Polisi Bekuk Dua Pelaku Prostitusi Terselubung di Bekas Lokalisasi Dolly Dua mucikari yang diamankan polisi di eks lokalisasi Dolly (Foto: MP/Budi Lentera)

MerahPutih.Com - Dolly sepertinya masih berlendir. Praktek prostitusi terselubung masih saja terjadi di kawasan tersebut. Terbaru, polisi menangkap dua mucikari yang beroperasi di bekas Lokalisasi Dolly. Tasipin (30) dan Baski (29) yang merupakan warga Tuban Jawa Timur, akhirnya diamankan anggota Polrestabes Surabaya.

Pasalnya, dua mucikari nekat membuka prostitusi di kawasan Dolly yang sudah ditutup sejak beberapa tahun silam.

"Jadi dia ini buka prostitusi di kawasan Dolly. Nah, untuk mengelabuhi petugas, lampu ruangan depan itu dimatikan. Sementara di dalam kamar-kamar ada kegiatan prostitusi." kata Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran, Minggu (21/1).

Untuk mencari pelanggan, lanjutnya, kedua mucikari tersebut mendekati pria pria yang melintas di kawasan Dolly.

"Dia sudah paham mana orang yang sekedar melintas, atau mana yang ingin cari PSK." lanjutnya.

Naas bagi kedua mucikari itu. Mereka menawarkan perempuan pada polisi berpakaian preman yang sedang menyelidiki kasus lain.

Saat dilakukan penggrebekan di dalam kamar, polisi mendapati tiga perempuan yang melayani tiga pria hidung belang di kamar masing-masing.

Tarif yang mereka jual, ditentukan tersangka sekitar Rp 300.000 untuk sekali berkencan.

"Pembagiannya 200 ribu untuk PSK-nya, 50 ribu untuk mucikari dan 50 ribu untuk bayar kamar." kata Sudamiran.

Dari penggerebekan ini, polisi juga menyita kondom, seprei, sarung, tisu bekas lap sperma, serta uang tunai Rp1.276.000 dari hasil transaksi.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Budi Lentera, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Surabaya dan sekitarnya.



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH