Polisi Bekuk Pelaku Penikaman Timses Cawalkot Makassar Ilustrasi (ANTARA News/Insan Faizin Mubarak)

MerahPutih.com - Salah satu pendukung pasangan calon Wali Kota Makassar berinisial MM (48) menjadi korban penikaman oleh orang tidak dikenal, saat berada di Halte kawasan Palmerah, Jakarta Barat pada Sabtu (7/11) malam.

Atas kasus itu, aparat kepolisian bergerak cepat melakukan penyelidikan guna menangkap pelakunya.

Hasilnya, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menangkap pelaku penusukan terhadap MM.

Baca Juga:

Penikaman Anggota Timses Cawali Makassar di Jakarta Diduga Terencana

Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat membenarkan pihaknya telah melakukan penangkapan terhadap pelaku penikaman MM.

"Benar, Sudah kami amankan (pelaku penikaman)," ujar dia saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (12/11).

Ilustrasi. (Foto: MP/Pixabay.com/Clker-Free-Vector-)
Ilustrasi. (Foto: MP/Pixabay.com/Clker-Free-Vector-)

Namun demikian, ia belum bisa beberkan secara detai terkait dengan kasus tersebut dan soal identitas pelaku.

Sebab, polisi bakal melakukan rillis kasus ini pada Jumat (13/11/2020) besok.

"Rencana akan dirilis besok," tutup dia.

Baca Juga:

Pelaku Penikaman Anggota Timses Calon Wali Kota Makassar di Palmerah Terekam CCTV

Sebagai informasi, ketika MM (48) ditusuk oleh orang tidak dikenal di depan Halte kawasan Palmerah, Jakarta Pusat pada Sabtu (7/11) kemarin, ingin menyaksikan debat Calon Walikota Makassar.

Ia mendapatkan luka tusukan di bagian punggu bawahnya.

Korban pun langsung dilarikan ke rumah sakit setelah warga sekitar melihat aksi kejahatan tersebut. (Knu)

Bac on Wali Kota Makassar Ditikam Orang Tak Dikenal

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Subsidi Gaji Tahap II Mulai Disalurkan
Indonesia
Subsidi Gaji Tahap II Mulai Disalurkan

Kementerian Ketenagakerjaan mengatakan penyaluran tahap II subsidi gaji untuk pekerja berpendapatan di bawah Rp5 juta sudah mulai disalurkan.

Gara-gara Alat Ini, Pengguna Jalan Tak Mau Lagi Langgar Aturan Lalu Lintas
Indonesia
Gara-gara Alat Ini, Pengguna Jalan Tak Mau Lagi Langgar Aturan Lalu Lintas

Kakorlantas Irjen Istiono mengklaim, penerapan electronic traffic law enforcement (e-TLE) terbukti efektif dalam menekan jumlah pelanggaran lalu lintas.

Kapolri Tambah Tracer di Posko PPKM Mikro Cengkareng Barat
Indonesia
Kapolri Tambah Tracer di Posko PPKM Mikro Cengkareng Barat

"Agar di susun teknis pelaksanaan tracing secara detail. Polri akan menambahkan 3 tracer," ujar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

[HOAKS atau FAKTA] Bank Indonesia Mengeluarkan Uang Pecahan 1.0
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Bank Indonesia Mengeluarkan Uang Pecahan 1.0

Pengguna TikTok dengan nama pengguna PuspoTV mengunggah sebuah video (2/4) yang menunjukkan selembar uang pecahan 1.0 yang bergambarkan seorang penari pendet.

Kasatgas Targetkan Pertengahan Juni Kurva COVID-19 Melandai
Indonesia
Kasatgas Targetkan Pertengahan Juni Kurva COVID-19 Melandai

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19, Ganip Warsito berharap, pertengahan bulan Juni 2021 mendatang, lonjakan kasus COVID-19 tidak terlalu meningkat.

Selama Lockdown, Gedung KPK Bakal Disemprot Disinfektan
Indonesia
Selama Lockdown, Gedung KPK Bakal Disemprot Disinfektan

Pegawai KPK bekerja kembali di kantor pada hari Kamis (3/9) dengan sistem kehadiran fisik proporsi

BMKG Jelaskan Penyebab Terjadinya Cuaca Ekstrem di Indonesia
Indonesia
BMKG Jelaskan Penyebab Terjadinya Cuaca Ekstrem di Indonesia

Rita memaparkan, ada beberapa fenomena alam yang terjadi bersamaan dan memicu terjadinya cuaca ekstrem ini.

Besok, Rizieq Shihab Bakal Diadili Dalam Kasus Pelanggaran Prokes
Indonesia
Besok, Rizieq Shihab Bakal Diadili Dalam Kasus Pelanggaran Prokes

Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur akan menyiarkan langsung lanjutan sidang Rizieq Shihab pada Selasa (30/3).

Diklaim Kurangi COVID-19, Jalan dan Sepeda Santai Diizinkan Saat Kampanye
Indonesia
Diklaim Kurangi COVID-19, Jalan dan Sepeda Santai Diizinkan Saat Kampanye

Pasangan calon bupati dan wakil bupati yang telah dinyatakan lolos untuk mengikuti pilkada setempat pada 9 Desember 2020, harus mempertimbangkan kondisi pandemi COVID-19 saat kampanye.

Penahanan Rizieq Dinilai Penuhi Sejumlah Syarat
Indonesia
Penahanan Rizieq Dinilai Penuhi Sejumlah Syarat

Rizieq Shihab masih menjalani masa penahanan di Polda Metro Jaya. Masa penahanannya mencapai 20 hari ke depan.