Polisi Belum Bisa Tentukan Penangguhan Penahanan Terhadap Ferdinand Hutahaean Ferdinand Hutahean (kedua kiri) memberikan keterangan kepada wartawan saat tiba untuk menjalani pemeriksaan di Bareskirim Mabes Polri, Jakarta, Senin (10/1). ANTARA FOTO/Reno Esnir

Merahputih.com - Kuasa hukum Ferdinand Hutahaean resmi mengajukan penangguhan penahanan terhadap kliennya.

Menanggapi hal itu, Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menyebut Polri masih mempertimbangkannya.

Baca Juga

Gerindra Nilai Langkah Polisi Tahan Ferdinand Sudah Tepat

"Nanti diputuskan oleh gelar perkara," ucap Dedi Prasetyo kepada wartawan, Selasa (18/1).

Bahkan, penyidik hingga sekarang masih mempertimbangkan sejumlah syarat terkait penangguhan penahanan itu.

"Penyidik dengan pertimbangan-pertimbangan penyidik terkait hak-hak dan syarat subyektif," terang Dedi.

Ferdinand sudah berstatus tersangka atas kasus dugaan ujaran kebencian. Mantan Politikus Demokrat ini disangka menyampaikan ujaran kebencian yang berdampak pada keonaran.

Baca Juga

Sebelum Resmi Ditahan, Ferdinand Hutahaean Enggak Mau Tanda Tangan

Ia dijerat Pasal 45 (a) ayat 2 jo Pasal 28 ayat 2 tentang Undang-Undang 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) Subsider Pasal 14 ayat 1 dan ayat 2 KUHP.

Tim kuasa hukum Ferdinand, Rony Hutahaean, mengajukan surat penangguhan penahanan kepada tim penyidik Bareskrim Polri pada Senin (17/1).

Baca Juga

Habiburokhman Nilai Keadilan Restoratif Bisa Diterapkan di Kasus Ferdinand Hutahaean

Menurut Rony, alasan utama pengajuan surat penangguhan itu karena Ferdinand merupakan tulang punggung keluarganya.

Selain itu, alasan kesehatan juga menjadi faktor lainnya. Sebab, Rony mengatakan, kliennya sudah lebih dari dua tahun sakit. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PDIP Yakini Penundaan Pemilu Akan Ciptakan Krisis, Rusak Kualitas Demokrasi
Indonesia
PDIP Yakini Penundaan Pemilu Akan Ciptakan Krisis, Rusak Kualitas Demokrasi

PDIP memandang perppu untuk menunda pemilu sama saja melecehkan konstitusi dan kualitas demokrasi.

RUU TPKS dan ITE Harus Pisahkan Delik Kekerasan Seksual Berbasis Online
Indonesia
RUU TPKS dan ITE Harus Pisahkan Delik Kekerasan Seksual Berbasis Online

Pemerintah mengusulkan bahwa pornografi yang melibatkan anak atau pornografi yang secara eksplisit memuat kekerasan dan eksploitasi seksual merupakan TPKS.

Kejagung Bantah Ada Intervensi dalam Tuntutan Terdakwa Pembunuhan Brigadir J
Indonesia
Kejagung Bantah Ada Intervensi dalam Tuntutan Terdakwa Pembunuhan Brigadir J

Kejagung angkat suara soal tuntutan terhadap para terdakwa pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat atau Brigadir J yang menuai kontroversi.

Mabes Polri Pastikan Irjen Ferdy Sambo Tak Punya Jabatan Aktif
Indonesia
Mabes Polri Pastikan Irjen Ferdy Sambo Tak Punya Jabatan Aktif

Polri memastikan Irjen Ferdy Sambo sudah tidak lagi bertugas alias dinonaktifkan sebagai Kepala Satuan Tugas Khusus (Kasatgassus).

Banyak Motor Jatuh Tergelincir di Kota Tua, Anies: Itu Pengendara yang Melanggar
Indonesia
Banyak Motor Jatuh Tergelincir di Kota Tua, Anies: Itu Pengendara yang Melanggar

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, bahwa para pengendara motor yang melintas di kawasan Kota Tua melanggar aturan. Sebab kawasan tersebut telah menjadi jalur pedestrian.

Baru 1,09 Juta Ekor Sapi Disuntik Vaksin PMK
Indonesia
Baru 1,09 Juta Ekor Sapi Disuntik Vaksin PMK

Data Satgas PMK yang diterima di Jakarta menyampaikan, belum ada hewan ternak jenis lain yang mendapat vaksin PMK.

Harga Mi Instan Diproyeksikan Bakal Naik 3 Kali Lipat
Indonesia
Harga Mi Instan Diproyeksikan Bakal Naik 3 Kali Lipat

Ukraina perlu mengekspor sekitar 50 juta ton biji-bijian pada tahun pemasaran 2022-2023 namun terhambat.

Polisi Dalami Jumlah Korban Tewas di Kasus Kerangkeng Bupati Langkat
Indonesia
Polisi Dalami Jumlah Korban Tewas di Kasus Kerangkeng Bupati Langkat

"Kita terus mendalami selain tiga orang yang kita sudah dapat itu, masih ada enggak korban meninggal lainnya," ujarnya.

[HOAKS atau FAKTA]:  Campuran Nanas, Lobak dan Kemiri Efektif Obati Asam Urat
Lainnya
[HOAKS atau FAKTA]: Campuran Nanas, Lobak dan Kemiri Efektif Obati Asam Urat

Resep yang beredar sudah pernah beredar dan diklarifikasi pada tahun 2017 lalu.

[HOAKS atau FAKTA]: Virus Cacar Monyet Bermutasi, Warga Harus Pakai Masker
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Virus Cacar Monyet Bermutasi, Warga Harus Pakai Masker

Badan Kesehatan Dunia atau WHO mengungkapkan, bahwa mekanisme penularan cacar monyet melalui udara belum bisa divalidasi dan masih dilakukan penelitian.