Polisi Bekuk Puluhan Penjudi, Rata-rata Bawa Duit Rp 30 Juta Pelaku judi di Sawah Besar. (MP/Bartolomeus Papu)

MerahPutih.com - Subdit Umum Jatanras Krimum Polda Metro Jaya berhasil menangkap puluhan orang yang melakukan tindak pidana perjudian di Jalan Dwi Warna, Kelurahan Kartini, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Penangkapan tersebut berawal dari laporan masyarakat. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes (Pol) Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, para tersangka judi yang digerebek pada Senin (12/3) malam itu rata-rata membawa uang sebesar Rp 30 juta untuk berjudi di lokasi tersebut.

"Ini setiap orang rata-rata bawa duit maksimal Rp 30 juta, jadi ada juga yang Rp 400 ribu sampai Rp 1 juta, bisa dibayangkan ini pemain keluar masuk," katanya di Mapolda Metro Jaya, Rabu (14/3).

Mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur itu menjelaskan, di antara 85 orang yang berhasil ditangkap petugas saat ini, terdapat juga pelaku yang berperan sebagai pengelola dalam serta penyelenggara dalam aksi perjudian ini.

"Kita dapat 85 orang, yang dua itu pengelola tempat kemudian judi jenis koprok, itu pengelolanya ada tujuh. Jadi baik pengelola dan pemain kita lakukan penahanan sesuai perannya masing-masing," katanya, di Mapolda Metro Jaya, Rabu (14/3).

Lebih lanjut, Argo menjelaskan, guna mengelabui petugas, pelaku dan pengelola menjalankan aksi judi tersebut dengan cara situasional.

Bahkan, setiap orang yang ingin bergabung dalam permainan itu diketahui sudah menjadi member.

"Yang main itu anggota, member jadi tidak sembarang orang masuk. Dan itu tidak setiap hari tapi buka tutup, artinya kadang buka kadang tutup liat situasi," tambahnya.

Bahkan, aktivitas judi dikawasan tersebut telah beroperasi kurang lebih satu tahun. Sementara itu, sebelumnya petugas juga mengamankan pelaku pada lokasi yang sama.

"Sudah setahunan ada tapi tidak tiap hari, buka tutup mencari kesempatan. Judi ini, di daerah situ, juga pernah kita lakukan penangkapan," tandas Argo.

Selain para tersangka polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya, uang tunai sejumlah Rp 113 juta, 1 buah tatakan meja perjudian, 1 buah handphone merek Nokia berikut simcard, beberapa buah buku tulis, beberapa buah buku kecil, 1 lembar (KTP) atas nama ALS.

Sementara dari judi koprok, polisi juga menyita uang tunai senilai Rp 8,2 juta, meja dan kursi sebagai sebagai sarana untuk perjudian koprok dan paikyu, kalkulator dan spidol peralatan untuk mencatat judi koprok dan paikyu. (Gms)

Baca juga berita lainnya dalam artikel: Pembunuh Dera Terlilit Utang Akibat Kalah Judi


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH