baru Laporkan

"Sedang dilakukan penyelidikan lebih mendalam dengan bekerja sama dengan PPATK dan pihak Pemprov Papua," kata Asep kepada wartawan di Jakarta Selatan, Rabu (27/11).

Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw mengungkapkan dugaan dana desa dipakai untuk biayai KKB
Kapolda Papua Irjen Polisi Paulus Waterpauw. ANTARA/Evarianus Supar

Jika ditemukan bukti permulaan yang cukup, polisi akan menaikkan status penyelidikan menjadi penyidikan.

"Kalau ditemukan cukup bukti permulaan, ya akan jadi penyidikan," terang Asep.

Informasi tersebut diketahui dari Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw yang menyatakan adanya indikasi penggunaan dana desa untuk membantu kelompok bersenjata.

Baca Juga:

KKB Berkeliaran Lagi di Tembagapura, Polisi Imbau Masyarakat Jangan Ketakutan

Paulus tak merinci terkait di desa mana saja yang dananya digunakan untuk membantu kelompok bersenjata. Dirinya menyatakan kepolisian akan menindak tegas sesuai peraturan dan hukum yang berlaku jika terdapat pihak yang menyalahgunakan dana itu untuk kepentingan lain.(Knu)

Baca Juga:

Gembong KKB Tengah Cari Amunisi untuk Teror Saat HUT OPM



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH