Polisi Belum Pastikan Insiden Ledakan di Menteng Ulah Teroris Tempat kejadian ledakan di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (5/7) (Foto: MP/istimewa)

MerahPutih.com - Kepolisian Polres Metro Jakarta Pusat menerjunkan tim Gegana dan Puslabfor Mabes Polri untuk menyelidiki peristiwa ledakan di Jalan Yusuf Adiwinata, Menteng, Jakarta Pusat pada Minggu (5/7) siang.

"Malam ini kita telah melaksanakan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di mana kita melibatkan Gegana dan Puslabfor," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto di Jakarta, Minggu (5/7).

Baca Juga:

Polres Metro Jakpus Tunggu Hasil Puslabfor Ledakan di Menteng

Heru mengatakan, hasil olah TKP Puslabfor dan Gegana, insiden yang menyebabkan kerusakan pada mobil jenis Pajero Sport di lokasi itu akan keluar Senin (6/7) hari ini.

"Untuk hasil olah TKP tetap kita akan menunggu dari laboratorium forensik, besok (hari ini) mungkin akan keluar," jelas dia.

Tempat kejadian ledakan di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (5/7) (Foto: MP/istimewa)
Tempat kejadian ledakan di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (5/7) (Foto: MP/istimewa)

Heru menuturkan, pihaknya belum bisa memastikan bahwa insiden itu ulah teroris. Pasalnya polisi masih membutuhkan pendalaman pemeriksaan.

"Kalau untuk teroris kita belum menyimpulkan dan butuh pendalaman," terang dia.

Baca Juga:

Ledakan di Menteng Rusak Mobil yang Sedang Terparkir

Heru menyampaikan, pihaknya hingga kini memeriksa sebanyak lima orang sebagai saksi atas insiden ledakan itu.

"Saksi yang diperiksa kita psnggil ada lima yang kita mintai keterangan," tutupnya. (Asp)

Baca Juga:

Ini Kekhawatiran Polisi Soal PA 212 Cs Gelar Apel Siaga "Ganyang Komunis"

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Temannya masih Buron, John Kei Bersiap Duduk di Kursi 'Panas' Pengadilan
Indonesia
Temannya masih Buron, John Kei Bersiap Duduk di Kursi 'Panas' Pengadilan

Polisi telah menetapkan 39 anak buah termasuk John Kei sebagai tersangka. Namun, Polda Metro masih memburu komplotan ini yang masih buron.

Didi Kempot Meninggal, Gus Miftah Ngaku tak Bisa Tidur 2 Hari
Indonesia
Didi Kempot Meninggal, Gus Miftah Ngaku tak Bisa Tidur 2 Hari

"Bagi saya almarhum Didi adalah seperti saudara sendiri. Saya sangat kehilangan sosok orang yang sederhana dan baik hati," ujar Gus Miftah

Sarana dan Prasarana MRT Tak Terdampak Kebakaran Gedung Kejagung
Indonesia
Sarana dan Prasarana MRT Tak Terdampak Kebakaran Gedung Kejagung

MRT Jakarta akan tetap memberikan pelayanan seperti biasanya

2 Stafsus Jokowi Mundur, PKS: Apa Ada Tekanan?
Indonesia
2 Stafsus Jokowi Mundur, PKS: Apa Ada Tekanan?

Masalah ini adalah kesalahan Presiden Jokowi

Pemkot Pastikan Wisatawan Bebas Berkunjung ke Solo
Indonesia
Pemkot Pastikan Wisatawan Bebas Berkunjung ke Solo

"Saya tidak melarang wisatawan luar kota berkunjung di Solo dan menginap di hotel. Mereka tidak masuk kategori dikarantina," tegas dia.

Titah Raja Jogja di Tengah Wabah COVID-19
Indonesia
Titah Raja Jogja di Tengah Wabah COVID-19

Warga Yogyakarta diimbau tidak berpergian keluar kota selama status ini ditetapkan.

Pakai Masker di Bawah Dagu Berbahaya, Ini Alasannya
Indonesia
Pakai Masker di Bawah Dagu Berbahaya, Ini Alasannya

jika terpaksa harus melepas masker, maka lebih baik melepaskannya secara menyeluruh. Bukan dengan cara menurunkannya ke bawah dagu

Jadi Satu-satunya Partai di Luar Pemerintahan, PKS Minta Dukungan Masyarakat
Indonesia
Ketua MPR: Ibadah Haji Tahun Ini Tergantung Penurunan Kasus COVID-19 di Tanah Air
Indonesia
Ketua MPR: Ibadah Haji Tahun Ini Tergantung Penurunan Kasus COVID-19 di Tanah Air

Semua elemen masyarakat harus patuh dan konsisten menerapkan pembatasan sosial guna menurunkan jumlah pasien COVID-19 di dalam negeri.

DPRD Minta Dilibatkan Pemprov DKI dalam Program Jakwifi
Indonesia
DPRD Minta Dilibatkan Pemprov DKI dalam Program Jakwifi

Akses internet gratis saat ini sangat dibutuhkan untuk menunjang pembelajaran jarak jauh (PJK) bagi siswa Jakarta.