Polisi Belum Keluarkan Izin Aksi Reuni 212, Tunggu Rekomendasi Satgas COVID-19 Massa aksi Reuni 212 di Monas. Foto: ANTARA

MerahPutih.com - Keinginan Persaudaraan Alumni (PA) 212 untuk menggelar Aksi Reuni 212 pada 2 Desember 2021 di Patung Kuda, Jakarta Pusat, terancam batal.

Pasalnya, Polda Metro Jaya belum memberikan izin untuk acara tersebut. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan menuturkan, sejumlah syarat tak dilengkapi oleh panitia acara.

Baca Juga

Polri Siapkan Langkah Antisipasi Pengamanan Aksi Reuni 212

Dia menyebut satu dari sejumlah persyaratan yang belum dipenuhi tersebut yakni surat rekomendasi dari satgas COVID-19. Hal itu menjadi syarat karena keramaian digelar pada masa pandemi COVID-19.

”Iya salah satunya itu (rekomendasi satgas COVID-19),” kata Zulpan kepada wartawan, Kamis (25/11).

Zulpan menyampaikan untuk panitia masih memiliki tenggat waktu guna melengkapi syarat tersebut yang wajib dipenuhi, sebelum terselenggaranya kegiatan Reuni 212.

"Ya sebelum kegiatan tentunya," singkat Zulpan

Sementara itu, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Dedi Prasetyo menyampaikan pihaknya tetap memonitor terkait pengamanan Reuni 212. Namun, teknis pengamanan akan diatur oleh Polda Metro Jaya.

Selain itu, ia mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan. Mengingat saat ini masih dalam masa pandemi COVID-19.

"Untuk masyarakat harus menerapkan prokes khususnya menggunakan masker dan tetap bersama menjaga situasi Kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat)," katanya

Baca Juga

Munarman FPI Disidang Sehari Sebelum Peringatan Aksi 212

Sekretaris Umum PA 212, Bernard Abdul Jabar masih melihat situasi dan kondisi untuk menggelar acara tersebut. Pihaknya masih menentukan bentuk acara dan lokasinya karena akan digelar di tengah pandemi virus corona (COVID-19).

Jika melihat gelaran Aksi Reuni 212 pada tahun 2020, PA 212 tak mengerahkan massa secara besar-besaran hanya menggelar acara Dialog Nasional bertajuk Revolusi Akhlak sebagai pengganti Reuni 212 dan bakti sosial.

Aksi 212 merupakan aksi massa yang kali perdana digelar pada 2 Desember 2016. Aksi itu digelar mengecam calon gubernur petahana dalam Pilkada DKI Jakarta 2017, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). (Knu)

Baca Juga

Wagub DKI: Izin ke Polisi kalau Reuni 212 di Patung Kuda

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Keterisian Tempat Tidur Pasien COVID-19 Tertinggi di DKI Jakarta
Indonesia
Keterisian Tempat Tidur Pasien COVID-19 Tertinggi di DKI Jakarta

Pemerintah memang akan melakukan berbagai upaya untuk menambah kapasitas ruang perawatan intensif

Bantah Rizieq Shihab Positif COVID-19
Indonesia
Bantah Rizieq Shihab Positif COVID-19

Beredar foto secarik kertas dikalangan awak media hasil laboratorium yang menyebutkan pentolan FPI Rizieq Shihab terjangkit positif virus corona.

Moeldoko Tegaskan Vaksinasi Berbayar Tak Gantikan Vaksin Rakyat
Indonesia
Moeldoko Tegaskan Vaksinasi Berbayar Tak Gantikan Vaksin Rakyat

Moeldoko memastikan pemerintah tetap dengan komitmennya memberikan vaksin COVID-19 gratis

Menaker: Pengusaha Wajib Bayarkan THR Kepada Pekerja
Indonesia
Menaker: Pengusaha Wajib Bayarkan THR Kepada Pekerja

THR tetaplah merupakan kewajiban pengusaha kepada pekerja/buruh yang harus ditunaikan.

[Hoaks atau Fakta]: Kemenkes Beberkan Ramuan Penangkal COVID-19
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Kemenkes Beberkan Ramuan Penangkal COVID-19

Ada beberapa perbedaan dalam versi file yang beredar di media sosial dengan file asli oleh Kemenkes, yaitu perihal jumlah halaman.

Jakarta Minta Rusun Kosong Milik Swasta Dijadikan Program DP 0 Rupiah
Indonesia
Jakarta Minta Rusun Kosong Milik Swasta Dijadikan Program DP 0 Rupiah

"Kalau misalnya memenuhi kualifikasi hunian terjangkau, bisa kita kerjasamakan program DP nol," ujar Sarjoko.

Gubernur Aceh Nova Iriansyah Sambangi KPK
Indonesia
Gubernur Aceh Nova Iriansyah Sambangi KPK

Lembaga antirasuah memfasilitasi kesepakatan penyelesaian permasalahan

HUT RI, Gus Ipul Gelar Liga Tarkam Saat Pandemi
Indonesia
HUT RI, Gus Ipul Gelar Liga Tarkam Saat Pandemi

Diharapkan Liga Tarkam ini untuk membangkitkan gelora semangat olah raga masyarakat. Apalagi pandemi saat ini yang memerlukan imun yang maksimal.

Jokowi Gratiskan Vaksin, Tak Ada Alasan Masyarakat Tolak Vaksinasi
Indonesia
Jokowi Gratiskan Vaksin, Tak Ada Alasan Masyarakat Tolak Vaksinasi

"Ternyata presiden sangat mendengar dan akomodatif. Dengan begitu, masyarakat tidak punya alasan lagi untuk menolak vaksin. Yang mampu dan tidak mampu diberikan vaksin dan divaksinasi secara gratis," ujarnya.

Nama Wakil Ketua Komisi VIII Ace Hasan Syadzily Muncul di Sidang Kasus Bansos
Indonesia
Nama Wakil Ketua Komisi VIII Ace Hasan Syadzily Muncul di Sidang Kasus Bansos

Nama Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ace Hasan Syadzily muncul dalam sidang lanjutan perkara dugaan suap bantuan sosial (bansos) COVID-19 untuk wilayah Jabodetabek di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (10/5).